• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Senin, Maret 30, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Kesehatan

Wow, Tabir Surya Picu Infertilitas

Reporter Editor Sumsel
14 Oktober 2018
Wow, Tabir Surya Picu Infertilitas
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com — Bahaya paparan sinar ultraviolet sudah bukan rahasia lagi. Tak cuma membuat kulit rusak, paparan sinar ultraviolet berlebih juga bisa meningkatkan risiko kanker kulit.

Untuk menangkalnya, banyak orang menggunakan tabir surya yang disebut-sebut ampuh melindungi kulit dari sederet bahaya yang mengintai. Sejumlah tabir surya bahkan mudah ditemukan di berbagai swalayan dan apotek di Indonesia.

Pada sebuah penelitian anyar menemukan bahwa bahan kimia yang terkandung dalam tabir surya justru menimbulkan bahaya bagi kesehatan, terlebih pada tingkat kesuburan.

Penelitian yang dilakukan oleh Baptist University, Hong Kong ini menemukan sejumlah bahan kimia itu dalam perairan Hong Kong. Ketujuhnya juga ditemukan dalam tubuh ikan, udang, dan kerang.

“Dampak dari kontaminasi membayakan rantai makanan. Selanjutnya, hal itu juga bisa berdampak pada kesuburan jangka panjang,” ujar pemimpin studi, dr Kelvin Leung.
Para peneliti melakukan tes pada ikan zebra. Ikan itu dikenal memiliki struktur genetik yang sama dengan manusia.

Hasilnya, air yang tercemar oleh bahan kimia itu menyebabkan kelainan pada ikan zebra. Selain itu, pencemaran air juga berujung pada tingkat kematian yang lebih tinggi pada embrio ikan. Artinya, pencemaran air oleh bahan kimia itu berisiko meningkatkan infertilitas.

Para peneliti mengklaim bahwa studi tersebut merupakan yang pertama di dunia dalam mengidentifikasi bahaya bahan kimia tabir surya.

Kendati demikian, universitas menyebut bahwa pihaknya bakal melakukan penelitian lanjutan untuk mengetahui dampak bahan kimia tabir surya pada tubuh manusia.
Beberapa zat kimia yang diteliti di antaranya octocrylene (OC), benzophenone (BP-3), dan ethylhexyl methoxycinnamate (EHMC). Ketiganya umum ditemukan dalam tabir surya.

Leung mengatakan, bahan kimia BP-3 dapat terakumulasi dalam tubuh manusia dan tidak dapat dilarutkan dengan hanya mengonsumsi air mineral.

Kini, dunia tengah memberikan perhatiannya terhadap bahaya tabir surya. European Union’s International Chemical Secretariat sendiri telah mengimbau produsen tabir surya untuk mengganti BP-3 dengan zat kimia lain yang lebih aman.

Selain itu, Pemerintah Hawaii juga sebelumnya menandatangani sebuah nota. Nota itu melarang melarang pengunaan tabir surya yang mengandung oxybenzone dan octinoxate, dua bahan kimia penyebab rusaknya terumbu karang. Akibatnya, sejumlah pihak khawatir pelarangan itu membuat konsumen enggan menggunakan tabir surya untuk melindungi kulit mereka.

Atas hal tersebut, Leung meminta dihadirkannya peraturan-peraturan anyar yang mengatur penggunaan bahan kimia dalam produk tabir surya.

Leung juga merekomendasikan konsumen untuk menggunakan tabir surya berbasis mineral seperti titanium dioxide dan zinc dioxide.
Sebelumnya, laporan yang dirilis oleh Environmental Working Group (EWG) juga mencatat bahaya penggunaan tabir surya.

Laporan itu menyebut bahwa bahan kimia yang ada dalam tabir surya merupakan ‘penghancur’ endokrin dan estrogen. Selain itu, bahan kimia tersebut juga bisa mengganggu tiroid dan hormon lainnya dalam tubuh.

Center for Disease Control and Prevention juga menemukan kandungan benzophenone dianggap sebagai pengganggu endokrin yang mampu mengurangi jumlah sperma pada pria dan berkontribusi dalam pembentukan kista endometriosis pada wanita.

Tags: embrioinfertilitassinar ultraviolettabir surya
ADVERTISEMENT
Previous Post

Alasan Terunik Wanita Saat Tak Mau Lagi PDKT Dengan Pria

Next Post

Tak Percaya Diri, Penyebab Timnas Jerman Takluk dari Belanda

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

DUA HARI “HILANG”, TERSANGKA NARKOBA DI PALEMBANG DIDUGA DIANIAYA OKNUM POLISI, PROPAM TURUN TANGAN

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Berdayakan Warga Olah Eceng Gondok Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Rutan Kelas I Palembang Gelar Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Keluarga Warga Binaan dan Warga Sekitar

Kapolda Sumsel Gelar Coffee Morning, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Profesionalisme Jajaran

Kapolda Sumsel Instruksikan Pemetaan Kompetensi Personel untuk Tingkatkan Kinerja Satker

Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Polda Sumsel Monitoring 80 Lebih Objek Wisata Lebaran, Antisipasi Kemacetan dan Kejahatan

Firdaus Hasbullah : Halal Bi Halal Jadi Momentum Perkuat Sinergi Alumni UMP

Berita Populer

Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Reporter YN
25 Maret 2026

OKU SELATAN. Lamanqu. Com Seorang perempuan ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakan di Perumahan Bukit Berlian, Desa Pelangki, Kecamatan...

Read more

Firdaus Hasbullah : Halal Bi Halal Jadi Momentum Perkuat Sinergi Alumni UMP

Firdaus Hasbullah : Halal Bi Halal Jadi Momentum Perkuat Sinergi Alumni UMP
Reporter YN
23 Maret 2026

Palembang. Lamanqu. Com Halal bi halal alumni Universitas Muhammadiyah Palembang digelar di kediaman Firdaus Hasbullah, Senin (23/3/2026). Kegiatan ini mengusung...

Read more

Polda Sumsel Monitoring 80 Lebih Objek Wisata Lebaran, Antisipasi Kemacetan dan Kejahatan

Polda Sumsel Monitoring 80 Lebih Objek Wisata Lebaran, Antisipasi Kemacetan dan Kejahatan
Reporter YN
24 Maret 2026

PALEMBANG. Lamanqu. Com Subsatgas Intelijen Operasi Ketupat Musi 2026 Polda Sumatera Selatan melaksanakan deteksi dan monitoring di lebih dari 80...

Read more

Bata dan Bakti Prajurit, Dari Lumpur ke Martabat, MCK Itu Menjadi Titik Balik di Somagede

Desa Somagede
Reporter UMR
28 Februari 2026

Kebumen, LamanQu.Com — Pagi di Desa Somagede, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Sabtu (28/02/2026), merekah perlahan. Embun masih setia di ujung...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In