• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Senin, April 13, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Ketua DPRD Provinsi Sumsel Menerima Keluhan Para Purnawirawan Kodam II Sriwijaya Terkait Masalah Tanah Kaplingan Milik Kodam II Sriwijaya

Reporter Editor Sumsel
16 Februari 2023
Masalah Tanah Kaplingan, Kodam II Sriwijaya
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Ketua DPRD Sumsel Hj. R.A. Anita Noeringhati, S.H., M.H menerima audiensi dari purnawirawan TNI Kodam II/Sriwijaya, Kamis (16/2/2023). Kedatangan mereka untuk meminta bantuan Ketua DPRD Sumsel dalam penyelesaian tentang pembelian tanah kaplingan Kodam II/Sriwijaya yang sampai saat ini belum jelas.

Anita mengatakan, hari ini dia menerima audiensi dari bapak Letkol Purnawirawan Jonson Monte bersama beberapa PNS maupun anggota dari Kodam yang mereka menyampaikan keresahannya bahwa di tahun 2001 mereka ditawarkan untuk membeli kaplingan di Kodam II Sriwijaya, dengan cara potong gaji. “Harga tanah dengan luas satu kapling 400 meter sekitar Rp 2.400.000 an itu dibayar dengan cara diangsur dipotong gaji,” ujarnya.

“Mereka membeli itu berharap mereka ingin bertempat di komplek Kodam II Sriwijaya. Itu bagian dari blok i. Tapi sampai pada tahun 2023 belum ada kejelasan. Pada tahun 2008 mereka, untuk nama mereka ada. Tapi di 2019 nama mereka sudah tidak ada sehingga Pak Jonson Monte mempunyai keberanian untuk mempertanyakan langsung kepada Panglima, Kasad dan kepada Pangdam dengan surat dan lain sebagainya. Mereka sudah berorganisi diterima Itwasdam namun sampai saat ini belum tidak ada jawaban,” bebernya.

Anita menuturkan, mereka datang ke sini karena ini rumah rakyat. Karena dia adala wakil masyarakat.

“Jadi ini kewajiban saya, nanti saya ingin mengkonfirmasi kepada beliau Pak Pangdam. Karena Pak Pangdam tentunya tidak tahu masalah ini karena beliau baru. Sehingga permasalahan ini bisa terang benderang. Sebetulnya Ada apa karena kita menghargai mereka yang datang ke sini adalah purnawirawan yang pada waktu itu gajinya saja yang sekian sudah dipotong sekian, itu mereka betul-betul sangat dirugikan,” bebernya.

Lebih lanjut Anita mengungkapkan, dari laporan pak Jonson Monte yang dirugikan itu sebanyak 500 orang. Namun yang datang kesini mewakili ada 15 orang. Sehingga ini menjadi menjadi sampel untuk meneliti ulang mengevaluasi tentang permasalahan ini.

“Kita masih menunggu data yang saya minta tadi kepada seluruh yang dirugikan. Seperti yang disampaikan Pak Jonson Monte ada bukti pemotongan gaji, ada bukti dan lain-lain sebagainya untuk mendukung bahwa memang betul mereka korban dari pembelian kavling yang tidak ada wujudnya sampai sekarang,” katanya.

“Kita belum tahu siapa yang salah kita belum tahu. Saya nanti akan konfirmasi kepada beliau Pak Pangdam sebagai Forkompinda,” tandas Anita.

Sementara itu, Letkol Purnawirawan Jonson Monte mengatakan, dia mewakili kawan-kawan semua karena tidak mungkin Barang ini bisa berjalan sendiri. Makanya dia berkeinginan supaya menyelesaikan masalah ini.

“Tadi saya sampaikan kepada ibu Ketua DPRD Sumsel tadi permasalahan ini sebenarnya kami tidak menuntut kami tempat sekarang ini. Karena kami tahu bagaimana masalahnya, tetapi kalau dialihkan lokasinya di tempat yang lain tempatnya tidak ada masalahnya itu saja,” katanya.

“Kami selama 21 tahun ini sudah sabar. Kalau ini tidak selesai lagi maka akan kami tindakan lanjuti di DPR ini DPR Pusat. Bahkan kami siap mengadu ke Presiden,” ucapnya.

