• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Rabu, Juli 29, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Serahkan Uang Gratifikasi ke KPK, Chairul S Matdiah Tegaskan Tolak Uang Haram

Reporter YN
30 Juni 2025
Serahkan Uang Gratifikasi ke KPK, Chairul S Matdiah Tegaskan Tolak Uang Haram
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, LamanQu.Com – Anggota DPRD Sumsel H Chairul S Matdiah, SH, MHKes, telah mengembalikan uang total Rp18,5 juta ke Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI). Uang itu diduga berasal dari gratifikasi sepanjang tahun 2025.

“Iya, betul sudah saya kembalikan ke KPK RI. Totalnya Rp18,500,000,” ujar Chairul S Matdiah saat dibincangi wartawan, Senin (30/6/2025).

Chairul mengatakan, pengembalian uang gratifikasi itu dilakukan sebanyak tiga kali dengan cara transfer ke gol.kpk.go.id.

“Saya transfer secara bertahap melalui gol.kpk.go.id, pelaporan gratifikasi oleh yang dibuat oleh KPK RI. Penyetoran pertama Rp6 juta, kedua Rp6,5 juta dan ketiga Rp6 juta,” katanya.

Gratifikasi pertama didapat Chairul saat melakukan kunjungan di kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim pada Januari 2025. Uang sebesar Rp6 juta diberikan seorang wanita di dalam sebuah amplop.

“Perempuan itu menemui saya di dalam mobil memberikan sejumlah uang di dalam amplop, setelah dibuka isinya Rp6 juta. Menurut saya uang tersebut masuk dalam kategori gratifikasi,” kata Chairul.

Gratifikasi kedua diterima saat mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) di Jakarta pada Juni 2025 sebesar Rp6,5 juta. Sementara gratifikasi ketiga diterima di Palembang, sebesar Rp6 juta pada, Jumat (27/6/2025) malam.

“Kalau gratifikasi ketiga istilahnya casbon (pinjam dulu-red), tapi semuanya sudah dikembalikan, bukti setornya juga ada. Selain itu, ada juga pemberian uang Rp1 juta yang tidak jelas sumbernya, tapi uangnya sudah saya bagi-bagikan kata Chairul yang dari Partai Demokrat.

Chairul mengaku tidak bisa menerima uang tersebut karena kerap mendapat peringatan dari Allah Subhanahu Wa’taala..yg terakhir uang saya terima jam 7 malam jam 11 malam saya kehilangan jam tangan dan gigi tampalan depan lepas ujar Chairul s matdiah sambil geleng geleng kepala.

Chairul S Matdiah saat mengembalikan ‘Uang Haram’ ke KPK Diletakkan di atas meja atau kursi dalam ruang kerjanya.

“Saya enggak tahu itu untuk apa dan siapa yang memberikan, konteksnya apa, saya juga enggak tahu. Tapi saya menilai itu uang yang tidak benar dan uang haram. Karena saya tidak tahu siapa yang memberi dan tujuannya apa maka uang tersebut saya kembalikan atau dititipkan ke KPK,” katanya.

Lalu, saat ditanya berapa jumlah uang yang dikembalikan ke KPK, Chairul belum mau menyebutkannya, namun dia mengaku jumlahnya sangat besar dan sangat sering diberikan.

“Jumlahnya sangat banyak, dan ada beberapa kali saya melakukan pengembalian ke KPK. Pernah ada satu kali uang pengembalian yang diterima dan diteken langsung Ketua KPK Komisaris Jenderal Polisi Drs Firli Bahuri karena jumlahnya di atas Rp100 juta,” ujar Chairul politisi dari Partai Demokrat itu.

Selain menerima pemberian uang dalam jumlah besar mencapai ratusan juta, Chairul juga mengaku kerap menerima uang kecil yang asal usulnya tidak jelas.

“Praktiknya sama, uang diletakkan di atas meja atau kursi, siapa yang memberi saya tidak tahu karena tidak ada namanya. Karena tidak tahu uangnya mau dikembalikan ke mana uang tersebut saya sumbangkan ke Masjid Al-Ra’iyah DPRD Sumsel dan anak yatim piatu. Terkadang uangnya saya titipkan kepada Sekretaris DPRD Sumsel. Seharusnya uangnya dikembalikan juga,” katanya.

“Saya tidak mau menerima uang yang sumbernya tidak jelas karena besar atau kecil jumlahnya tetaplah sebuah dosa dan saya tidak mau menerima uang haram,” ujar Chairul yang pada periode 2019-2024 menjabat Sekretaris Komisi I DPRD Sumsel.

Ia juga tak menampik bahwa praktik-praktik sejenis bukan lagi hal baru di lingkup anggota dewan. Hal ini disebabkan oleh pihak luar yang berusaha memanfaatkan anggota DPRD untuk memuluskan kepentingan-kepentingan tertentu.”

