• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Selasa, Juni 23, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Opini

Kritik dan Otokritik Terhadap Gerakan Umat 212

Reporter Editor Sumsel
8 September 2018
Kritik dan Otokritik Terhadap Gerakan Umat 212
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Gerakan moral 411 dan 212 lahir karena adanya ketidakadilan yang dilakukan terhadap umat Islam melalui kasus Ahok. Yang sangat fenomenal adalah lahirnya gerakan umat 212 yang dihadiri 7 juta lebih massa dari berbagai daerah di Indonesia yang berkumpul di Monas.

 

Gerakan ini adalah gerakan titik balik persatuan yang selama ini terkotak- kotak melebur menjadi satu dengan menanggalkan bendera, baju atau simbol- simbol yang melekat. Terbukti gerakan ini berhasil menumbangkan kekuatan- kekuatan 9 naga penyokong Ahok, yang mempunyai semua kekuatan mulai dari logistik pendanaan, media, kekuasaan dan lain lain.

 

Keberhasilan gerakan ini ternyata menjadi momok bagi Penguasa dan antek-anteknya. Pasca 212, berbagai cara dilakukan mulai dari pengembosan keterlibatan partai/relawan, persekusi anggota FPI bahkan dicap sebagai gerakan yang berlabel teroris, sampai berujung pada manipulasi pelanggaran pidana atau kriminalisasi kasus “chat mesum” oleh Habib Rizieq Shihab yang pada akhirnya membuat HRS, harus Hijrah Ke Mekkah demi pertimbangan keselamatan umat.

 

Skenario rezim untuk menjatuhkan gerakan 212 terbilang berhasil, akan tetapi HRS tidak tinggal diam; konsolidasi- konsolidasi umat terus berjalan dengan lahirnya Presidium Alumni 212, Sayangnya PA 212 belum mampu mengkonsolidasikan ke daerah-daerah dan mengakar.

Umat kemudian menginterprestasikan sendiri- sendiri terhadap gerakan Moral ini. Lahirnya gerakan tagar Relawan #2019ganti Presiden# adalah bentuk “Dahaga/kekosongan” akan situasi gerakan yang cenderung mencair.

Gerakan ini terbukti awalnya membangkitkan “Ghiroh” umat kembali yang diusung oleh Mardani Ali Sera (politisi PKS). Gerakan ini mulai melahirkan konsep dan ide-ide baru diantaranya lagu ganti presiden oleh Sang Alang dan deklarasi tagar #2019gantipresiden yang dikomandoi oleh Neno Warisman, Ahmad Dhani.

Beberapa daerah merespon gerakan ini sangat baik dan tergolong berhasil gerakan ini memunculkan ketakutan atau kepanikan luar biasa dari penguasa yang kemudian munculah persekusi di beberapa daerah, terakhir yang viral adalah persekusi di Riau Pekanbaru. Bahkan Aparat kepolisian di beberapa tempat terindikasi terlibat dalam persekusi ini. Strategi ini ternyata cukup berhasil ada beberapa daerah yang tadinya ingin mengusung deklarasi gagal terlaksana, terakhir di Lampung deklarasi berubah menjadi tagar #2019Prabowo presiden.

 

Pasca deklarasi tersebut di Sumsel gerakan deklarasi ganti presiden antara hidup dan mati tercatat yang diketahui ada sekitar 5 kelompok yang mengusung Ini lambat laun semangatnya melemah belum terlihat mengkrucut, membahas hal-hal detail teknis bahkan isu-isu di beberapa kelompok mulai mengusung nama tagar #2019Prabowopresiden, PAS, PADI. Inilah yang dikehendaki oleh rezim gerakan akan berubah menjadi gerakan politik, imbasnya umat-umat yang notabene tergabung dalam gerakan ganti presiden yang terdiri dari beberapa kelompok; pertama kelompok atau individu yang prihatin atas kondisi bangsa akan keterpurukan ekonomi (BBM, listrik, beras mahal dan lain lain) dan prihatin atas ketidakadilan perlakuan terhadap agama, yang kedua kelompok atau individu yang tergabung dalam partai partai koalisi Prabowo – Sandi, dan yang ketiga adalah kelompok yang fans Prabowo. kelompok pertama ini yang rentan untuk dijaga emosional, militansi.

Untuk itulah harus ada payung atau organisasi tersendiri di luar organ-organ yang berafiliasi politik langsung ke Prabowo – sandi. Jumlah kelompok ini sangat signifikan mulai dari kalangan pedagang, aktivis, OKP, Ormas yang merupakan pemilih-pemilih militan, kalau kelompok ini bisa tersubordinasi dengan baik kemenangan adalah soal waktu bahkan bisa sebaliknya. Semoga hasil Ijtima Ulama kedua merumuskan formula “Persatuan Umat”.

 

Penulis Dolly Reza Pahlevi Pemerhati Sosial dan Politik Sumatera Selatan.

