• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Kamis, Februari 26, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumsel : Penyaluran KUR Untuk UMKM di Sumsel Lebih Kurang Rp 10,5 Triliun

Reporter Editor Sumsel
22 Desember 2022
Penyaluran KUR Untuk UMKM, UMKM di Sumsel
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Total UMKM yang ada di Sumsel berdasarkan laporan Dinas Koperasi dan UMKM dari 17 kabupaten dan kota berjumlah 2,2 juta UMKM. Namun yang terdata by name by addres berjumlah 860 ribu UMKM. Tahun ini untuk KUR yang sudah disalurkan ke UMKM mencapai lebih kurang Rp 10,5 triliun.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumsel Ir. H. Amiruddin, M.Si saat diwawancarai diruang kerjanya, Kamis (22/12/2022).

Amiruddin mengatakan, UMKM di Sumsel meliputi bidang kuliner, fashion, kriya, kecantikan dan kebugaran dan banyak lagi. Di Sumsel ini sumbangsih dari UMKM itu sangat besar untuk menggerakkan ekonomi. Karena 90% usaha ini digerakkan oleh UMKM. Berarti di UMKM ini berkontribusi terhadap perkembangan perekonomian di Sumsel yang tersebar di 17 kabupaten kota.

“Jumlah UMKM berdasarkan laporan dari kabupaten dan kota mencapai 2,2 juta UMKM. Namun yang terdata by name by address sekitar 860.000 UMKM. UMKM ini bukan hanya usaha tetap seperti tokoh atau warung, tapi pedagang online, pedagang keliling juga UMKM. Jadi perkiraan kami berani mengatakan itu jumlah UMKM 2,2 juta di Sumsel ini namun yang terdata by name by addres 860.000 UMKM,” katanya.

Lebih lanjut Amiruddin menerangkan, kategorinya UMKM berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang mengatur kemudahan perlindungan pemberdayaan koperasi dan UMKM yang dikatakan usaha mikro itu kalau mempunyai modal usaha sampai Rp 1 miliar untuk modal usaha di luar bangunan dan tanah itu disebut usaha mikro. Kemudian, modal usaha Rp 1 sampai Rp 5 miliar itu disebut usaha kecil. Kemudian modal Rp 5 miliar sampai Rp 15 miliar itu disebut usaha menengah.

“Untuk omset pertahun sampai dengan Rp 2 miliar itu disebut mikro. Untuk omset Rp 2 miliar sampai Rp 15 miliar itu usaha kecil. Tapi omset pertahun di atas Rp 15 sampai 50 miliar itu usaha menengah,” bebernya.

Amiruddin menjelaskan, untuk pembinaan kepada UMKM yaitu pelatihan, pendidikan, membantu pemasaran melalui marketplace. Kemudian melalui ekspo. Kemarin ada ekspo pempek dan banyak lagi.

“Sering ada pameran-pameran itu ada banyak hampir setiap Minggu kita ada pameran UMKM ini itu termasuk pembinaan kita bekerja sama dengan komunitas. Setiap OPD melakukan kegiatan itu ada pameran itu UMKM semua yang mengisi. Ada bazar bazarnya itu UMKM. Semua itu bentuk kita pemberdayaan terhadap UMKM,” tuturnya.

“Kita juga membina UMKM untuk melek teknologi. Pemasaran pedagang melalui online, laporan keuangan, pelatihan digital itu sudah banyak kita laksanakan. Kita mengadakan pelatihan digitalisasi memfasilitasi melalui katalog lokal yang ada di pemda. Kita bantu untuk memasarkan di lokal kita juga membantu di marketplace marketplace. Contohnya ada melalui marketplace Sumsel mall, IBS. Kemudian masuk di dalam perindustrian ada rumah kemasan. Melalui marketplace itulah pemasarannya dan banyak dinas mempunyai marketplace UMKM tidak hanya di dinas UMKM dan Koperasi,” bebernya.

Dia menjelaskan, UMKM itu ada 3 permasalahannya yakni keterampilan, permodalan dan pemasaran. “Kalau permasalahan tadi sudah kita bahas. Masalah permodalan akses permodalan ini ada akses permodalan melalui kredit usaha rakyat (KUR) itu bunganya rata-rata 6% karena bunganya di subsidi oleh pemerintah sisanya. Kalau konvensional bisa 15% per tahun bunganya. Tapi kalau di KUR hanya 6% bunganya pertahun. Itu salah satu upaya-upaya untuk mendorong UMKM,” bebernya.

