• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Senin, April 13, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Hukum

Pemilik Truk Penyebab Kecelakaan Maut Lian Sunandar Tidak Bersedia Memberikan Kompensasi Yang Sesuai, Istri Korban Siap Tempuh Jalur Hukum

Reporter Editor Sumsel
8 Juli 2021
Pemilik Truk Penyebab Kecelakaan Maut
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Kecelakaan maut di Jalan Tanjung Api Api pada 17 Juni 2021 yang menyebabkan Lian Sunandar meninggal dunia masih menyisakan duka mendalam pada keluarga korban yakni istri korban Rani dan tiga anaknya. Pasalnya, sampai saat ini belum ada kesepakatan kompensasi perdamaian dari pihak pemilik mobil truk yakni Tedi.

Rani mengatakan, pada jam 1 siang tanggal 17 Juni 2021 dia mendapat telpon yang mengatakan kalau suaminya kecelakaan di Jalan Tanjung Api Api. “Saya disuruh ke RS Myria. Ketika saya sampai di RS Myria suami saya sempat ngomong ditumbur truk fuso. Badannyo sakit galo, dari punggung sampai perut sakit. Dari hasi ronsen, USG ternyata tulung rusuk patah, perutnya banyak cairan sehingga harus dilakukan operasi. Setelah masuk ruang operasi, belum sempat operasi ternyata tidak bisa ditolong. Dan jam 5.40 sore dinyatakan meninggal,” katanya saat dihubungi via telepon, Rabu (7/7/2021) malam.

Saat masih di RS Myria, kata Rani, datang perwakilan dari pihak pemilik truk bernama Tomi, dan dia menyatakan pemilik truk siap bertanggung jawab untuk biaya Rumah sakit. “Saat malam itu, Tomi memberi uang Rp 500 ribu.Saat akan membawa jenazah suami saya keluar Rumah Sakit, biaya saat di Rumah Sakit dibayar oleh teman suami saya Rp 3 jutaan. Ketika jenazah suami saya sudah dirumah, Pak Tomi datang lagi mengucapkan duka dan pak Tomi memberikan uang duka Rp 2 juta. Dan saya terima,” katanya.

“Saat hari kedua, dan hari ketiga. Pak Tomi membawakan sembako. Dan pada hari keempat datang lagi Pak Tomi, anak pak Daud, dan Polisi. Pak Tomi menyatakan kalau yang punya truk adalah Pak Daud yang rumahnya di Gasing, dan Pak Daud terkenal dermawan. Dan suka sedekah setahun sekali. Pak Tomi menawarkan uang kompensasi perdamaian Rp 25 Juta. Dan kakak saya Zul ngomong tidak bisa menerima uang Rp 25 juta itu sebagai uang damai, karena almarhum meninggalkan tiga anak yang masih kecil anak pertama umur 5 tahun, anak kedua umur 2 tahun dan anak ketiga umur 7 bulan. Karena anak-anak saya masih kecil, kakak saya menyatakan uang damai Rp 25 juta itu tidak mencukupi kebutuhan anak-anak sampai tamat SMA. Kakak saya meminta uang kompensasi damai Rp 150 juta. Pak Tomi menuturkan mereka tidak sanggup kalau uang damai Rp 150 juta. Dan Pak Tomi menyatakan siap memberikan uang damai Rp 40 juta. Kakak saya menyatakan belum bisa menerima uang damai kalau cuman Rp 40 juta. Sehingga dalam pertemuan itu tidak ada kesepakatan. Pak Tomi ngomong agar komunikasi lagi ditelepon kalau ada yang mau disampaikan,” paparnya.

Rani menjelaskan, besoknya Pak Tomi menelpon mertunya dan menyatakan tidak sanggup kalau membayar uang perdamaian Rp 150 juta. “Dua hari lalu aku nunjuk pengacara yang sepupu aku untuk melanjutkan proses hukum kalau tidak ada kesepakatan terkait uang perdamaian yang kami minta Rp 150 juta,” bebernya.

Kemudian, kata Rani, Pak Tomi datang lagi dan menyatakan kalau yang punya truk yang sebenarnya Pak Tedi.

