Palembang, lamanqu.com – Sejak pandemik covid 19 bisnis pariwisata sangat turun drastis seperti usaha bisnis wisata airlines, tour & travel, serta bisnis haji dan umroh harus berbesar hati menerima kenyataan merosotnya pendapatan dikarenakan berkurangnya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan wisata.
Untuk menarik minat masyarakat, Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Provinsi Sumatera Selatan yang dipimpin Anton Wahyudi mengajak anggota nya yang terdiri dari pengusaha jasa tour and travel yang ada di Sumatera Selatan untuk mengunjungi Provinsi Lampung dalam rangka silaturahmi sekaligus kunjungan wisata “Trif To Kalianda” selama dua hari 10-11 Oktober 2020.
Anton wahyudi mengatakan, Asita Sumsel sengaja membuat agenda untuk kunjungan ke kota Bandar Lampung dalam rangka silaturahmi antar pengurus Asita Sumsel dan Asita Lampung. “Ini sekaligus penguatan koneksi di bidang pariwisata serta refreshing bersama segenap anggota Asita agar terhilang penat dari sekian lama tidak melakukan perjalanan wisata, apalagi membawa peserta tour, ” ungkap Anton.
Ditambahkannya, untuk peserta yang mengikuti trip ini berjumlah 30 orang dari jumlah 100 anggota Asita se Sumatera Selatan. “Kunjungan kita juga disambut baik oleh Dinas Pariwisata Kota Lampung serta ketua DPD Asita Lampung Arizho Fhasha. Harapan kita kedepan semoga bisnis pariwisata segera menggeliat lagi dan normal seperti biasannya,” ucap Anton.
Sementara itu Ketua Himpunan Pramusiwata Indonesia (HPI) Sumsel Abdul Latif, yang turut serta dalam kegiatan ini menambahkan, semenjak adanya akses Tol Palembang-Indralaya semakin banyak wong Palembang yang berkunjung kekota Lampung.
“Jarak tempuh hanya 4 jam jadi bisa menjadi wisata pilihan untuk itulah kami pelaku wisata Sumatera Selatan juga berharap pelaku wisata di Provinsi Lampung bisa mensosialisasikan kepada masyarakatnya agar berwisata ke kota Palembang yang kaya akan budaya dan kuliner, ” pungkasnya. (Yanti)