Tags: Dolly Reza Pahlevi Pemerhati Sosial dan Politik Sumatera SelatanGanti PresidenGerakan 212Gerakan Umat 212Prabowo Sandi
ADVERTISEMENT
Previous Post

Aneh, Firman Absolut Bagi Umat, Vaksinasi MR Sudah Pasti Haram

Next Post

SO Semangati Bakal Caleg, HD Ungkap Kenangan Manisnya Bersama Nasdem

Editor Sumsel

Info Terkait

Jokowi – Ma’ruf Ditetapkan Pemenang Pilpres 2019, Prabowo : Telah Terjadi Kecurangan, Aksi 22 Mei Tetap Digelar

Jokowi – Ma’ruf Ditetapkan Pemenang Pilpres 2019, Prabowo : Telah Terjadi Kecurangan, Aksi 22 Mei Tetap Digelar

21 Mei 2019
Gema Takbir dan Lagu Dikumandangkan Di Rumah Prabowo

Gema Takbir dan Lagu Dikumandangkan Di Rumah Prabowo

17 April 2019
Diguyur Hujan, Ribuan Massa Antusias Hadiri Kampanye Capres 02 Prabowo

Diguyur Hujan, Ribuan Massa Antusias Hadiri Kampanye Capres 02 Prabowo

9 April 2019
Wow Significant Coy! Elektabilitas Capres Menuju RI 1

Wow Significant Coy! Elektabilitas Capres Menuju RI 1

21 Maret 2019
Srikandi Komasa Targetkan Raih 60 Persen Suara Untuk Prabowo-Sandi

Srikandi Komasa Targetkan Raih 60 Persen Suara Untuk Prabowo-Sandi

17 Maret 2019
Hasil Survey LSI Di Sumsel Prabowo-Sandi 44,3{8683c2092de492d2a190cf7fbc06166f47c1e4e1eec97bd8c795afb1b4b0e460}, Unggul dari Jokowi-Ma’ruf dengan 40,7{8683c2092de492d2a190cf7fbc06166f47c1e4e1eec97bd8c795afb1b4b0e460}

Hasil Survey LSI Di Sumsel Prabowo-Sandi 44,3{8683c2092de492d2a190cf7fbc06166f47c1e4e1eec97bd8c795afb1b4b0e460}, Unggul dari Jokowi-Ma’ruf dengan 40,7{8683c2092de492d2a190cf7fbc06166f47c1e4e1eec97bd8c795afb1b4b0e460}

21 Februari 2019

Berita Terbaru

Bupati OKU Selatan Pimpin Rapat Tindak Lanjut LHP dan Penguatan SPIP

Jenderal Kosasih Beri Kuliah Umum kepada Ratusan Mahasiswa UNINUS Bandung

Tidak Hanya Dirasa oleh Para Murid, Program MBG juga Dongkrak Perekonomian Warga Sekitar Dapur MBG

Kedepankan Semangat Kolaborasi, Disnakertrans Muba Jamin Investasi Aman dan Hak Masyarakat Transmigrasi Air Balui SP 2 Terjaga

Petani Harus Mempunyai Sifat Enterprenuer Untuk Produknya, Berikut Penjelasannya

Disdik Sumsel Optimistis Cetak Juara Nasional dari O2SN 2026

DPD Horas Bangso Batak (HBB) Sumsel Audiensi dan Silaturahmi dengan Dirintelkam Polda Sumsel

Silaturrahim Gagasan di Sumatera, Arief Rosyid: Kader Golkar Harus Menjadi Penggerak Kedaulatan Energi dan Politik Orang Muda

Ketua KOPRI PC PMII Kota Palembang Desak PB PMII Terkait Pelantikan Pengurus Cabang PMII Kota Palembang

Berita Populer

Kolaborasi Strategis Disnakertrans Muba dan PT AMS: Buka Lowongan Kerja 22 Posisi, Bupati Tegaskan Prioritas Warga Ber-KTP Muba Sesuai Perda No. 2 Tahun 2020

Kolaborasi Strategis Disnakertrans Muba dan PT AMS: Buka Lowongan Kerja 22 Posisi, Bupati Tegaskan Prioritas Warga Ber-KTP Muba Sesuai Perda No. 2 Tahun 2020
Reporter YN
9 Juni 2026

SEKAYU, MUBA, LamanQu. Com-Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus bergerak cepat dalam memperluas penyerapan...

Read more

Ekonomi Tumbuh 5,76 Persen, Wali Kota Bandung Dorong Koperasi jadi Penggerak Pemerataan

Koperasi
Reporter UMR
10 Juni 2026

Bandung, LamanQu.Com - Laju pertumbuhan ekonomi Kota Bandung mencapai 5,76 persen pada triwulan pertama tahun 2026, melampaui capaian tahun sebelumnya...

Read more

DPRD Sumsel Tetapkan 7 Komisioner KPID Periode 2026–2029, Tinggal Menunggu Pelantikan

DPRD Sumsel Tetapkan 7 Komisioner KPID Periode 2026–2029, Tinggal Menunggu Pelantikan
Reporter YN
9 Juni 2026

PALEMBANG,LamanQu. Com- Proses seleksi calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sumatera Selatan periode 2026–2029 akhirnya tuntas. Komisi I...

Read more

Maraknya Begal Resahkan Warga, Polda Sumsel Gelar FGD dan Sosialisasi Pencegahan Kriminalitas Jalanan

Maraknya Begal Resahkan Warga, Polda Sumsel Gelar FGD dan Sosialisasi Pencegahan Kriminalitas Jalanan
Reporter YN
20 Juni 2026

Palembang,LamanQu.Com-Untuk merespon maraknya kejahatan jalanan, Polda Sumatera Selatan bersama dengan Forum Kepala Desa (FKD) di Kecamatan Indralaya Utara menggelar Focus...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In