Palembang,LamanQu.Com-Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0418/Palembang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat sektor ketahanan pangan. Salah satu upaya yang kini dilakukan adalah menyiapkan lahan pertanian seluas kurang lebih satu hektare di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, untuk budidaya tanaman hortikultura berupa sawi dan pakcoy.
Lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal itu kini mulai disulap menjadi kawasan pertanian produktif. Personel Satgas TMMD bersama masyarakat bergotong royong melakukan berbagai tahapan pekerjaan, mulai dari pembersihan semak dan rumput, pengolahan tanah, pembentukan bedengan, pemasangan jalur tanam, hingga penataan polybag sebagai media pembibitan.
Tak hanya itu, sistem pengairan juga mulai dipersiapkan agar kebutuhan air bagi tanaman dapat terpenuhi secara optimal selama proses budidaya. Persiapan dilakukan secara matang agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang berkualitas.
Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos, mengatakan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.
“Melalui TMMD, kami tidak hanya membangun jalan, jembatan, maupun fasilitas umum lainnya, tetapi juga berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan bagi masyarakat. Pemanfaatan lahan ini diharapkan mampu menjadi kawasan pertanian produktif yang menghasilkan sayuran berkualitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah,” ujarnya.
Menurutnya, pemilihan komoditas sawi dan pakcoy bukan tanpa alasan. Kedua jenis sayuran tersebut memiliki permintaan pasar yang tinggi, mudah dibudidayakan, serta memiliki masa panen yang relatif singkat, sehingga berpotensi memberikan keuntungan ekonomi bagi masyarakat apabila dikelola secara berkelanjutan.
Selain menghasilkan sayuran segar untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal, keberadaan kebun hortikultura ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi warga agar memanfaatkan lahan kosong di lingkungan masing-masing menjadi lahan produktif.
Kolonel Erik menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pekerjaan menjadi salah satu kunci keberhasilan program tersebut. Semangat gotong royong yang terbangun selama pelaksanaan TMMD menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat mampu menghadirkan manfaat yang dirasakan secara langsung.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memanfaatkan lahan yang tersedia untuk kegiatan produktif. Dengan begitu, ketahanan pangan dapat diperkuat dari tingkat desa hingga daerah,” tambahnya.
Program budidaya sawi dan pakcoy ini menjadi salah satu sasaran tambahan dalam pelaksanaan TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang. Kehadirannya melengkapi berbagai sasaran fisik lainnya seperti pembangunan jalan, sumur bor, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), rehabilitasi mushala, pembangunan pos kamling, hingga berbagai kegiatan penyuluhan kepada masyarakat.
Melalui program tersebut, TMMD kembali menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan. Dengan memanfaatkan lahan tidur menjadi kebun produktif, diharapkan manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, baik untuk meningkatkan perekonomian warga maupun menjaga ketersediaan pangan di wilayah Kelurahan Talang Jambe.
(Yanti)










