• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Warga Keluhkan Volume Air Sungai Selabung Berkurang, Sempat Kering Tak Layak Konsumsi

Reporter Editor Sumsel
12 Juni 2021
Warga Keluhkan Volume Air Sungai Selabung Berkurang, Sempat Kering Tak Layak Konsumsi

(Foto Istimewa) Warna Air Sungai Selabung Keruh kecoklatan

Bagikan ke Whatsapp

Muaradua, LamanQu id–Dalam sepekan belakangan ini, bagi warga yang berada  di 8 Desa di kecamatan Tiga Dihaji,  yang menggantungkan hidup mereka sehari hari pada kebaikan dan keramahan air Sungai Selabung menjadi kecewa bercampur cemas, sebab selama ratusan tahun mereka hidup di sepanjang lebih kurang 15 kilometer semenjak zaman nenek moyang mereka belum  pernah merasakan apa yang mereka rasakan dalam pekan belakangan ini.

Air sungai selabung yang sebelum nya bersih dan jernih, menjadi andalan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari hari mulai mencuci mandi bahkan memasak, dan belakangan menjadi kotor, bau dan berlumpur serta tak bisa diandalkan.

Awal fenomena alam mulai tampak di Sungai Selabung ini, telah terjadi penyurutan atau berkurangnya volume air yang mengaliri sungai itu.

Gejolak air sungai selabung tiba tiba surut dan juga tiba tiba naik, berlangsung secara terus menerus yang dirasakan warga setempat.

Akan tetapi, meski volume nya air naik, namun  tidak dalam jumlah volume yang sama saat sebelum surut. Artinya Saat ini terjadi pengurangan volume air sungai selabung.

Secara struktur wilayah Kabupaten Oku Selatan bukan lah wilayah yang dekat dengan laut, malahan Kabupaten tersebut berada pada kategori dataran tinggi Provinsi Sumatera Selatan. Jadi sungguh aneh  jika terjadi hal yang mirip mirip dengan daerah lain yang mengalami pasang surut nya air sungai.

Puncak nya kejadian yang membuat semua kaget bercampur cemas terjadi pada kamis, (10/06/2021) sekitar selepas bada’ zuhur, dimana warga sedang beraktivitas di sungai, warga dikejutkan dengan surut nya Air Sungai yang benar benar kerontang, sehingga dasar sungai bagian palung dasarnya bisa ditapaki (berjalan) dengan bebas.

(foto istimewa) penampakan dasar sungai selabung akibat pembangunan proyek Waduk Tiga Dihaji

Hal lain juga yang juga menakutkan lagi, di  dasar sungai  selabung yang dalam keadaan kering itu kini terhampar bebatuan dan itu menjadi Fenomena baru juga.

Salah satu warga yang berhasil di temui di lokasi kejadian, TB(43) mengungkapkan fenomena berubahnya Alam Sungai selabung ini akibat dari  aktivitas Pembangunan Waduk Tiga Dihaji yang berada di Desa Sukabumi Kecamatan Tiga Dihaji telah berjalan hampir 3 tahun lebih semenjak tahun 2018 hingga saat ini.

TB mengaku sangat terganggu dengan kejadian ini. Menurutnya ia tidak sendirian merasakan was was hampir semua warga merasakan khawatir dan cemas.

TB menyebutkan, dengan adanya kegiatan blasting yang mengakibatkan sampah material tanah bercampur bebatuan dengan leluasa juga menimpah jatuh  ke sungai Selabung.

“Bukan hanya itu, kata TB, sampah pengerukan excavator  di bibir selabung banyak menimbun air selabung sehingga air selabung keruh dan butek (air bercampur lumpur,red) menjadi tak layak dikonsumsi, hal itu berlangsung  hampir setiap hari nya,”ujarnya.

“Bisa saja sewaktu waktu Air tiba tiba naik jika terjadi  amblas waduk penahan di hulu sungai, “ketus nya singkat.

Ditanya jika sosialisasi atau pemberitahuan dari pihak proyek selama pembangunan itu berjalan, ia mengaku tidak mendengar hal itu.

“Tidak ada pemberitahuan bahkan pemdes setempat sepertinya diam saja,”bebernya. TB juga tidak mengerti diam nya Kades memang tidak tahu menahu soal tersebut atau seperti apa.

Seperti diketahui Posisi pembangunan Waduk Tiga Dihaji berada di bagian hulu sungai Selabung sementara terdapat 8 desa berada di bagian hilir sungai itu.

Timbul (47) warga Desa Kota Agung mengatakan dirinya dan warga Desa dari dahulu hingga sekarang mengandalkan air Selabung untuk beraktivitas keseharian dan kini mereka harus menahan rasa cemas ketika ingin ke sungai selabung.

