PALEMBANG,LamanQu.Com– Bagi Sriyanti, denting palu dan suara bor yang terdengar sejak pagi bukan lagi sekadar bunyi pekerjaan bangunan. Di telinganya, suara-suara itu menjadi pertanda bahwa impian memiliki rumah yang layak kini semakin dekat menjadi kenyataan.
Di hari ke-13 Senin (27/7/2026) pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Sriyanti di Jalan Nurdin Pandji, RT 08 RW 08, Kelurahan Sukamaju, terus menunjukkan kemajuan. Setelah mengawali aktivitas dengan apel pagi, personel Satgas TMMD bersama warga langsung melanjutkan pekerjaan memasang kerangka baja, atap rumah, serta dinding kalsiboard.
Dari kejauhan, Sriyanti memperhatikan setiap proses yang dikerjakan para prajurit TNI dan warga. Sesekali senyum menghiasi wajahnya ketika melihat bentuk rumah yang dahulu hanya ada dalam angan kini mulai tampak berdiri kokoh.
“Alhamdulillah, saya benar-benar bersyukur. Dulu saya tidak pernah membayangkan rumah ini bisa dibangun seperti sekarang. Setiap hari saya melihat perkembangannya, rasanya seperti mimpi yang perlahan menjadi kenyataan,” tutur Sriyanti.
Selama bertahun-tahun, ia bersama keluarganya tinggal di rumah dengan kondisi yang memprihatinkan. Saat hujan turun, air kerap merembes dari atap. Dinding yang mulai rapuh membuat rasa khawatir selalu menghantui, terutama ketika cuaca buruk datang. Keterbatasan ekonomi membuat keinginan memperbaiki rumah hanya menjadi harapan yang terus tertunda.
Kini, harapan itu hadir melalui Program TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang. Kehadiran Satgas TMMD tidak hanya membawa material bangunan, tetapi juga menghadirkan semangat dan kepedulian yang dirasakan langsung oleh keluarga Sriyanti.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang bekerja dengan penuh semangat. Mereka bukan hanya membangun rumah, tetapi juga memberikan harapan baru bagi keluarga kami. Semoga Allah membalas semua kebaikan mereka,” ucapnya.
DanSatgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan pembangunan RTLH terus dipercepat dengan tetap mengutamakan kualitas pekerjaan dan keselamatan personel.
“Setiap tahapan pembangunan kami laksanakan secara maksimal bersama masyarakat. Hari ini kami fokus pada pemasangan kerangka baja, atap, dan dinding kalsiboard agar progres pembangunan berjalan sesuai target. Harapan kami, rumah ini segera selesai sehingga Ibu Sriyanti beserta keluarganya dapat menempati hunian yang lebih aman, sehat, dan nyaman,” ujarnya.
Semangat gotong royong yang terlihat di lokasi menjadi gambaran nyata bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik. Di balik setiap kerangka baja yang terpasang dan setiap lembar atap yang dinaikkan, tersimpan kepedulian dan kebersamaan yang mempertemukan TNI dengan masyarakat dalam satu tujuan yang sama: menghadirkan kehidupan yang lebih baik.
Bagi Sriyanti, rumah yang sedang dibangun itu bukan hanya tempat berteduh. Rumah tersebut menjadi simbol lahirnya harapan baru, bahwa di tengah segala keterbatasan, masih ada tangan-tangan yang tulus membantu mewujudkan masa depan yang lebih layak bagi keluarganya.
(Yanti)










