• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Jumat, Februari 6, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Komisi II DPRD Sumsel Kawal Kebijakan Pertanian, Pastikan Kesejahteraan Petani

Reporter YN
22 Maret 2025
Komisi II DPRD Sumsel Kawal Kebijakan Pertanian, Pastikan Kesejahteraan Petani
Bagikan ke Whatsapp

OKI, LamanQu.Com – Ketua Komisi II DPRD Sumatera Selatan (Sumsel), Ayu Nur Suri, SE., MM., menyoroti anjloknya harga gabah dan rendahnya daya serap BULOG, yang semakin meresahkan petani saat musim panen tiba.

Hal ini terungkap dalam kunjungan kerja (kunker) Komisi II DPRD Sumsel ke Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Kamis (20/03/25). Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan BULOG dan OPD terkait di DPRD Sumsel pada 4 Maret 2025 lalu.

Turut hadir dalam kunker ini perwakilan BULOG Sumsel, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Hortikultura Sumsel, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel, Disperindag Sumsel, serta OPD terkait di OKI, tim jemput gabah, kelompok tani, dan pemangku kepentingan lainnya.

Hasil peninjauan di lapangan menunjukkan harga jual gabah di Lempuing masih jauh di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang ditetapkan Rp6.500 per kilogram. Faktanya, petani hanya mampu menjual gabahnya dengan harga berkisar Rp5.400 hingga Rp6.100 per kilogram.

“Kondisi ini sangat merugikan petani. Mereka bekerja keras tetapi tidak mendapat harga yang layak,” ungkap salah satu perwakilan gapoktan saat berdiskusi dengan Komisi II DPRD Sumsel.

Selain harga yang rendah, pembatasan pengiriman gabah ke gudang BULOG di Palembang juga menjadi kendala. Saat ini, BULOG hanya menerima dua truk per hari karena keterbatasan kapasitas penyimpanan dan penggilingan.

“Kalau hanya dua truk per hari, bagaimana dengan ratusan ton gabah yang harus segera dijual? Ini harus segera dicarikan solusinya oleh BULOG,” tegas Ayu. Ia menyebutkan bahwa BULOG harus menambah kerja sama pihak ketiga dalam menyiapkan gudang cadangan dalam skema kerja sama dan meminta agar upaya ini dimaksimalkan.

Selain harga gabah dan daya serap BULOG, ketersediaan benih padi lokal juga menjadi masalah serius di Lempuing.

Berdasarkan laporan petani, lebih dari 60% benih yang digunakan berasal dari Provinsi Lampung dan daerah lain, bahkan sebagian dibeli secara online karena stok benih lokal di Sumsel tidak mencukupi.

“Ini ironis. Sumsel memiliki lahan sawah seluas 519.484 hektare, tetapi petani kesulitan mendapatkan benih lokal. Ketahanan pangan tidak cukup hanya dengan slogan, harus ada dukungan nyata dalam ketersediaan benih,” ujar Ayu.

Sebagai solusi, Ayu Nur Suri mendorong BULOG untuk segera membangun unit penggilingan padi (rice milling) di kabupaten penghasil padi di Sumsel guna meningkatkan daya serap gabah petani. Hal ini juga sejalan dengan program cetak sawah baru seluas 150.000 hektare di Sumsel.

Selain itu, ia meminta Pemprov Sumsel untuk segera memberikan skema bantuan modal lunak kepada petani dan gapoktan, khususnya saat musim tanam dan panen. Bantuan ini mencakup benih, pupuk subsidi yang merata, serta kemudahan akses alat dan mesin pertanian (alsintan).

“Kami juga meminta Gubernur Sumsel menerbitkan kebijakan pertanian yang lebih berpihak pada petani, memastikan harga gabah sesuai HPP, mendukung BULOG dalam menyerap gabah lebih banyak, serta menjamin ketersediaan benih padi lokal yang ditangkar di Sumsel. Ini langkah penting agar petani kita tidak terus-menerus dirugikan,” pungkas Ayu.

Komisi II DPRD Sumsel menegaskan akan terus mengawal permasalahan ini, memastikan kebijakan pertanian di Sumsel benar-benar menguntungkan petani, serta mengawasi BULOG dalam pengelolaan stok dan harga pangan agar kesejahteraan petani dapat terwujud.

Tags: Harga Gabahkabupaten penghasil padi
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Palembang Beberkan Terkait Kejadian Kapal Menabrak Rumah Warga di pinggir Sungai Musi, Ini Penjelasannya

Next Post

Kegiatan HIPMI Peduli Diiinisiasi oleh Kader Terbaik BPC HIPMI Kota Palembang, Ahsanul Amali

YN

Info Terkait

Ayu Nur Suri Dukung Satgas Serap Gabah, Pastikan Harga Sesuai HPP

Ayu Nur Suri Dukung Satgas Serap Gabah, Pastikan Harga Sesuai HPP

25 Maret 2025
harga gabah kering panen

Pemerintah Belum Tetapkan HPP, Harga Gabah Sudah Anjlok

28 Februari 2023

Berita Terbaru

Sat Binmas Polres Muratara Dipimpin Kanit Binpolmas dan Kaur Bin Ops Penyuluhan Kampung Anti Narkoba

Sumsel Tiga Besar Peningkatan Produksi Padi, Herman Deru: Ini Berkat Semangat Petani

PPAM Indonesia: Tangkap Kembali Pelaku Pembacokan atau Rakyat Kehilangan Kepercayaan pada Polri

Kompetensi First Aider Jadi Pilar Pencegahan Risiko Operasional di Kilang Plaju

Peringati Isra Mi’raj dan Sambutan Ramadhan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bapenda Palembang Perkuat Silaturahmi

Grand Good Housekeeping, Komitmen Kilang Pertamina Plaju Jaga Area Kerja Aman dan Tertib

Kepsek SMKN 2 Palembang Suparman: Silahkan Di ambil Kalau ijazah dan Raport nya ada di Sekolah

Haul dan Ziarah Kubra Ulama dan Auliya Palembang Darussalam 1447 Hijriah, Diperkirakan Dihadiri Lebih Dari 20 Ribu Orang Dari Dalam Dan Luar Negeri

HDCU Cetak Sejarah, Angka Kemiskinan Sumsel Turun ke Satu Digit

Berita Populer

Proyek Gudang PT Sriwijaya Ban Diduga Langgar Hak Pekerja, Karyawan Tanpa APD dan Tak Terdaftar BPJS

proyek pembangunan gudang
Reporter YN
31 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com — Proyek pembangunan gudang dan bengkel milik PT Sriwijaya Ban diduga melanggar hak dasar pekerja terkait keselamatan dan...

Read more

SKABIGA SPARDHA 2026 Ditutup, Disdik Sumsel Apresiasi Pembinaan Karakter Siswa

SKABIGA SPARDHA
Reporter YN
31 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Rangkaian lomba SKABIGA SPARDHA 2026 yang digelar SMK Bakti Ibu 3 Palembang resmi berakhir pada Sabtu (31/1/2026). Event...

Read more

Sumsel Health Tourism Diluncurkan, Pemprov Bidik Pasien Dalam dan Luar Negeri

Sumsel Health Tourism
Reporter YN
30 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) resmi meluncurkan program Sumsel Health Tourism atau wisata kesehatan, sebuah langkah strategis...

Read more

Sekretariat Baru BPC HIPMI Palembang Diresmikan, Walikota Palembang Ratu Dewa Dorong Kolaborasi Pengusaha Muda

BPC HIPMI Palembang
Reporter YN
4 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Walikota Palembang Ratu Dewa meresmikan Sekretariat Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Palembang masa...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In