• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Kamis, Juni 25, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Sektor Pertanian dan Pangan Jatim Sumbang Kebutuhan Pangan Nasional

Reporter Editor Sumsel
10 Agustus 2018
Sektor Pertanian dan Pangan Jatim Sumbang Kebutuhan Pangan Nasional
Bagikan ke Whatsapp

Reporter: Purwadi | Editor: Arjeli SS

Surabaya, lamanqu.com -Jawa Timur merupakan salah satu provinsi yang memberikan sumbangan bagi pemenuhan kebutuhan pangan nasional. Dari data yang ada, pada tahun 2017 Jatim memberikan sumbangan produksi padi sebesar 17,18 persen. Kontribusi tersebut meliputi komponen komoditas jagung 26,61 persen, kedelai 31,96 persen, dan gula 55,43 persen terhadap kebutuhan nasional.

Selain itu untuk budidaya ikan dan peternakan susu 53 persen, telur 25 persen,  dan daging sapi 22 persen, 41,3 persen ikan budidaya hasil laut di Indonesia, 12,4 persen ayam potong dan 7,9 persen sapi potong.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur, Hadi Sulistyo ketika bincang khusus dengan Media beberapa waktu lalu pencapaian diatas tak terlepas dari acuan pembangunan Pemda Jatim pada periode 2014-2019 yaitu Jawa Timur Lebih Sejahtera, Berkeadilan, Mandiri, Berdaya Saing, dan Berakhlak.

Dengan meningkatkan kesejahteraan rakyat yang berkeadilan tentu saja melalaui peningkatkan perluasan lapangan kerja dengan demikian penanggulangan kemiskinan akan menurun.

Ditanya mengenai dinas yang baru saja dia nahkodai ini sebenarnya arahnya itu seperti apa, Hadi bahwa menjelaskan misi kami sangat sederhana dengan meningkatkan produktivitas sektor pertanian. “Upaya meningkat produksi dan produktivitas pertanian seperti tanaman pangan,   perkebunan, peternakan,  perikanan, dan kehutanan,  itu saja,” terang dia.

“Itu sektor hulu, lanjut Hadi, “yang dari dulu kita perkuat, kemudian masi kata Kadistan Jatim, “Melalui edukasi pengetahuan tehnologi informasi berbasis internet, di era digital ini kemampuan akses petani dan nelayan terhadap faktor produksi, teknologi, iinformasi, pemasaran dan permodalan sehingga memiliki daya saing tinggi”.

Lebih lanjut Hadi Sulistyo membeberkan strategi di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan yang dia tangani ini baru saja menjalankan program stimulan. Tujuannya telah adalah memberi motivasi melalui pemberian apresiasi kepada para petani. Dalam rangka melaksanakan Kegiatan dan Progam di Bidang Pertanian supaya lebih giat  dan lebih bersemangat serta bisa meningkat lagi dalam usahanya.

“Program yang kita kemas dengan Lomba Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura tingkat Provinsi Jatim”, terang Hadi. “Alhamdulilah 38 kabupaten dan kota se-Jatim ini mengirim utusan nya pada kegiatan ini”, terang nya.

Lebih lanjut Hadi Sulistyo menjelaskan, dengan adanya lomba ini supaya para  Petani bisa lebih giat dan bersemangat lagi serta supaya bisa meningkat lagi dalam melaksanakan usaha taninya, lantas dari hasil usaha taninya, juga bisa memberikan manfaat kepada masyarakat disekitarnya. Daalam artian dari masyarakat sekitar adalah masyarakat tani atau masyarakat kelompoknya.

Penghargaan Swasembada Pangan yang diberikan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, kepada para petani, adalah penghargaan yang sangat luar biasa dan bermakna, makna yang sangat luar biasa adalah bagi para pemenang perlombaan ini, bisa jadi percontohan kepada kelompok tani dan petani yang kalah dari perlombaan tersebut.

