PALEMBANG,LamanQu.Com – Sudah bertahun-tahun Bapak Fernando memendam keinginan sederhana, memiliki dapur yang layak untuk keluarganya. Selama ini, aktivitas memasak dilakukan di ruang seadanya dengan kondisi yang kurang nyaman, terutama saat hujan turun. Atap yang belum sempurna dan bangunan yang sederhana membuat keluarganya harus beradaptasi dengan segala keterbatasan.
Memasuki hari ke-13 Senin (27/7/2026) pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0418/Palembang, pembangunan dapur rumah Bapak Fernando terus dikebut oleh personel Satgas TMMD bersama warga.
Bagi Fernando, setiap bata yang tersusun dan setiap adukan semen yang diratakan bukan sekadar proses pembangunan fisik, tetapi juga menjadi simbol hadirnya harapan baru bagi keluarganya.
“Saya tidak menyangka rumah saya mendapat perhatian seperti ini. Dapur yang selama ini hanya saya impikan, sekarang perlahan mulai berdiri. Saya dan keluarga sangat bersyukur,” ungkap Fernando dengan wajah penuh haru.
Sejak pagi, kegiatan diawali dengan apel untuk memberikan arahan, pembagian tugas, serta penekanan kepada seluruh personel agar selalu mengutamakan keselamatan selama bekerja. Seusai apel, personel Satgas bersama warga langsung bergerak menuju lokasi untuk melanjutkan pembangunan dapur rumah Fernando.
Pekerjaan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan tujuh personel TNI dan tiga warga sekitar. Suasana kebersamaan begitu terasa. Di sela-sela pekerjaan, canda ringan dan semangat saling membantu menjadi pemandangan yang memperlihatkan eratnya hubungan antara prajurit TNI dan masyarakat.
Fernando mengaku kehadiran para prajurit setiap hari telah memberikan semangat baru bagi keluarganya. Ia bahkan tak jarang ikut membantu pekerjaan yang mampu dilakukannya, meski beberapa kali diminta beristirahat oleh personel Satgas.
“Melihat bapak-bapak TNI bekerja dari pagi sampai sore untuk rumah kami, rasanya saya juga ingin ikut membantu. Ini akan menjadi kenangan yang tidak akan kami lupakan,” katanya.
Komandan SSK Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kapten Inf Pringgo BS, mengatakan pembangunan RTLH merupakan salah satu sasaran fisik yang diprioritaskan agar masyarakat dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan nyaman.
Menurutnya, semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam setiap pelaksanaan TMMD. Kehadiran masyarakat yang ikut terlibat membuktikan bahwa pembangunan tidak hanya dilakukan oleh TNI, tetapi menjadi kerja bersama demi meningkatkan kesejahteraan warga.
“Melalui semangat kebersamaan antara Satgas TMMD dan masyarakat, kami optimistis seluruh sasaran fisik dapat diselesaikan tepat waktu dengan hasil yang berkualitas sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh warga,” ujar Kapten Inf Pringgo BS.
Bagi Fernando, pembangunan dapur ini bukan hanya tentang bangunan baru. Lebih dari itu, dapur tersebut akan menjadi tempat berkumpul keluarga, tempat menyiapkan hidangan setiap hari, sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian dan gotong royong mampu menghadirkan perubahan besar dalam kehidupan masyarakat.
Program TMMD Ke-129 kembali membuktikan bahwa pembangunan tidak hanya menghadirkan infrastruktur, tetapi juga menumbuhkan harapan, mempererat kebersamaan, dan menghadirkan senyum bagi keluarga-keluarga yang selama ini hidup dalam keterbatasan.
(Yanti)










