• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Sabtu, Mei 23, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

FKIP Unsri Gelar Acara Pelepasan Dua Dosen Purnabakti

Reporter Editor Sumsel
15 Januari 2022
pelepasan purnabakti, syair pantun komering, Pendidikan IPS FKIP Unsri
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Dosen, alumni dan mahasiswa Jurusan Pendidikan IPS FKIP Universitas Sriwijaya (Unsri) menggelar acara pelepasan purnabakti dua orang dosen senior dan teladan yang telah mengabdi hampir 40 tahun di Unsri. Kedua dosen ini Dra. Hj. Yunani Hasan, M.Pd. dan Drs. Supriyanto, M.Hum, di aula Gedung FKIP Unsri di Jalan Ogan, Bukit Besar, Palembang. Sabtu (15/1/2021).

Dra. Hj. Yunani Hasan, M.Pd. adalah dosen yang memulai jenjang karir dari guru SD yang diangkat dari Sarjana Muda. Ketika melanjutkan kuliah S1 di Prodi Pendidikan Sejarah. Begitu selesai langsung diminta menjadi dosen PNS di FKIP Unsri tahun 1985.

Sementara itu, Drs. Supriyanto, M.Hum. adalah alumni Jurusan Ilmu Sejarah UGM Yogyakarta. Ketika di masa akhir penyelesaian kuliah. Ditawari Program Penjaringan Dosen Luar Jawa Kemendikbud. Bersama Prof. Joko Siswanto, Prof. Slamet Widodo dan dosen lainnya dari UGM, Beliau ditempatkan di Fisipol Unsri tahun 1985. Namun setelah mengetahui ada Program Studi Pendidikan Sejarah. Beliau pindah ke FKIP Unsri.

“Saya ingat Pak Pri, (panggilan akrab Drs. Supriyanto, M.Hum). Adalah dosen penuh canda dan tidak pernah marah dengan mahasiswanya. Beliau orangnya sangat enjoy. Sehingga selama proses pembelajaran dan bimbingan dengan Beliau sangat enak dan momong sekali. Prinsip mengajar seperti Beliau ini saya terapkan ketika saya mengajar di sekolahsaat ini”, kata salah satu alumni, Andy Harry Kusuma, S.Pd. yang sekarang menjabat wakil kepala sekolah MAN 1 Prabumulih.

Pendapat ini diamini oleh kolega karib, Drs. Supriyanto, M.Hum yaitu Drs. H. Alian, M.Hum dan Dr. Syafrudin Yusuf, M.Pd. serta dosen Jurusan Pendidikan IPS lainnya.

“Bunda Yunani dosen penuh tutur amanah sosial dengan mahasiswanya. Setiap kali mengajar dan bimbingan Beliau menyampaikan pesan-pesan moral dan sosial dalam banyak hal. Tidak saja dalam belajar di ruang kuliah. Namun juga wejangan untuk kehidupan sehari-hari. Saya kira, barangkali, masa sekarang sudah sulit mencari dosen seperti Beliau”, kata Merry Hamraeny, mahasiswa S1 pertama di Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Unsri, yang turut melepas dan pernah dididik kedua dosen.

Pada kesempatan ini, Wakil Dekan 2 FKIP Unsri, Dr. Nyimas Aisyah, atas nama pimpinan universitas dan fakultas menyampaikan ucapan terima kasih mendalam atas pengabdian yang tulus dari kedua orang dosen selama puluhan tahun di Unsri.

Walau sudah tidak bertugas. Namun selalu diharapkan sumbang saran dan ide-ide lainnya untuk kemajuan dan kebesaran Unsri. Bu Wadek juga memberi apreasiasi besar pada semua dosen Jurusan IPS yang telah menyelenggarakan kegiatan pelepasan purnabakti secara formal seperti ini. Ke depan tradisi ini menurutnya perlu dijaga dan selalu diadakan. Selain mengadakan acara pelepasan dengan inti kegiatan pada pesan dan kesan terhadap kedua orang dosen.

