• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Kamis, Oktober 15, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Hukum

Dua Hari Hilang, Tersangka Narkoba di Palembang Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Propam Turun Tangan

Reporter YN
27 Maret 2026
Dua Hari Hilang, Tersangka Narkoba di Palembang Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Propam Turun Tangan
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, LamanQu.Com – Dugaan brutalitas aparat kembali mencoreng wajah penegakan hukum. Seorang tersangka kasus narkoba di Sumatera Selatan diduga mengalami kekerasan fisik saat ditangkap oleh oknum anggota kepolisian.

Lebih parah lagi, proses penangkapan disebut berlangsung tanpa prosedur yang sah.Jum’at,(27/03/2026).

Peristiwa ini terjadi pada 23 Februari 2026. Namun keluarga korban baru mengetahui penangkapan tersebut dua hari kemudian bukan dari polisi, melainkan langsung dari korban. Fakta ini langsung memicu kecurigaan serius: ada apa selama dua hari itu?

Laporan resmi kini telah masuk ke Divisi Propam. Seorang perwira berinisial AKP ZP bersama sembilan anggota lainnya dituding melakukan tindakan kekerasan saat penangkapan.

Kondisi korban tidak bisa dibantah. Luka sobek di kepala, wajah dan mata lebam, serta memar di perut menjadi tanda yang sulit dijelaskan sebagai “prosedur normal”.

Keluarga menduga kuat korban dipukul, bahkan disebut-sebut menggunakan gagang senjata api.
Ini bukan lagi dugaan ringan. Ini mengarah pada praktik kekerasan yang sistematis.

Lebih mengejutkan, keluarga tidak menerima satu pun pemberitahuan resmi saat penangkapan. Tidak ada surat, tidak ada informasi, tidak ada transparansi.

Kuasa hukum keluarga, Anwar Sadat, menyebut situasi ini sebagai pelanggaran serius terhadap hak dasar warga negara.

“Selama dua hari seseorang ‘menghilang’ tanpa status hukum yang jelas. Ini bukan kelalaian. Ini pelanggaran,” tegasnya.

Ironisnya, surat penangkapan dan penahanan baru diberikan setelah keluarga mendatangi kantor polisi. Fakta ini memperkuat dugaan adanya upaya menutup-nutupi proses awal.

Kejanggalan lain muncul dari lokasi kejadian. Disebutkan ada lebih dari satu orang saat penangkapan, namun hanya satu yang diamankan.

Pertanyaannya: apakah penegakan hukum dilakukan secara objektif, atau ada unsur tebang pilih?
Keluarga menegaskan korban bukan pengedar, melainkan pengguna. Mereka menilai pendekatan yang dilakukan aparat jauh dari prinsip keadilan.

Alih-alih rehabilitasi, korban justru diduga mengalami kekerasan.

Ini menjadi ironi dalam penanganan kasus narkotika yang seharusnya mengedepankan pendekatan kesehatan, bukan semata represif.

Pihak kepolisian membantah seluruh tuduhan. Mereka menyatakan proses sudah sesuai prosedur dan tidak ada kekerasan.

Namun bantahan ini belum menjawab pertanyaan mendasar:
• Mengapa keluarga tidak diberi tahu?
• Mengapa dokumen resmi terlambat?
• Dari mana asal luka-luka korban?

Tanpa penjelasan rinci, bantahan ini justru memperbesar kecurigaan publik.

Kasus ini kembali membuka luka lama: dugaan penyalahgunaan wewenang dalam penanganan perkara narkoba.
Jika terbukti, ini bukan sekadar pelanggaran etik melainkan kejahatan dalam penegakan hukum itu sendiri.

Keluarga korban memastikan tidak akan mundur. Mereka tengah menyiapkan bukti tambahan, termasuk hasil visum medis, dan mendesak investigasi independen.

Satu hal menjadi jelas: publik menunggu kebenaran.