Menurut Hadi, Lombah Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura meliputi 5 kategari lombah yaitu,

1. Lomba Agribisnis Tanaman Pangan yaitu Padi, Jagung dan Kedelai. (Pajale).

  1. Lomba Agribisnis Hortikultura yang terdiri dari Buah, Sayur, Tanaman Hias, dan Biofarmaka.
  2. Lomba untuk Pelaku Usaha Olahan Produk Pangan yang bergerak di Sektor Pertanian.
  3. Lomba APP Bidang Pertanian Program dari Pemprov Jatim untuk Menanggulangi Kemiskinan Bidang Pertanian. dan
  4. Lomba mantri tani.Dikarenakan Komoditas yang paling utama di Jawa Timur adalah Tanaman Pangan, terutama untuk Lomba Agribisnis Tanaman Pangan, jenis Padi yang paling terbanyak dalam perlombaan tersebut dan kalau jenis Pajale melalui on farm sampai off farm.Kemudian agribisnis hortikultura, kata Hadi, Selanjutnya pada Lomba Agribisnis Hortikultura yang paling terbanyak Buah dan Sayur, dan untuk Lomba untuk Pelaku Usaha Olahan Produk Pangan yang bergerak di Sektor Pertanian seperti UMKM yang Memproduksi Keripik Pisang, Nangka, Aneka Jus, Sirup dan lain-lain.Untuk Lomba APP Bidang Pertanian Program dari Pemprov Jatim untuk Menanggulangi Kemiskinan Bidang Pertanian, bagi para petani diberikan bantuan berupa Pompa Air, dan Pompa Air ini sangat baik bagi para Petani yang Lahan, serta bisa bermanfaat di saat ada kesulitan dan kendala dalam pertaniannya. Dan untuk Lomba APP ini, yang mendapatkan bantuan Pompa Air ada 15 Kabupaten. Jadi untuk pembagiannya melalui kelompok tani yang datanya sesuai dan yang tercantum di Bapemas, tegasnya.

Hadi Sulistyo, juga menjelaskan lomba Mantri Tani adalah ujung tombak kami dalam mengambil data ditingkatan petani maupun pembinaan di tingkat lapangan serta koordinasi kegiatan yang ada di lapangan. Hal ini diikutsertakan dalam perlombaan ini, akan nantinya bagi para  pemenang dapat memberikan contoh bagi Mantri Tani yang lainnya.

“Mantri Tani kita dorong supaya selalu aktif dalam melaporkan seluruh kegiatannya yang ada di lapangan lantas berkoordinasi dengan Penyuluh Pertanian. Poinnya Mantri Tani ini adalah internal Dinas yang posisinya berada di tiap-tiap Kecamatan”, terang dia.

Sebagai informasi, Lomba Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura hanya diambil menjadi 3 besar pemenangnya, yaitu juara I, juara II dan juara III, dan bagi para pemenang lomba akan nantinya dibawa ke tingkat nasional. Namun pada tahun 2017, pemerintah pusat mengurangi dana alokasinya, hal ini  yang bersifat seremonial, sehingga lomba tingkat nasional ini, ditiadakan dan berhenti sampai di tingkat provinsi.

Maka dari itu kamipun tetap berupaya semaksimal mungkin melakukan pembinaan melalui kegiatan rutin. Jika pembinaan secara teknis kelompok kami ada bidang dan bagaannya dalam pembinaan tersebut. Suatu misal di bidang pangan kita pun juga ada pembinaannya sendiri.

Di bidang hortikultura pun juga ada pengembangan seperti sentra cabe. Dan bentuk pembinaan terhadap kelompoknya. Sistem ini lakukann dengan memeberi bantuan berupa pengawalan atau pendampingan kepada kelompok tani. selain itu kita bisa juga melakukan  kerja sama dengan pihak sekolah untuk melakukan praktik  lapangan sehingga lebih intesif dan pastinya mereka pun paham apa yang harus mereka aplikasikan terangnya.