Kegiatan ini diikuti acara ilmiah Bedah Buku “Syair Komering” karya besar Dra. Hj. Yunani Hasan, M.Pd. Hadir sebagai narasumber Dr. Farida R. Wargadalem dan Drs. Ikbal Barlian, M.Pd. kedua narasumber ini mencoba menganalisisa buku ini dari perspektif sebagai orang Komering.

Menurut Dr. Farida R. Wargadalem pantun yang disyairkan bagi masyarakat Komering bukan saja jalinan kata-kata indah. Namun kekayaan budaya dan pesan moral yang penuh kearifan lokal. Pada pandangan Dr. Farida kearifan lokal yang paling dekat dengan masyarakat sekarang ini mulai tercerabut dari akarnya. Masyarakat sekarang lebih mengetahui hal-hal bersifat global, namun miskin keraifan lokal.

“Persoalannya anak-anak sekarang tidak banyak mendapat materi muatan dan sejarah lokal. Seperti syair ini. Saya dulu ketika di sekolah dasar di Cempaka, Komering. Dididik guru untuk membuat syair pantun sendiri. Lalu mengartikannya dalam bahasa Indonesia. Akibatnya, saya dulu terpaksa bertanya ke orang tua cara membuat syair pantun. Dari sini saya belajar mencinta budaya lokal dan bercita-cita menyebar pengetahuan lokal ke mahasiswa”, kenang Dr. Farida.

“Sayangnya hal yang sudah dirintis oleh para guru di masa dulu.Di masa kini justru tidak diajarkan lagi. Oleh sebabnya, saya minta Pemda dan pihak terkait mari kita mulai kembali pengajaran kearifan lokal di sekolah. Saya pikir mulai lah dengan mengajarkan syair pantun yang ada dibuku ini”, kata Dr. Farida dalam acara tersebut.

Sementara itu, Drs. Ikbal Barlian, M.Pd. salah satu dosen Pendidikan Ekonomi FKIP Unsri menyatakan bahwa keberadaan suku Komering merupakan jejak etnisitas yang sudah cukup tua di suku-suku yang ada di Sumatera Selatan. “Sebagai suku tertua, maka orang Komering memiliki banyak sekali kearifan lokal yang ada. Hampir semua elemen kehidupan penuh makna kearifan, baik dalam kelahiran, bujang gadis, perkawinan, kehidupan sehari-hari hingga kematian. Oleh karenanya, pada budaya Suku Komering siklus hidupnya selalu penuh makna simbolisme. Makna simbolisme ini mengandung pengertian yang harus diejawantahkan dalam kehidupan sehari-hari”, jelas Drs. Ikbal Barlian, M.Pd.

Pada buku yang berisi 333 syair pantun Komering ini Drs. Ikbal Barlian, M.Pd. mengutip sebuah contoh syair nasihat. Umakku jak wai halom. Ubak asli mandayun. Adat sa lamon macom. Kumoring sangon sanga rumpun. (Ibuku dari desa Way Halom. Bapakku asli dusun Mandayun. Adat memang banyak macam. Komering memang satu rumpun). Menurut Drs. Ikbal Barlian, M.Pd. makna syair ini sangat mendalam. Karena berisi ajaran tentang jangan melupakan orang tua/asal. Walau telah bertemu bermacam budaya.

Menurut Drs. Ikbal Barlian, M.Pd. pesan salah satu syair dari buku ini adalah ajaran moral. “Budaya Komering ini satu rumpun. Berbasis penghormatan muda pada yang tua. Sehebat apapun orang muda.Dia tidak akan melupakan orang/asal yang telah memperjuangkan menuju kehebatan ini. Sehingga bagi orang Komering. Dia akan menghormati tidak saja orang tua yang menjadikannya manusia. Namun lebih lanjut menjadikannya keluarga besar orang tua yang berperanan pada hidupnya. Sebagai satu keluarganya juga. Inilah dasar dari orang Komering. Menjaga kekerabatan”, kata Drs. Ikbal Barlian, M.Pd. yang asli Minanga, Komering.

