• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Sabtu, Mei 30, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Ekobis

Workshop Pengembangan Produk Hilirisasi Kelapa Sawit Bagi UMKM dan Koperasi di Sumsel, Ini Yang Disampaikan

Reporter YN
15 November 2024
Hilirisasi Kelapa Sawit
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, LamanQu.Com – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sumatera Selatan gandeng badan pengelola dana perkebunan kelapa sawit ( bpdpks) gelar Workshop Pengembangan Produk Hilirisasi Kelapa Sawit Bagi UMKM dan Koperasi di Opi Hotel Jakabaring Palembang, Jum’at (15/11/2024).

Laporan Ketua Panitia Ir. Sujarwo mengatakan, kegiatan Workshop hari ini peserta dilibatkan dari tiga universitas, dan Yayasan yang ikut andil dalam Hilirisasi Kelapa Sawit dan UMKM.

“Diharapkan setelah hadir dari kegiatan workshop ini, bisa menciptakan lapangan kerjasendiri, bahwa dengan sawit bukan hanya menghasilkanminyak Sawit VCO,” katanya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perkebunan (Kadisbun) Sumsel Ir. Agus Darma menyampaikan bahwa a cara ini memiliki makna yang besar untuk pembangunan di Sumatera Selatan.

“Kita saat ini banyak sekali menghadapi problema seperti inflasi, tapi untuk sektor sawit tidak banyak terpengaruh bahkan menyumbang. Dan akselarasi pembangun diperkebunan, dilakukanpengendukasian dalam bentuk pelatihan dengan tujuan untukmendapatkan produk baru,” bebernya.

Disisi lain, dulu generasi yang sempat tren yaitu Perkebunan karet, tapi untuk saat ini Perkebunan sawit menjadi primadonannya. Bahkan di India saat ini lahan-lahan banyak dialihfungsikanjadi Perkebunan Sawit, padahal sebelumnya India terkenaldengan penyumbang Pangan Dunia.

“Yang paling penting bagaimana mengutamanakan Hulu dan hilirisasi,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Ketua DPW Apkasindo Muhammad Yunus DPW Apkasindo berada di 17 kabupaten, kedepannya Apkasindo lebih berperan dalam program PSR. Dimana program ini bergerak Tanaman Selak dipenerima PSR ayng mana diwajibkan untuk menanam padi gogo untukmensukseskan dan dukung progam dari bapak presiden RI.Bapak Prabowo.

“Dengan terselenggaranya kegiatan workshop ini mahasiswadapat mengambil alih untuk mencipkan lebih banyakLapangan pekerjaan,” ungkapnya.

Ketua DPP Apkasindo Dr. Rino Afrino, S.T, M.M menambahkan bahwa Apkasindo Petani Sawit menjadikan salah satu aspeknya, yaitu Perkebunan yang legalitasnya jelas, kepemilikan Lahan. Karena banyak petani Indonesia saat ini, banyak yang tidak bisa ikut andil dalam PSR. Kedua, Produktifitas harus naik. Bagaimana caranya, yaitumengikuti mengganti dengan bibit pupuk Sriwijaya,peremajaan bibit sawit.

“Harga yang Baik. Peran Konkrit dalam menjaga martabatpetawi sawit yang dilakukan 2 mingggu sekali dan Nilai Tambah. Diiluar negeri mendapatkan hasiltambahan dari koperasi,” tambahnya.

Sementara itu, Analis Divisi UKMK BPDPKS Anwar Sadat mengungkapkan peran Petani Kelapa Sawit sangat penting karena proporai penguasaan lahannya kurang lebih 42% dari total lahan kelapa sawit di Indonesia. Kontribusi dari sektor kelapa sawit menyumbang sekitar 12% devisa ekspor non Migas di tahun 2023 dan kontribusi ke APBN 2023 kurang lebih 88 Triliun dari Pajak, PNBP, dan Bea Keluar. Diharapkan agar sektor sawit tetap eksis dan berkelanjutan.

“Dukungan khusus untuk pengembangan UMKM dan Koperasi dalam bentuk Workshop, Riset pengembangan produk, Pengembangan kapasitas UKMK Sawit, dan diikutsertakan dalam promosi dan pameran,” jelas Anwar.

Mitra Petani Kelapa Sawit Ir. Amirudin, menjelaskan bahwa Kemitraan dan petani kelapa Sawit itu saling menguntungkan satu sama lain. Apkasindo diharapkan untuk memperjuangkan permasalah petani sawit.

“Dengan Adanya Penandatangan PP 47 Tahun 2024 : Penghapusan utang dan Program pemecahan kementrian,” pungkasnya.

Sementara itu, Zulhermana Sembiring Head of Seed Production and Commercial PT Sampoerna Agro mengatakan, pada workshop ini pihaknya menyampaikan tentang benih unggul.

“Kita tahu bahwa kunci utama untuk menghasilkan produktivitas itu adalah dari benih yang unggul. Benih unggul itu kita tanam untuk masa 30 tahun. Jadi tidak bisa sembarangan. Fokus kita adalah pentingnya untuk menanam benih unggul. Kemudian bagaimana cara memproduksi benih unggul itu tidak segampang itu,” bebernya.

“Karena orang berpikir pokok yang bagus diambil bijinya kemudian ditanam itu sudah bagus, padahal tidak seperti itu. Karena ada prosesnya. Tahapan ini kita sampaikan,” tambahnya.

Selain itu, sambung dia, pihaknya juga menyampaikan tanaman kelapa sawit yang mereka hasilkan ini ada beberapa varietas. Nanti bisa disesuaikan dengan kondisi lingkungannya.

