• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Kamis, April 9, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) Jadi Strategi Utama Cegah Karhutla di Sumsel, Fokus Empat Kabupaten Rawan

Reporter YN
30 Juli 2025
Cegah Karhutla di Sumsel
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, LamanQu.Com – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan (Sumsel) terus dilakukan secara masif, salah satunya melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Dalam dialog interaktif bertema “OMC sebagai Langkah Strategis Cegah Karhutla di Musim Kemarau”, hadir Kepala Stasiun Meteorologi SMB II Palembang Siswanto, S.T., M.Si dan Kabid Kesiapsiagaan BPBD Sumsel Sudirman, S.K.M., M.Si sebagai narasumber.

Siswanto menjelaskan bahwa OMC merupakan bagian dari mitigasi bencana karhutla di Sumsel, dilakukan dengan merekayasa dinamika atmosfer agar awan berpotensi hujan. “Tujuan OMC di musim kemarau adalah menyemai garam ke awan untuk memicu hujan, khususnya di daerah rawan karhutla seperti lahan gambut,” katanya, Selasa (30/7/2025).

Menurutnya, istilah populer “hujan buatan” lebih tepat disebut modifikasi cuaca karena tetap bergantung pada faktor-faktor seperti ketersediaan awan cumulus, kelembaban relatif (RH), dan arah angin. “BMKG mendukung secara teknis dengan data dari radar cuaca dan satelit untuk menentukan wilayah yang memungkinkan penyemaian,” jelasnya.

Pelaksanaan OMC sesi pertama telah dilakukan pada 13–18 Juli 2025 berdasarkan SK Gubernur Sumsel tentang status siaga darurat kabut asap tertanggal 17 Juni 2025. Target OMC difokuskan di empat kabupaten: OKI, Ogan Ilir, Banyuasin, dan Musi Banyuasin (Muba). Daerah tersebut dinilai memiliki tingkat kekeringan tinggi, lahan gambut luas, dan potensi hotspot terbanyak.

“Setiap hari dilakukan 1–3 kali penerbangan dengan membawa 800 kg hingga 1 ton garam yang disemai dari ketinggian tertentu,” beber Siswanto.

Ia juga menyampaikan, pelaksanaan sesi kedua tengah direncanakan karena potensi awan masih memungkinkan, terlebih puncak kemarau diprediksi terjadi pada Agustus–September.

“OMC ini melibatkan kolaborasi lintas lembaga, termasuk BNPB, BPBD, TNI/Polri, KLHK, dan perusahaan swasta. Ini upaya strategis agar Sumsel tak kembali mengalami krisis kabut asap seperti tahun-tahun sebelumnya,” tegasnya.

Sementara itu, Sudirman menambahkan bahwa kolaborasi antarinstansi sangat penting karena keberhasilan OMC sangat ditentukan oleh potensi awan di wilayah target.

“Semakin banyak awan, semakin besar peluang hujan dan karhutla bisa dicegah,” jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa beberapa hotspot sudah terdeteksi di OKI, Ogan Ilir, dan sekitar Tol Palembang–Prabumulih. Berdasarkan data, 99% karhutla disebabkan oleh faktor manusia dan sisanya oleh alam seperti angin kencang.

“Oleh karena itu, sosialisasi ke masyarakat sangat penting. Terutama di wilayah gambut, karena jika terbakar sulit dipadamkan kecuali dengan hujan intensitas tinggi,” tambahnya.

Sudirman juga menyarankan peningkatan patroli udara, sistem peringatan dini melalui BMKG, dan pengelolaan lahan terlantar agar memiliki nilai ekonomi. “Kami imbau masyarakat segera melapor jika melihat tanda-tanda kebakaran ke aparat desa, kecamatan, hingga kabupaten untuk ditindaklanjuti secepatnya,” pungkasnya.

Tags: Cegah Karhutla di SumselOperasi Modifikasi Cuaca
ADVERTISEMENT
Previous Post

Konsultasi Pra Integrasi SIMRS ke Sistem Sertifikat Elektronik

Next Post

PKB Sambut Hangat Cucu Gubernur Sumsel Ke-8, Menjadi Kader PKB

YN

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Polrestabes Palembang Bersihkan Lorong Kenari dari Peredaran Sabu, Tersangka Positif Narkotika

Gerak Cepat Ditreskrimum Polda Sumsel Selidiki Kasus Mutilasi Perempuan di Desa Karang Dalam

Muba Maju Lebih Cepat! Pemkab Muba & PPSDM Migas Siapkan Tenaga Kerja Migas Ber Sertifikasi Nasional

Berlindung di Balik Profesi, Oknum Guru PNS di Palembang Dilaporkan Tipu Korban Rp90,6 Juta

KEJATI Sumsel Tahan Lima Tersangka Dugaan Tipikor Pemberian Fasilitas Pinjaman Dari Salah Satu Bank Pemerintah Kepada PT.BSS dan PT.SAL

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Tegaskan Komitmen Kesehatan Pekerja Sebagai Pilar Keandalan Operasional

Gubernur Sumsel Herman Deru Luncurkan SIGUNTANG, Inovasi Digital Penagihan Pajak Kendaraan di Sumsel

SMK Sumsel Tingkatkan Daya Saing Lulusan Lewat Kolaborasi Industri

Wujudkan Hubungan Industrial Harmonis, Disnakertrans Muba Pertegas Prosedur Pembentukan Unit Kerja SPSI di Perusahaan

Berita Populer

Rutan Kelas I Palembang Gelar Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Keluarga Warga Binaan dan Warga Sekitar

Rutan Kelas I Palembang Gelar Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Keluarga Warga Binaan dan Warga Sekitar
Reporter YN
27 Maret 2026

Palembang. Lamanqu. Com Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat hubungan kekeluargaan, Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang menggelar kegiatan...

Read more

Dua Hari Hilang, Tersangka Narkoba di Palembang Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Propam Turun Tangan

Dua Hari Hilang, Tersangka Narkoba di Palembang Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Propam Turun Tangan
Reporter YN
27 Maret 2026

Palembang, LamanQu.Com - Dugaan brutalitas aparat kembali mencoreng wajah penegakan hukum. Seorang tersangka kasus narkoba di Sumatera Selatan diduga mengalami kekerasan...

Read more

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Lakukan Aksi Nyata Hemat Energi Melalui Earth Hour 2026

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Lakukan Aksi Nyata Hemat Energi Melalui Earth Hour 2026
Reporter YN
29 Maret 2026

Plaju. Lamanqu. Com Kilang Plaju berpartisipasi dalam gerakan global Earth Hour 2026 sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan. Aksi ini...

Read more

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Berdayakan Warga Olah Eceng Gondok Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Berdayakan Warga Olah Eceng Gondok Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Reporter YN
27 Maret 2026

  Plaju. Berita Suara Rakyat. Com Pertamina Patra Niaga Refinery Unit III Plaju terus mendorong penguatan inovasi berbasis lingkungan secara...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In