Ditambahkan Dr. Farida makna kehidupan penuh kekerabatan yang mengental seperti ini. Juga merupakan asas utama hidup orang Komering, Sejak lama hingga saat ini. Inilah yang membuat orang Komering tampil sebagai suku terhebat di Sumatera Selatan. Banyak kaum intelektual, politisi dan pejabat daerah Sumsel berasal dari Komering. “Jika tradisi panjang yang berasal dari kearifan lokal ini menghilang. Maka dapat dibayangkan bagaimana nantinya orang Komering.

“Kami mengadakan kegiatan pelepasan purnabakti sekaligus bedah buku ini. Kami ingin menjaga tradisi penghormatan kepada orang tua. Kolega kami dan dosen kami tercinta yang sudah selesai bertugas. Harus tetap dihormati, bukan saja pada kata, namun juga tindakan. Coba kita lihat bagaimana indahnya pesan dan kesan yang ada yang disampaikan para alumni dan mahasiswa yang didik kedua dosen kami ini. Semuanya mengharukan dan penuh penghormatan yang mendalam. Kita hendaknya selalu menjaga marwah penghormatan seperti ini”, tutup Dr. Farida yang juga Kajur Pendidikan IPS FKIP Unsri.

Tags: Fisipol Unsripelepasan purnabaktiPendidikan IPS FKIP Unsri
ADVERTISEMENT
Previous Post

Yodi irianto, S.T Terimah Estafet Pimpin  KNPI Oku Selatan Periode 2021-2024  

Next Post

DPD IKAFH UNDIP Provinsi Sumsel Siap Memberikan Kontribusi Bagi Masyarakat Sumsel

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Program MBG Lindungi ASI Eksklusif, Kepala BGN Luruskan Aturan Makan Bergizi Gratis

Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopianto Hadiri Peluncuran SPMB 2026 Sumsel, Siap Awasi SPMP Secara Menyeluruh

SPMB Ramah 2026 Sumsel Diluncurkan, Penerimaan Siswa Objektif, Transparan, Akuntabel, Berkeadilan dan Tanpa Diskriminasi

Progres Sempat Lamban, Menteri PU Kebut Pembangunan 88 Gedung Sekolah Rakyat

RM Yusuf Indra Kesuma Dorong Pembenahan Tata Kelola Lalu Lintas untuk Atasi Kemacetan Palembang

Kemenperin Bantah Isu Deindustrialisasi Manufaktur Indonesia Lewat Data BPS Terbaru

Kemenekraf Dukung Jamu Nusantara Tembus Pasar Global Lewat Ekosistem Digital

Kawasan Lahan CGC Palembang Akan Dibuat Konsep Bagi UMKM, Berikut Yang Disampaikan

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Perkuat Harmoni dengan Alam untuk Dukung Keandalan Energi Berkelanjutan

Berita Populer

Gandeng Green Diplomacy Network, Wapres Gibran Pacu Kualitas SDM Muda di Kancah Global

Green Diplomacy Network
Reporter lian
21 Mei 2026

LamanQu.Com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima kunjungan kehormatan dari perwakilan Green Diplomacy Network (GDN) di Istana Wakil Presiden,...

Read more

Terima ASITA Bali, Wapres Gibran Tegaskan Pariwisata Sebagai Motor Ekonomi Nasional

Bali and Beyond Travel Fair
Reporter lian
14 Mei 2026

LamanQu.Com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima audiensi jajaran pengurus Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA)...

Read more

Resmi Disepakati, Deklarasi Bali Jadi Tonggak Baru Kolaborasi Olahraga Asia Tenggara

Kolaborasi Olahraga Asia Tenggara
Reporter lian
5 Mei 2026

LamanQu.Com - Pertemuan tingkat tinggi bertajuk SEA Ministerial Meeting On Youth and Sports 2026 di The Meru Hotel, Bali, resmi...

Read more

Erick Thohir Ajak Menteri Olahraga Se-Asia Tenggara Reformasi Tata Kelola SEA Games

Tata Kelola SEA Games
Reporter lian
5 Mei 2026

LamanQu.Com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mendorong transformasi besar-besaran dalam penyelenggaraan SEA Games. Selain itu, ia menegaskan...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In