“Perbankan itu bisa melalui Himbara yakni bank pemerintah ada 11 bank pemerintah penyaluran KUR. Ditambah BCA dan banyak swasta yang juga ikut menyalurkan KUR. Di tahun ini lebih kurang Rp 10,5 triliun tersalur untuk UMKM di provinsi Sumsel. Penyaluran KUR itulah bisa membantu UMKM apapun bentuknya bentuk usaha itu UMKM dengan batasan yang disebutkan tadi. Untuk KUR itu maksimal pinjaman modal Rp 500 juta. Kemudian yang lain dilihat jenis usahanya peminjam itu bank bankable-nya dilihat mereka sanggup tidak memenuhi persyaratan bank. Kemudian dilihat jenis usahanya,” tandasnya.

Tags: Penyaluran KUR Untuk UMKMUMKM di Sumsel
ADVERTISEMENT
Previous Post

31 Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cinde Diberikan Bantuan Modal

Next Post

BPC HIPMI Kota Palembang Periode 2022-2025 Siap Bermitra dengan Pemkot Palembang

Editor Sumsel

Info Terkait

Diklat Konsolidasi Organisasi

HIPMI Sumsel Gelar Diklat Konsolidasi Organisasi dan Penguatan Kaderisasi

18 Februari 2025
Bantuan Sarana Perdagangan, UMKM di Sumsel

1.202 UMKM di Sumsel Terima Bantuan Sarana Perdagangan

12 Juni 2023

Berita Terbaru

Kepedulian Babinsa di Lokasi TMMD, Dampingi Anak Sekolah Lintasi Jalan Berlumpur

Langkah Tegap di Tanah Pengabdian: Dandim Kebumen Tinjau TMMD dan Rangkul Hangat Warga Somagede

TMMD ke-127 Gelar Sosialisasi PHBS ke Pelajar SMKN 1 Rancabali

Energi Sepenuh Hati, Kilang Pertamina Plaju Salurkan 500 Paket Sembako

Polda Sumsel Perkuat Kamtibmas Kota Palembang Selama Ramadhan

Rumah Reyot Kini Jadi Bagus, Aksi TMMD Kodim 0624/Kabupaten Bandung Banjir Pujian

Harper Palembang Tawarkan Promo Spesial dan Live Music di Program Bukber Ruby Al Barakah

Idham Faca Buka Suara Soal Tudingan SCW Terkait Dugaan Keterlibatan KSOP dalam Penyelundupan BBM Ilegal

Satgas TMMD ke-127 Tinjau Lokasi Bak Penampungan Air dan Pipanisasi di Desa Cipelah

Berita Populer

Dari Kepedulian Menjadi Aksi, SPP RU III Dukung Pemulihan Sumatera

Pemulihan Sumatera
Reporter YN
20 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Semangat solidaritas dan kepedulian terhadap sesama terus menjadi nilai yang hidup di lingkungan PT Pertamina Patra Niaga...

Read more

Sinergi TNI dan Rakyat di TMMD ke-127 Kodim 0624/Kabupaten Bandung

TMMD ke-127 Kodim 0624
Reporter UMR
20 Februari 2026

Kabupaten Bandung, LamanQu.Com Semangat kebersamaan TNI dan masyarakat terus membara di Kabupaten Bandung. Hal ini terlihat jelas dalam pelaksanaan program...

Read more

TMMD Reguler Ke-127 di Cipelah, Progres Pengecoran Jalan Capai 666 Meter

Progres Pengecoran Jalan
Reporter UMR
21 Februari 2026

Kabupaten Bandung, LamanQu.Com – Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)...

Read more

Tingkatkan Ketahanan Pangan dan Ekonomi Desa Cipelah, Satgas TMMD ke-127 Cek Bantuan Benih Lele

Ekonomi Desa Cipelah
Reporter UMR
21 Februari 2026

Kabupaten Bandung, LamanQu.Com - Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0624/Kab. Bandung Serma Choirul bersama Babinsa Serda Taryana melaksanakan pengecekan bantuan...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In