Dan kali ini, transparansi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

ADVERTISEMENT
Previous Post

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Berdayakan Warga Olah Eceng Gondok Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Next Post

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Jaga Stabilitas Pasokan Energi untuk Masyarakat

YN

Info Terkait

Bagikan Seribu Bingkisan Vitamin, Madu, Air Mineral, dan Masker FOKAL IMM Bergerak Bersama Peduli Kabut Asap

Bagikan Seribu Bingkisan Vitamin, Madu, Air Mineral, dan Masker FOKAL IMM Bergerak Bersama Peduli Kabut Asap

14 Oktober 2026
Bersama Masyarakat, Polda Sumsel Berantas Premanisme demi Keamanan dan Kelancaran Pembangunan

Bersama Masyarakat, Polda Sumsel Berantas Premanisme demi Keamanan dan Kelancaran Pembangunan

14 Oktober 2026
Pengeroyokan Mahasiswa Cipayung

Lebri Oktora Desak Kapolda Sumsel Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa Cipayung dan Insan Pers

14 Oktober 2026
Selamatkan Sungai, Atasi Genangan: Pemkot Palembang Perkuat Revitalisasi Anak Sungai

Selamatkan Sungai, Atasi Genangan: Pemkot Palembang Perkuat Revitalisasi Anak Sungai

14 Oktober 2026
Indonesia, Paru-paru Dunia yang Terkena ISPA: Sebuah Paradoks

Indonesia, Paru-paru Dunia yang Terkena ISPA: Sebuah Paradoks

14 Oktober 2026
Kecam Dugaan Aksi Premanisme di Mapolda Sumsel, KAHMI Siapkan Tim Hukum Bela Aktivis Mahasiswa

Kecam Dugaan Aksi Premanisme di Mapolda Sumsel, KAHMI Siapkan Tim Hukum Bela Aktivis Mahasiswa

14 Oktober 2026

Berita Terbaru

Bagikan Seribu Bingkisan Vitamin, Madu, Air Mineral, dan Masker FOKAL IMM Bergerak Bersama Peduli Kabut Asap

Bersama Masyarakat, Polda Sumsel Berantas Premanisme demi Keamanan dan Kelancaran Pembangunan

Lebri Oktora Desak Kapolda Sumsel Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa Cipayung dan Insan Pers

Selamatkan Sungai, Atasi Genangan: Pemkot Palembang Perkuat Revitalisasi Anak Sungai

Indonesia, Paru-paru Dunia yang Terkena ISPA: Sebuah Paradoks

Kecam Dugaan Aksi Premanisme di Mapolda Sumsel, KAHMI Siapkan Tim Hukum Bela Aktivis Mahasiswa

VIRAL! DUA JURNALIS DIDUGA JADI KORBAN KEKERASAN SAAT LIPUTAN DEMO DI MAPOLDA SUMSEL, AWPI DESAK PELAKU DIUSUT TUNTAS!

Tokoh Masyarakat Sumsel Minta Transparansi Penanganan Karhutla dan Pengusutan Dugaan Kekerasan Saat Aksi Mahasiswa di Depan Polda Sumsel

Sofhuan Desak Kapolda dan Kapolri Usut Tuntas Pengeroyokan Aktivis Mahasiswa dan Jurnalis Serta Tindak Korporasi

Berita Populer

Kodam III Siliwangi Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gratis di Cimahi

Bakti Sosial Kesehatan Gratis
Reporter UMR
20 September 2026

Cimahi, LamanQu.Com - Dalam rangka HUT TNI ke-81, Kodam III/Siliwangi menggelar bakti sosial kesehatan bertempat di Rumah Sakit TK II...

Read more

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla
Reporter YN
19 September 2026

Muba,LamanQu.Com – Menjaga ketersediaan air menjadi salah satu bagian penting dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di...

Read more

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas
Reporter YN
20 September 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com-Sekitar 300 anak dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD) se-Kota Palembang mengikuti...

Read more

Sempat Jadi Dugaan Pelanggaran Berlapis, Kepemilikan Kios Karya Tani Angkat Suara Ke Beberapa Awak Media

Kios Karya Tani
Reporter TNS
27 Agustus 2026

Oku Selatan, LamanQu.Com - Sempat viral di media sosial dan menjadi dugaan pelanggaran berlapis, kios Karya Tani yang berlokasi di...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In