Jonson mengungkaokan, lokasi tanah Kodam II Sriwijaya ini di Barangan Talang Kelapa. Untuk ukuran tanah kaplingannya ada 400 meter dan ada 200 meter.

“Harapan kami setelah kami ketemu dengan Bu ketua DPRD Sumsel, kami senang sekali dan kami mengharapkan ibu Ketua DPRD Sumsel bisa membantu kami untuk membantu mencari solusi kami minta penjelasan bagaimana penyelesaian masalah ini,” tandasnya.

Tags: Ketua DPRD Sumselpembelian tanah kaplingan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Unsri Tambah Dua Guru Besar

Next Post

Realisasi Investasi Triwulan IV Tahun 2022 Provinsi Sumsel Lampaui Target

Editor Sumsel

Info Terkait

Ketua DPRD Sumsel Dorong Pemprov Untuk Segera Mengambil Langkah Cepat dan Tepat Dalam Penanganan Ambruknya Jembatan di Lahat

Ketua DPRD Sumsel Dorong Pemprov Untuk Segera Mengambil Langkah Cepat dan Tepat Dalam Penanganan Ambruknya Jembatan di Lahat

30 Juni 2025

Berita Terbaru

Energi Pemuda Menggema di Palembang, Diskusi ‘Tunggu Aku Sukses Nanti’ Dorong Aksi Nyata

STOP BAGI-BAGI ATAU “JUAL MURAH” GELAR ADAT SANGSAKO MINANGKABAU KEPADA BUPATI DAN LAINNYA

Effendi Mulia, S.H. Warning Keras Aparat: Dugaan Praktik Nakes Ilegal di Ogan Ilir Harus Disikat Tuntas, Jangan Sampai Negara Kalah!

OPINI: Rencana Membangun Generasi Unggul Melalui Vokasi, Menjadikan Muba “Tuan Rumah” di Tanah Sendiri

Kisah Pilu Warga RW 05 Sungai Buah:Puluhan Tahun Bermukim, Terancam Diusir Paksa Dari Klaim Sepihak

YBH Sumsel Berkeadilan Gagas Kampung Iklim di Palembang, Ajak Warga Peduli Lingkungan

Sidang Praperadilan Dua Tersangka, Kuasa Hukum Soroti Prosedur Penangkapan hingga Penggeledahan

DPMPTSP Sumsel Lakukan WFO Selama WFH, Berikut Yang Disampaikan

Jelang Pit Stop 2026, Kilang Pertamina Plaju Gelar Doa Bersama dan Santuni Yatim

Berita Populer

Rutan Kelas I Palembang Gelar Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Keluarga Warga Binaan dan Warga Sekitar

Rutan Kelas I Palembang Gelar Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Keluarga Warga Binaan dan Warga Sekitar
Reporter YN
27 Maret 2026

Palembang. Lamanqu. Com Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat hubungan kekeluargaan, Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang menggelar kegiatan...

Read more

Dua Hari Hilang, Tersangka Narkoba di Palembang Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Propam Turun Tangan

Dua Hari Hilang, Tersangka Narkoba di Palembang Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Propam Turun Tangan
Reporter YN
27 Maret 2026

Palembang, LamanQu.Com - Dugaan brutalitas aparat kembali mencoreng wajah penegakan hukum. Seorang tersangka kasus narkoba di Sumatera Selatan diduga mengalami kekerasan...

Read more

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Lakukan Aksi Nyata Hemat Energi Melalui Earth Hour 2026

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Lakukan Aksi Nyata Hemat Energi Melalui Earth Hour 2026
Reporter YN
29 Maret 2026

Plaju. Lamanqu. Com Kilang Plaju berpartisipasi dalam gerakan global Earth Hour 2026 sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan. Aksi ini...

Read more

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Berdayakan Warga Olah Eceng Gondok Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Berdayakan Warga Olah Eceng Gondok Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Reporter YN
27 Maret 2026

  Plaju. Berita Suara Rakyat. Com Pertamina Patra Niaga Refinery Unit III Plaju terus mendorong penguatan inovasi berbasis lingkungan secara...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In