Palembang,LamanQu.Com – Deretan batang kayu gelam ditancapkan satu per satu ke dalam tanah yang masih lembap di kawasan Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Kamis (30/7/2026). Di bawah terik matahari, personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0418/Palembang bekerja tanpa henti, memastikan setiap tahapan pembangunan jalan sepanjang 750 meter dikerjakan dengan cermat.
Memasuki hari ke-16 pelaksanaan TMMD Ke-129 Tahun Anggaran 2026, fokus pekerjaan diarahkan pada pemasangan cerucuk gelam sebagai penguat badan jalan. Tahapan ini menjadi bagian penting sebelum proses pembangunan memasuki tahap berikutnya, karena berfungsi memperkuat struktur tanah agar jalan tetap kokoh dan memiliki daya tahan yang lebih lama.
Sejak pagi, seluruh personel Satgas lebih dahulu melaksanakan apel untuk pengecekan kekuatan personel sekaligus pembagian tugas di lapangan. Setelah itu, pekerjaan langsung dimulai. Sebanyak 12 personel TNI dari Yon TP 950 bersama empat warga setempat bergotong royong menanam cerucuk gelam di sepanjang trase jalan yang sedang dibangun.
Suasana kebersamaan begitu terasa. Personel TNI dan masyarakat saling berbagi peran, mulai dari mengangkat batang gelam, mengatur posisi pemasangan, hingga memastikan setiap cerucuk tertanam kuat di dalam tanah. Semangat gotong royong menjadi energi yang terus mengiringi jalannya pembangunan.
Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan bahwa pemasangan cerucuk gelam merupakan salah satu tahapan krusial dalam pembangunan jalan. Fondasi yang kuat akan menentukan kualitas konstruksi sehingga jalan mampu bertahan dalam jangka waktu panjang meskipun berada di atas kondisi tanah yang relatif labil.
“Pekerjaan terus kami laksanakan sesuai tahapan dengan mengutamakan kualitas. Melalui sinergi antara TNI dan masyarakat, kami optimistis pembangunan jalan sepanjang 750 meter ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat besar bagi mobilitas serta aktivitas ekonomi warga,” ujar Kolonel Erik.
Menurutnya, TMMD bukan sekadar menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga membangun semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Kolaborasi yang terjalin selama proses pembangunan menjadi modal sosial yang sangat penting dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah.
Keberadaan jalan sepanjang 750 meter ini diharapkan mampu membuka akses yang lebih baik bagi warga Talang Jambe. Jalan tersebut nantinya akan mempermudah aktivitas sehari-hari masyarakat, mulai dari menuju sekolah, tempat ibadah, hingga memperlancar distribusi hasil usaha dan kegiatan ekonomi warga.
Program TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang sendiri terus menunjukkan progres yang positif. Berbagai sasaran fisik, mulai dari pembangunan jalan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sumur bor, rehabilitasi mushala, hingga pembangunan pos kamling, dikerjakan secara simultan dengan melibatkan personel TNI dan partisipasi aktif masyarakat.
Melalui kerja bersama yang terus terjaga, TMMD Ke-129 menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya diwujudkan melalui hasil akhir berupa infrastruktur, tetapi juga melalui semangat kebersamaan yang memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dari setiap batang gelam yang ditancapkan sebagai fondasi jalan, tersimpan harapan agar akses masyarakat semakin baik dan kesejahteraan warga Talang Jambe terus meningkat.
(Yanti)










