Palembang,LamanQu.Com– Matahari belum terlalu tinggi ketika peluit apel pagi menandai dimulainya aktivitas Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang, Jumat (31/7/2026).
Bagi tiga personel TNI yang bertugas di sasaran pembangunan sumur bor Rumah Tahfiz di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, hari ke-17 bukan sekadar lanjutan pekerjaan, melainkan ikhtiar untuk menuntaskan kebutuhan dasar masyarakat, yakni akses air bersih.
Usai menerima pembagian tugas, ketiga prajurit dari Yon TP 950 langsung menuju lokasi. Mereka tidak bekerja sendiri.
Tiga warga setempat telah menunggu untuk bergotong royong menyelesaikan pekerjaan yang memasuki tahap pemasangan tower besi penyangga tandon air dan perakitan jaringan pipa distribusi.
Tower besi yang berdiri perlahan demi perlahan menjadi penanda bahwa proyek ini semakin mendekati penyelesaian. Dengan penuh ketelitian, para prajurit memastikan setiap baut terpasang kuat, setiap sambungan pipa tersusun rapi, sehingga nantinya air dari sumur bor dapat mengalir dengan lancar ke Rumah Tahfiz dan dimanfaatkan warga sekitar.
Keringat yang membasahi seragam loreng tidak mengurangi semangat mereka. Di sela-sela pekerjaan, personel Satgas TMMD tetap berkoordinasi dengan warga agar setiap tahapan berjalan sesuai rencana. Kebersamaan yang terbangun selama pelaksanaan TMMD menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian sasaran fisik.
Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan bahwa pembangunan sumur bor merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat.
“Melalui program TMMD, kami ingin menghadirkan fasilitas yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Sumur bor ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi Rumah Tahfiz sekaligus memberi manfaat bagi warga di sekitarnya,” ujarnya.
Menurutnya, setiap personel yang diterjunkan tidak hanya membawa kemampuan teknis, tetapi juga semangat pengabdian. Kehadiran mereka di tengah masyarakat menjadi wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini menjadi ruh pelaksanaan TMMD.
Bagi para prajurit di lapangan, pekerjaan itu bukan sekadar memasang besi atau menyambung pipa. Mereka memahami bahwa fasilitas yang sedang dibangun akan menjadi sumber air yang menopang aktivitas belajar para santri, kebutuhan ibadah, hingga keperluan sehari-hari masyarakat sekitar.
Warga yang ikut bergotong royong pun menyampaikan apresiasi atas dedikasi personel Satgas TMMD. Mereka merasakan langsung semangat kebersamaan yang ditunjukkan para prajurit, mulai dari bekerja sejak pagi hingga memastikan setiap pekerjaan selesai dengan baik.
Memasuki hari ke-17 pelaksanaan TMMD ke-129, pembangunan sumur bor di Rumah Tahfiz terus menunjukkan progres positif. Dengan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat, sasaran fisik tersebut diharapkan segera rampung sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh para santri dan warga yang selama ini mendambakan ketersediaan air bersih yang memadai.
(Yanti)










