• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Kamis, Mei 28, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Gelar Wisuda ke-163, Rektor Unsri Berharap Lulusan Banyak Yang Berwirausaha

Reporter Editor Sumsel
14 Desember 2022
menciptakan lapangan pekerjaan
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Unsri menggelar wisuda ke-163 bertempat di Fakultas Hukum Tower 8 Unsri Palembang, Rabu (14/12/2022). Jumlah mahasiswa yang diwisuda sebanyak 880 orang.

Dalam kesempatan itu, Rektor Unsri Prof. Dr. Ir. H. Anis Saggaff, MSCE., IPU., ASEAN.Eng berharap agar alumni Unsri dapat berwirausaha sehingga menciptakan lapangan pekerjaan.

“Wisuda sekarang wisuda masih daring karena covid-19 masih naik lagi. Kita menunggu pemerintah kalau sudah dinyatakan clear, kedepan baru kita full wisuda tatap muka. Wisuda daring saat ini idak ada masalah, itulah gunanya teknologi secara daring kalau untuk berfoto bisa menemui Rektor,” ujarnya.

Anis menjelaskan, yang dipikirkan alumni sekarang ini adalah bagaimana pasca kampus . Artinya mereka bekerja sesuai dengan keinginan. Sekarang generasi muda senang berwirausaha, dan sekarang lagi menjamur anak muda berwirausaha.

“Mudah-mudahan setelah covid-19, anak-anak bangsa kita yang muda-muda ini berwirausaha. Karena sekolah itu sebenarnya meningkatkan pola pikir dan perhitungan yang matang yakni manajemen,” katanya.

Menurutnya, saat ini ada yang bias. Sehingga pemerintah jadi berat karena setelah tamat mau jadi PNS. Padahal sudah diketahui jumlah penerimaan PNS sedikit tapi masih banyak yang menunggu untuk menjadi PNS. Karena mindsetnya belum terbuka.

“Ini ada pergeseran, saya di era tahun 1970 an yang bekerja di Pemda itu kalau sekarang PNS dulu namanya Kota praja yang sekarang PNS itu tidak terlalu banyak. Maindsetnya orang dulu adalah berbisnis, karena orang pebisnis ini uangnya lebih banyak,” bebernya.

Anis mengungkapkan, kondisi sekarang ini terbalik, lulusan Perguruan Tinggi ini mengejar untuk menjadi PNS. Generasi kedepan itu harus dibalik dikembalikan pola pikirnya agar mereka itu berbisnis. Apalagi kondisi dunia saat ini sudah terbuka, sehingga tidak bisa lagi menghalangi segala sesuatu tidak boleh. Karena sekarang seluruhnya sudah one word (satu dunia).

“Jadi yang paling penting tanah kita, bangsa kita dan aset kita itu dikelola oleh anak-anak bangsa. Perguruan Tinggi mempunyai kewajiban untuk itu jadi di dalam proses pendidikan jadi kita sampaikan ke mereka bahwa pasca kampus bukan berarti mencari pekerjaan di ruangan AC. Karena lulusan Perguruan Tinggi ini bertujuan untuk mengabdi kepada bangsa. Sumpahnya salah satunya akan mengamalkan semua ilmu yang didapat itu untuk kepentingan bangsa, negara tanah air bahkan siap mengabdi untuk masyarakat. Kalau yang ada mau menjadi karyawan sah saja tapi itu bukan tujuan nomor satu,” katanya.

Lebih lanjut Anis menjelaskan, untuk perbandingan yang lulus yang masa lalu, yang masuk dengan yang lulus kita bandingkan yang sekarang ini ada peningkatan APK.

“Artinya antara mahasiswa yang masuk dengan yang diwisuda tiap tahunnya, saat ini sudah mendekati sama. Artinya banyak yang tepat waktu,” ucapnya.

Anis menerangkan, dalam Permen 44 mematok 5 tahun proses pembelajaran.

“Pada saat itu saya ditahun pertama menjadi Rektor. Kita dalam waktu 5 tahun itu tamat berdasarkan Permen Kemendikbudristek nomor 44 itu sudah jalan. Tapi ada dari Perguruan Tinggi Swasta agak berat mencapai itu. Sehingga mereka protes Kementeri lan. Sehingga Kemendikbudristek kembalikan lagi ke tujuh tahun untuk S1. Kita Unsri sudah tetapkan 5 tahun untuk S1 paling lama. Di Unsri sudah berkisar 7 semester 3,5 tahun ada yang 4 tahun dan sedikit yang 9 semester. Karena yang lewat 9 semester itu sudah tidak ada lagi. Karena sudah kita treatment mulai dari tahun 2016. Unsri itu sudah dari tahun 2016 ditreatment sekarang terlihat lulusan kita raya rata selesai dalam waktu 3,5 tahun sampai 4 tahun,” paparnya.

