LamanQu.Com – Presiden Prabowo Subianto melakukan kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Selain itu, Presiden Prabowo menunjukkan dukungan nyata terhadap modernisasi pertanian dengan turun langsung ke area lahan. Bahkan, Presiden Prabowo mengendarai sendiri kendaraan traktor jenis Combine Corn Harvester untuk memanen jagung bersama petani.
Maka dari itu, momen unik tersebut langsung menarik perhatian besar dari seluruh peserta dan masyarakat yang hadir. Selanjutnya, kegiatan strategis ini juga turut dihadiri oleh jajaran pemerintah pusat, daerah, serta unsur TNI-Polri.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan laporan komprehensif terkait total luas lahan pertanian yang dipanen. Berdasarkan data, panen serentak dilakukan di atas lahan seluas 189.760 hektare dengan potensi mencapai 1,23 juta ton.
Terlebih lagi, komoditas hasil bumi Indonesia ini juga dilaporkan telah berhasil menembus pasar luar negeri. Kapolri mengungkapkan, “Sebanyak 100 ton jagung hasil panen tersebut akan diekspor ke Malaysia melalui perbatasan Jagoi-Babang Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat,”
Oleh sebab itu, capaian ini membuktikan bahwa kualitas pangan nasional memiliki daya saing yang sangat tinggi. Khusus di Tuban, panen raya memanfaatkan lahan perhutanan sosial seluas 101,5 hektare dari empat kelompok pengelola lokal.
Kemudian, seluruh komoditas yang dipanen dari wilayah Tuban tersebut dipastikan akan langsung didistribusikan secara optimal. Kapolri menyatakan, “Dari luas lahan tersebut, potensi hasil panen diperkirakan mencapai 609 ton dan seluruh hasil panen akan dikirimkan ke Bulog guna mendukung penguatan cadangan pangan pemerintah dan menjaga stabilitas pasokan,”
Dengan demikian, langkah konkret ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat ekonomi desa secara berkelanjutan. Akhirnya, hilirisasi dan modernisasi alat pertanian diproyeksikan mampu membawa Indonesia menuju swasembada pangan yang mandiri.