“Jadi ada beberapa varietas yang ditawarkan kepada petani. Yang penting adalah kita sampaikan agar menggunakan benih unggul karena sekali kita tanam untuk 30 tahun itu menentukan produktivitas kita. Kendati demikian benih unggul itu tidak cukup karena juga perlu perawatannya. Jadi tanaman juga butuh perawatan. di sini hadir petani dan mahasiswa maka ini bisa menjadi modal untuk bergerak ke depan,” tandasnya.

Ditempat yang sama Seed Sales PT. Sampoerna Agro, Y.Hermawati WR mengatakan, ada dua jenis tipe buah sawit yang pihaknya perkenalkan yakni virescens dan nigrescens.

“Untuk nigrescens ketika mentah berwarna hitam saat matang menjadi orange kehitaman. Tipe virescance ketika mentah berwarna hijau saat matang berwarna orange,” katanya.

Dia menjelaskan keunggulan virescens adalah mudah dalam pemanenan. Karena ketika matang warnanya benar-benar berubah. Selain itu sawit tipe virescens sebut sawit masa depan karena kandungan beta carotin yang paling tinggi.

“Kita memproduksi 6 jenis varietas Sriwijaya 1, Sriwijaya 2, Sriwijaya 3, Sriwijaya 4, Sriwijaya 5 dan Sriwijaya 6. Yang tipe virencens dihasilkan dari Sriwijaya 1. Itu kemungkinan muncul warna orange nya 50 persen. Kedepan kita kembangkan riset untuk buahnya 100 persen berwarna orange. Semoga tahun 2025 sudah bisa terealisasi,” pungkasnya.

Tags: Asosiasi Petani Kelapa Sawit IndonesiaHilirisasi Kelapa Sawit
ADVERTISEMENT
Previous Post

Puluhan Massa Dari Masyarakat Anti Korupsi (MAK) Sumatera Selatan Demo di Kantor Kejari Palembang, Laporkan Dugaan Korupsi di PUPR Palembang

Next Post

Dukung Persiapan Patroli Jelang Pilkada Dandim Periksa Kendaraan Patroli Anggota

YN

Info Terkait

Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia

Apkasindo Jalin PKS dengan BPJS Ketenagakerjaan

21 Oktober 2022
Hilirisasi Kelapa Sawit, Kelapa Sawit Menjadi Bensin, Inisiasi Pengolahan Kelapa Sawit

Fokus Hilirisasi Kelapa Sawit, Muba Gandeng KADIN Sumsel

7 Desember 2020

Berita Terbaru

Pemuda ICMI Sumsel Sembelih 1 Sapi dan 2 Kambing, Daging Kurban Dibagikan ke Masyarakat

Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan Lakukan Monitoring dan Penguatan di Rutan Kelas I Palembang

PLN UID S2JB Tebar Kepedulian Lewat Qurban, Hadirkan Kebahagiaan untuk Masyarakat Sekitar dalam Momentum Idul Adha

Wujud Syukur dan Kepedulian, Hj Diana Potong 9 Ekor Sapi Kurban di Tiga Kecamatan

Idul Adha 1447 H, Fauzi Amro Bersama Firmansyah Serta Ali Subri Bagikan Daging Kurban kepada Warga Palembang

PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Salurkan Hampir 2.000 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat

Semarak Iduladha di Kilang Plaju, Ribuan Kantong Daging Qurban Disalurkan Penuh Kepedulian

Ice Trisnawati Terpilih Pimpin INKINDO Sumsel 2026–2031, Konsultan Lokal Minta Perlindungan

Idul Adha 1447 Wagub Cik Ujang Tekankan Keikhlasan Berkorban dan Pelayanan untuk Masyarakat

Berita Populer

Prof Sri Rahayu: Jambore Sumsel Harus Berlanjut dan Masuk Agenda Wisata Tahunan Sumsel

Prof Sri Rahayu: Jambore Sumsel Harus Berlanjut dan Masuk Agenda Wisata Tahunan Sumsel
Reporter YN
24 Mei 2026

Palembang,LamanQu.Com-Rangkaian kegiatan Jambore Sumsel 2026 resmi ditutup melalui Closing Ceremony dan pemberian awarding kepada pelaku UMKM serta sponsor pendukung, Minggu...

Read more

PWNU Sumsel dan DPW PKB Gelar Mancing Bersama, Perkuat Sinergi untuk Umat

PWNU Sumsel dan DPW PKB Gelar Mancing Bersama, Perkuat Sinergi untuk Umat
Reporter YN
24 Mei 2026

Palembang,LamanQu.Com-Ketua PWNU Sumatera Selatan, Ustadz Hendra Zainuddin bersama Ketua DPW PKB Sumsel, Nasrul Halim, menggelar kegiatan mancing bersama sebagai ajang...

Read more

Sering Salah Sasaran, Chairul S Matdiah Jelaskan Mengapa Gubernur Tak Bisa Perbaiki Semua Jalan Rusak

Sering Salah Sasaran, Chairul S Matdiah Jelaskan Mengapa Gubernur Tak Bisa Perbaiki Semua Jalan Rusak
Reporter YN
24 Mei 2026

Palembang, LamanQu. Com-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Selatan (DPRD Sumsel) Chairul S Matdiah, meminta masyarakat untuk lebih jeli...

Read more

Program MBG Lindungi ASI Eksklusif, Kepala BGN Luruskan Aturan Makan Bergizi Gratis

Program MBG, ASI Eksklusif
Reporter lian
23 Mei 2026

LamanQu.Com - Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana meluruskan kabar miring soal Program Makan Bergizi Gratis. Oleh karena itu, pihaknya...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In