“Kedepan harapan kita dengan sistem yang sudah bagus ditingkatkan lagi. Mahasiswa itu 7 sampai 8 semester saja itu bisa saya optimis. Karena masuk Unsri ini ketat seleksinya, ujiannya bisa mengikuti berbagai seleksi mulai SNMPTN, SBMPTN dan USM. Artinya mereka tersaring dengan baik bagus artinya harusnya cepat selesai kuliah di Unsri,” tandasnya.

Tags: menciptakan lapangan pekerjaanWisuda Daring
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ketua Umum Pengrov Taekwondo Indonesia Sumsel Hj Meilinda Lepas Kontingen Taekwondo Sumsel Untuk Bertanding ke Kejurnas di Tanggerang Banten

Next Post

Unsri Gelar Silaturahmi dengan Media

Editor Sumsel

Info Terkait

menginspirasi banyak pihak, menciptakan lapangan pekerjaan. mencetak sarjana pengusaha

Sosok Herman Deru yang Merakyat Jadi Inspirasi Rektor USS 

2 Oktober 2021

Berita Terbaru

Prof Sri Rahayu: Jambore Sumsel Harus Berlanjut dan Masuk Agenda Wisata Tahunan Sumsel

Sering Salah Sasaran, Chairul S Matdiah Jelaskan Mengapa Gubernur Tak Bisa Perbaiki Semua Jalan Rusak

PWNU Sumsel dan DPW PKB Gelar Mancing Bersama, Perkuat Sinergi untuk Umat

Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie Titip Pesan Persatuan untuk AMKI Sumsel

PLN Sampaikan Progres Pemulihan Kelistrikan di Sumatra, Pulih bertahap, Lebih dari 8,3 juta Pelanggan Telah Menikmati Kembali Pasokan Listrik

Fakar Indonesia Dorong Pembentukan Akademik Khusus Cetak Guru Profesional

Targetkan Generasi Muda, Acara LIKE IT 2026 Resmi Diluncurkan di Yogyakarta

Laga Persib vs Persijap, KAI Bandung Imbau Penumpang Tak Pakai Atribut Bola

Program MBG Lindungi ASI Eksklusif, Kepala BGN Luruskan Aturan Makan Bergizi Gratis

Berita Populer

Program MBG Lindungi ASI Eksklusif, Kepala BGN Luruskan Aturan Makan Bergizi Gratis

Program MBG, ASI Eksklusif
Reporter lian
23 Mei 2026

LamanQu.Com - Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana meluruskan kabar miring soal Program Makan Bergizi Gratis. Oleh karena itu, pihaknya...

Read more

SPMB Ramah 2026 Sumsel Diluncurkan, Penerimaan Siswa Objektif, Transparan, Akuntabel, Berkeadilan dan Tanpa Diskriminasi

SPMB Ramah 2026 Sumsel Diluncurkan, Penerimaan Siswa Objektif, Transparan, Akuntabel, Berkeadilan dan Tanpa Diskriminasi
Reporter YN
23 Mei 2026

Palembang,LamanQu. Com-Peluncuran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Ramah Tahun 2026 Provinsi Sumatera Selatan resmi digelar di Aula SMA Negeri 1...

Read more

Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopianto Hadiri Peluncuran SPMB 2026 Sumsel, Siap Awasi SPMP Secara Menyeluruh

Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopianto Hadiri Peluncuran SPMB 2026 Sumsel, Siap Awasi SPMP Secara Menyeluruh
Reporter YN
23 Mei 2026

Palembang, LamanQu.Com - Peluncuran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Ramah Tahun 2026 Provinsi Sumatera Selatan resmi digelar di Aula SMA...

Read more

Gandeng Green Diplomacy Network, Wapres Gibran Pacu Kualitas SDM Muda di Kancah Global

Green Diplomacy Network
Reporter lian
21 Mei 2026

LamanQu.Com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima kunjungan kehormatan dari perwakilan Green Diplomacy Network (GDN) di Istana Wakil Presiden,...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In