Tags: Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa TimurJatimKebutuhan Pangan NasionalSurabaya
ADVERTISEMENT
Previous Post

Akhirnya MK Tolak Gugatan Paslon Dodi-Giri, HDMY Dipastikan Pimpin Sumsel 2018-2023

Next Post

Masih Bingung Dengan Kegunaan BPJS, JKN dan KIS, Ini Penjelasannya

Editor Sumsel

Info Terkait

Gubernur Soekarwo Tetapkan UMK Jatim 2019

Gubernur Soekarwo Tetapkan UMK Jatim 2019

16 November 2018
Hari Pahlawan Kental Dengan Surabaya 10 November

Hari Pahlawan Kental Dengan Surabaya 10 November

10 November 2018
Tingkatkan Kinerja ASN Sekretaris Dinsos Jatim Mutasi Pejabat Bermasalah

Tingkatkan Kinerja ASN Sekretaris Dinsos Jatim Mutasi Pejabat Bermasalah

29 Agustus 2018
Kementan: Kemitraan Tetap Lanjut, Meski Permentan 26/2017 Direvisi

Kementan: Kemitraan Tetap Lanjut, Meski Permentan 26/2017 Direvisi

22 Agustus 2018

Berita Terbaru

Kolaborasi Disnakertrans Muba dengan PT Baturona Adimulya Buka Loker Driver Dump Truck (DT) Harian

BERSATU MELAWAN NARKOBA: Tanggung Jawab Moral, Agama, dan Sosial dalam Menolak Kejahatan Jalanan di Sumatera Selatan

Bupati OKU Selatan Pimpin Rapat Tindak Lanjut LHP dan Penguatan SPIP

Jenderal Kosasih Beri Kuliah Umum kepada Ratusan Mahasiswa UNINUS Bandung

Tidak Hanya Dirasa oleh Para Murid, Program MBG juga Dongkrak Perekonomian Warga Sekitar Dapur MBG

Kedepankan Semangat Kolaborasi, Disnakertrans Muba Jamin Investasi Aman dan Hak Masyarakat Transmigrasi Air Balui SP 2 Terjaga

Petani Harus Mempunyai Sifat Enterprenuer Untuk Produknya, Berikut Penjelasannya

Disdik Sumsel Optimistis Cetak Juara Nasional dari O2SN 2026

DPD Horas Bangso Batak (HBB) Sumsel Audiensi dan Silaturahmi dengan Dirintelkam Polda Sumsel

Berita Populer

Kolaborasi Strategis Disnakertrans Muba dan PT AMS: Buka Lowongan Kerja 22 Posisi, Bupati Tegaskan Prioritas Warga Ber-KTP Muba Sesuai Perda No. 2 Tahun 2020

Kolaborasi Strategis Disnakertrans Muba dan PT AMS: Buka Lowongan Kerja 22 Posisi, Bupati Tegaskan Prioritas Warga Ber-KTP Muba Sesuai Perda No. 2 Tahun 2020
Reporter YN
9 Juni 2026

SEKAYU, MUBA, LamanQu. Com-Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus bergerak cepat dalam memperluas penyerapan...

Read more

Ekonomi Tumbuh 5,76 Persen, Wali Kota Bandung Dorong Koperasi jadi Penggerak Pemerataan

Koperasi
Reporter UMR
10 Juni 2026

Bandung, LamanQu.Com - Laju pertumbuhan ekonomi Kota Bandung mencapai 5,76 persen pada triwulan pertama tahun 2026, melampaui capaian tahun sebelumnya...

Read more

DPRD Sumsel Tetapkan 7 Komisioner KPID Periode 2026–2029, Tinggal Menunggu Pelantikan

DPRD Sumsel Tetapkan 7 Komisioner KPID Periode 2026–2029, Tinggal Menunggu Pelantikan
Reporter YN
9 Juni 2026

PALEMBANG,LamanQu. Com- Proses seleksi calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sumatera Selatan periode 2026–2029 akhirnya tuntas. Komisi I...

Read more

Maraknya Begal Resahkan Warga, Polda Sumsel Gelar FGD dan Sosialisasi Pencegahan Kriminalitas Jalanan

Maraknya Begal Resahkan Warga, Polda Sumsel Gelar FGD dan Sosialisasi Pencegahan Kriminalitas Jalanan
Reporter YN
20 Juni 2026

Palembang,LamanQu.Com-Untuk merespon maraknya kejahatan jalanan, Polda Sumatera Selatan bersama dengan Forum Kepala Desa (FKD) di Kecamatan Indralaya Utara menggelar Focus...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In