“Pak Tedi yang punya truk. Sedangkan Pak Daud yang punya perusahaan yang menyewa truk dengan pak Tedi. Saya minta uang damainya Rp 150 juta. Kalau pihak mereka dari Pak Tedi tetap bersikeras tidak mau membayar uang kompensasi damai, maka akan kami naikkan prosesnya ke pengadilan,” urainya.

Sementara itu, pemilik truk Tedi saat dikonfirmasi via Whatsapps mengatakan, pihaknya hanya sanggup memberikan uang kompensasi perdamaian Rp 40 juta. “Memang saya cuma bisa hanya segitu ? Atas kejadian /musibah ini adalah milik kita bersama, karna upayah untuk penyelesaian degan cara kekeluargaan namun tidak ada kesepakatan ,maka kami dari pihak sopir akan menyerahkan masalah ini ke penegak hukum. Dan mohon juga untuk disampaikan kepada ahli waris, sekali lagi mohon maaf saya kepada ahli waris yah wslm,” tandasnya.

Ketika ditanya STNK truk tersebut atas nama CV Andalas, Tedi menapik. “RMA, waktu beli dulu,” pungkasnya.

Tags: Kecelakaan Mautmeninggal dunia karena kecelakaanuang kompensasi perdamaian
ADVERTISEMENT
Previous Post

Launching Pojok Baca Digital dan Aplikasi E-SKIP di Samsat Wilayah Palembang III

Next Post

Walikota Palembang Memberikan Sosialisasi di Palembang Trade Center Terkait PPKM Mikro

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Energi Pemuda Menggema di Palembang, Diskusi ‘Tunggu Aku Sukses Nanti’ Dorong Aksi Nyata

STOP BAGI-BAGI ATAU “JUAL MURAH” GELAR ADAT SANGSAKO MINANGKABAU KEPADA BUPATI DAN LAINNYA

Effendi Mulia, S.H. Warning Keras Aparat: Dugaan Praktik Nakes Ilegal di Ogan Ilir Harus Disikat Tuntas, Jangan Sampai Negara Kalah!

OPINI: Rencana Membangun Generasi Unggul Melalui Vokasi, Menjadikan Muba “Tuan Rumah” di Tanah Sendiri

Kisah Pilu Warga RW 05 Sungai Buah:Puluhan Tahun Bermukim, Terancam Diusir Paksa Dari Klaim Sepihak

YBH Sumsel Berkeadilan Gagas Kampung Iklim di Palembang, Ajak Warga Peduli Lingkungan

Sidang Praperadilan Dua Tersangka, Kuasa Hukum Soroti Prosedur Penangkapan hingga Penggeledahan

DPMPTSP Sumsel Lakukan WFO Selama WFH, Berikut Yang Disampaikan

Jelang Pit Stop 2026, Kilang Pertamina Plaju Gelar Doa Bersama dan Santuni Yatim

Berita Populer

Rutan Kelas I Palembang Gelar Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Keluarga Warga Binaan dan Warga Sekitar

Rutan Kelas I Palembang Gelar Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Keluarga Warga Binaan dan Warga Sekitar
Reporter YN
27 Maret 2026

Palembang. Lamanqu. Com Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat hubungan kekeluargaan, Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang menggelar kegiatan...

Read more

Dua Hari Hilang, Tersangka Narkoba di Palembang Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Propam Turun Tangan

Dua Hari Hilang, Tersangka Narkoba di Palembang Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Propam Turun Tangan
Reporter YN
27 Maret 2026

Palembang, LamanQu.Com - Dugaan brutalitas aparat kembali mencoreng wajah penegakan hukum. Seorang tersangka kasus narkoba di Sumatera Selatan diduga mengalami kekerasan...

Read more

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Lakukan Aksi Nyata Hemat Energi Melalui Earth Hour 2026

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Lakukan Aksi Nyata Hemat Energi Melalui Earth Hour 2026
Reporter YN
29 Maret 2026

Plaju. Lamanqu. Com Kilang Plaju berpartisipasi dalam gerakan global Earth Hour 2026 sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan. Aksi ini...

Read more

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Berdayakan Warga Olah Eceng Gondok Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Berdayakan Warga Olah Eceng Gondok Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Reporter YN
27 Maret 2026

  Plaju. Berita Suara Rakyat. Com Pertamina Patra Niaga Refinery Unit III Plaju terus mendorong penguatan inovasi berbasis lingkungan secara...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In