“Itu cerita lama, dalam kasus-kasus tertentu memang ada dan saya tidak mau terlibat dalam praktik seperti itu. Karena itu, ketika menerima uang seperti itu saya tidak peduli berapa besar jumlahnya karena langsung saya serahkan ke KPK,” tegas Chairul.

“Dulu gigi saya patah tiga saat sedang makan kerupuk. Ada juga jam tangan Franck Muler Geneve tiba-tiba jatuh dari atas meja, ketika saya lepas karena sedang salat, padahal harga kacanya saja Rp15 juta. Pernah juga baru saja diberi uang haram, pulangnya mobil BMW saya nabrak,” kata Chairul.

Kejadian serupa juga dialaminya selepas menerima tiga pemberian uang gratifikasi. Pertama, jam tangan merek Rolex hilang, dan tampalan gigi depan patah.

“Tiba-tiba hilang jam itu, tidak tahu hilang saat makan atau di dalam mobil, hilang begitu saja. Tampan gigi depan juga patah pada Sabtu siang, dan hari ini baru mau diperbaiki ke dokter gigi. Ini saya anggap sebagai firasat saya tidak boleh menerima uang haram,” katanya.

Tags: Tolak Uang HaramUang Gratifikasi
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bupati H M Toha Bersama Wabup Muba Rohman Launching Sosialisasi Kormi Goes To School

Next Post

Kolonel Kav Ferdiansyah Hadiri Sertijab PJU Kodam II/Swj di Makodam Palembang

YN

Info Terkait

Uang Gratifikasi

Mantan Wartawan dan Advokat/Pengacara H. Chairul S Matdiah anggota DPRD Provinsi Sumsel Kembalikan Uang Gratifikasi ke KPK

21 September 2025

Berita Terbaru

Prajurit Satgas TMMD Kodim 0418/Palembang Kejar Finishing Rumah Ibu Sumilah

Wadan Satgas TMMD Kodim 0418/Palembang Pastikan Pembangunan Sumur Bor Berjalan Optimal, Dedikasi Prajurit Hadirkan Air Bersih untuk Warga

Hari Ke-15, Prajurit TNI Kodim 0418/Palembang Terus Berpacu dengan Waktu Bangun Jalan 750 Meter

Personel TNI Bangun Dudukan Tandon Air demi Hadirkan Air Bersih untuk Jemaah Mushola Hidayatullah dan Warga

Usulan Normalisasi Sungai Kerawo Bertahun-tahun Belum Terwujud, Warga RT 22 RW 06 Talang Jambe Selalu Kebanjiran

Memasuki Hari Ke-15, Poskamling TMMD Kodim 0418/Palembang di Talang Jambe Hampir Rampung

Ketua RT 20 Agus Kurniawan: Kehadiran TMMD Kodim 0418/Palembang Membawa Manfaat Nyata bagi Warga Kami

SATGAS TMMD KE-129 KODIM 0418/PALEMBANG KEBUT FINISHING REHAB RTLH MILIK IBU SUMILAH

Plt Lurah Talang Jambe Wulandari: TMMD Kodim 0418/Palembang Percepat Pembangunan di Talang Jambe

Berita Populer

Siswa SONS Tidak Bisa Ikut Di O2SN, Berikut Penjelasannya

Siswa SONS Tidak Bisa Ikut Di O2SN, Berikut Penjelasannya
Reporter YN
8 Juli 2026

Palembang,LamanQu.Com-Beberapa waktu yang lalu, dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumsel melalui...

Read more

Gebyar Perlombaan Nuansa Muharram 1448 H: Sinergi IRMAS Babul Ihsan dan SMAN Sumsel Mengabdi Sukses Digelar

Gebyar Perlombaan Nuansa Muharram 1448 H: Sinergi IRMAS Babul Ihsan dan SMAN Sumsel Mengabdi Sukses Digelar
Reporter YN
6 Juli 2026

Palembang,LamanQu.Com-Dalam rangka menyemarakkan bulan Muharram sekaligus menumbuhkan semangat belajar, berakhlak, dan berprestasi pada generasi muda, Remaja Masjid (IRMAS) Babul Ihsan...

Read more

Wujud Komitmen Kepedulian Sosial, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Santuni 111 Anak Yatim di Sekitar Wilayah Operasional

Wujud Komitmen Kepedulian Sosial, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Santuni 111 Anak Yatim di Sekitar Wilayah Operasional
Reporter YN
6 Juli 2026

Plaju,LamanQu.Com-Di tengah kesibukan dan dinamika Kehidupan yang terus berjalan, selalu ada ruang untuk berhenti sejenak, bersyukur, dan berbagi kasih. Sebab...

Read more

Segel Rektorat dan Ancaman Mosi Tidak Percaya, Krisis Dialog di Universitas PGRI Palembang?

Segel Rektorat dan Ancaman Mosi Tidak Percaya, Krisis Dialog di Universitas PGRI Palembang?
Reporter YN
21 Juni 2026

PALEMBANG,LamanQu. Com-Gelombang kritik terhadap tata kelola kampus kembali mencuat di lingkungan Universitas PGRI Palembang. Kali ini, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In