“Sungai ini satu satunya kehidupan warga untuk mandi , mencuci dan mengkonsumsi air minum , sekarang airnya agak bau dan kotor dalam waktu yang sering, kalau dahulu kan ketika hujan saja baru kotor tapi itu pun tidak bau seperti ini,” kata nya

Lebih jauh ia menuturkan, hal ini sudah sering terjadi, semenjak adanya aktivitas pembangunan Waduk Tiga Dihaji.

“Iya, mas di hulu sana ada pembangunan waduk dan setiap hari batu batu tanah jatuh ke sungai akibat adanya ledakkan  dan pengerukan ” ucapnya

“Kami dihilir ini kena dampak nya saja, mana jalan kampung kami ini sudah setahun ini rusak dan ketika aktivitas kendaraan lewat debu debunya masuk kedalam rumah kami ,” pungkas nya.

Dari pantauan awak media di lokasi Pembangunan Waduk Tiga Dihaji adanya penyempitan dan pendangkalan  sungai yang diakibatkan oleh Material batu dan tanah hasil Blasting (Peledakan) dan pengerukan di bibir sungai selabung  oleh pihak Perusahaan yang  jatuh ke sungai membuat aliran air tersendat, air sungai keruh dan terjadi genangan air di bagian hulu sungai Selabung yang berada di titik area Outlet penolak dimana titik tersebut dilakukan Blasting ( Peledakan), sampai berita ini diturunkan dari pihak kontraktor belum ada yang bisa dihubungi.(tisna)

Tags: Air Sungai Selabung
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mengonsumsi 6 Makanan Ini Pertajam Daya Ingat

Next Post

Tim Gabungan Penegakan Disiplin Pengendalian Covid Gelar Apel Bersama

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Sinergi Strategis Kilang Plaju dan BRIN dalam Misi Selamatkan Ikan Belida Sebagai Warisan Keanekaragaman Hayati Nusantara

Korban Merasa Tertekan, Penetapan Tersangka Sengketa Tanah Dipertanyakan: “Apakah Kesalahan Orang Tua Diwariskan ke Anak?”

Ilyas Harny Persoalkan Klaim atas Lahannya, BPN Disebut Benarkan Titik Tanah Miliknya

Anjangsana Ditbinmas Polda Sumsel ke Markas HSB, Sinergitas Polri dan Ormas Diperkuat

Bukan Sekadar Jabatan, Fariz Montesz Ingin Benahi IMI Sumsel dan Cetak Atlet Berprestasi

PTBA Kertapati Port Salurkan Bantuan 7 Kotak Sampah, Dukung Penataan Pasar di Palembang

Mengetuk Pintu Langit Berlanjut, PT Pegadaian (Persero) Perluas Kepedulian di Sumbagsel

El Nino Level Kuat, Pemprov Sumsel Perketat Penanganan Karhutla

Pegadaian dan POGI Bergerak Bersama Cegah Stunting dari Hulu: 150 Ibu Hamil di Sumbagsel Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Berita Populer

Nahkodai Golkar Sumsel, Andie Dinialdie Bidik Penguatan Kader dan Penambahan Kursi Legislatif

Nahkodai Golkar Sumsel, Andie Dinialdie Bidik Penguatan Kader dan Penambahan Kursi Legislatif
Reporter YN
3 Agustus 2026

Palembang,LamanQu.Com-Andie Dinialdie resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD...

Read more

Wakil Dansatgas TMMD Kodim 0418/Palembang Pastikan Rehab RTLH TMMD Rampung Sesuai Standar

Wakil Dansatgas TMMD Kodim 0418/Palembang Pastikan Rehab RTLH TMMD Rampung Sesuai Standar
Reporter YN
2 Agustus 2026

Palembang,LamanQu.Com – Kasdim sekaligus Wakil Dansatgas TMMD 0418/Palembang, Letkol Inf. Dery Septriandi, S.T., M.M., M.Han., meninjau langsung progres rehabilitasi Rumah...

Read more

Bahlil Buka Musda XI Golkar Sumsel, Targetkan Kenaikan Kursi dan Perkuat Konsolidasi Kader

Bahlil Buka Musda XI Golkar Sumsel, Targetkan Kenaikan Kursi dan Perkuat Konsolidasi Kader
Reporter YN
2 Agustus 2026

Palembang,LamanQu.Com – Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, secara resmi membuka Musyawarah...

Read more

Dari Lahan yang Terlupakan, Satgas TMMD Menanam Harapan Swasembada Pangan di Talang Jambe

Dari Lahan yang Terlupakan, Satgas TMMD Menanam Harapan Swasembada Pangan di Talang Jambe
Reporter YN
31 Juli 2026

Palembang,LamanQu.Com— Matahari siang perlahan meninggi ketika beberapa prajurit TNI bersama warga membungkuk di atas hamparan tanah di Kelurahan Talang Jambe,...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In