• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Jumat, Oktober 2, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Kesehatan

Saya Jauh dari Keluarga, Dijauhi Lingkungan

Reporter Editor Sumsel
21 Juni 2020
Bunga Butuh Dua Jam Saja Operasi Bedah Syaraf
Bagikan ke Whatsapp

* Cerita dr. Fadel Fajri Tangani Pasien Covid-19

Palembang, lamanqu.com – Pandemi Covid 19 yang saat ini melanda dunia termasuk Indonesia meninggalkan banyak cerita sedih selain untuk keluarga pasien ternyata juga dialami oleh tim medis yang menangani pasien covid 19 sebagai gugus terdepan salah satunya yang dialami salah seorang dokter yang bertugas di Rumah Sakit Bari kota Palembang.

dr Fadel Fajri salah satunya yang bertugas sebagai tim medis yang menangangi pasien covid 19 , yang saat ditemui media ini, Sabtu (20/06/2020).

Sejak ditunjuk sebagai dokter yang menangani pasien covid 19 ia mengaku banyak mendapat pengalaman pribadi dan pastinya akan dikenang seumur hidup.

Meski dibilang sudah terlatih, dan puluhan tahun melakoni profesi ini namun pengaruh dari pemberitaan akan banyak nya korban yang berjatuhan atas ganas nya Covid 19 ini, kegetiran itu tak bisa juga ia pendam terkhusus saat awal pertama kali ditugaskan menangani pasien yang dinyatakan positif.

dr Fadel pun kemudian menceritakan pengalaman nya ketika menghadapi keluarga pasien yang terkadang tidak menerima bahwa anggota keluarganya dinyatakan positif.

Tidak sampai disitu Fadel juga menambahkan suka duka menjadi dokter khusus covid 19 terutama perubahan drastis hubungan antara keluarga dirumah.

” Semenjak menjadi dokter khusus covid 19 ternyata membawa banyak dampak besar dalam kehidupan keluarga saya secara pribadi terutama waktu pertemuan yang sudah pasti sangat kurang,” ucapnya.

“Karena, sambungnya, “setelah menjalankan tugas kan wajib melakukan isolasi mandiri selama 28 hari, bayangkan saja sudah lama tidak bertemu keluarga ditambah harus isolasi mandiri selama itu, walau isolasi mandiri bisa dilakukan dirumah namun banyak tenaga medis covid 19 yang memilih melakukan isolasi dirumah sakit atau menginap yang jauh dari banyak orang, itu semua menunjukkan kami menjaga keselamatan keluarga dan orang banyak”, jelas Fadel

Fadel menambahkan, Tidak sampai disitu pengorbanan yang harus kami lakukan, setelah selesai melakukan isolasi mandiri pun kami harus menghadapi pemandangan menakutkan dari masyarakat tempat kami tinggal, contohnya saja bahwa ada pandangan negatif akan tertular jika melakukan komunikasi dengan kami tim medis covid 19, ungkapnya

Fadel juga menjelaskan Secara ekonomi gugus tugas covid 19 kami pun terdampak, sekarang banyak dokter yang dilarang membuka praktek jika menjadi tugas covid 19, dan sebenarnya cukup membebani kami namun itu sudah menjadi sumpah untuk menyelamatkan sebagai tenaga medis, ungkapnya

Ketika ditanya soal insentif yang dijanjikan pemerintah baik pusat ataupun daerah untuk tenaga medis yang menangani covid 19, Fadel menjawab, Kami hanya menjalankan kewajiban tugas sebagai tenaga medis, dan tidak memikirkan insentif tersebut memang sampai saat ini kami belum menerima insentif apapun dari pemerintah, tapi kami coba berpikir positif mungkin masih dianggarkan pemerintah, dan semuanya kami serahkan sepenuhnya ke manajemen rumah sakit, tugas kami menolong, merawat dan berusaha menyembuhkan penyakit, ucap Fadel

Diharapkan Fadel jangan ada diskriminasi dari pihak manapun karena menjalankan tugas.

” Kami sebagai tenaga medis covid 19 meminta kepada seluruh pihak untuk tidak diskriminasi akibat menjalankan tugas, kami butuh dukungan, kami butuh kasih sayang karena kami pertaruhkan kehidupan kami untuk pasien dan masyarakat” tutup Fadel (Irfan)

Tags: Covid-19RSUD Sekayu
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bunga Butuh Dua Jam Saja Operasi Bedah Syaraf

Next Post

Dansektor 7 Satgas Citarum Harum Cek Proses Ipal PT. Pamatex

Editor Sumsel

Info Terkait

Fasilitas Kesehatan

Komitmen Pemkab Muba, Tingkatkan Pelayanan dan Fasilitas Kesehatan Dilirik Banyak Daerah

10 Agustus 2023
Rumah Singgah, RSUD Sekayu, Manfaatkan Rumah Singgah

Dinas Sosial Muba Ajak Warga Manfaatkan Rumah Singgah dan Trauma Center

6 Mei 2023
posko pancur pungah pastikan Pemudik Tidak Membawa Virus

 Cek Poin Kantor Lurah Pancur Pungah Pastikan Pemudik Bebas Covid 19 Demi Kenyamanan Bersama

3 Mei 2021
Update COVID-19 Muba: Nihil Penambahan Kasus

Update COVID-19 Muba: Nihil Penambahan Kasus

26 Desember 2020
Mana Yang Prioritas..! Undang Undang Wabah Penyakit Menular Atau Hak Pasien?

Mana Yang Prioritas..! Undang Undang Wabah Penyakit Menular Atau Hak Pasien?

21 Desember 2020
Musyawarah Desa Gunung Terang, Disebut BLT DD Terus Dilanjutkan Karena Covid Belum Berakhir

Musyawarah Desa Gunung Terang, Disebut BLT DD Terus Dilanjutkan Karena Covid Belum Berakhir

19 Desember 2020

Berita Terbaru

Rutan Kelas I Palembang Perkuat Sinergi dengan Insan Media melalui Coffee Morning

Afrizal Hady, Ketua Majelis Hakim PN Palembang Tolak Tunda Sidang dan Tolak Agenda Eksepsi, Advokat Irza Prasetya WO Lagi

Asap Karhutla Mencekik, Aliansi Rakyat Sumsel Menggugat Ajukan Tujuh Tuntutan

Dewan Pers Jadi Saksi Integritas, PWI Sumsel Pasang Badan Bela Jurnalis Senior dari Tudingan “Abal-Abal”

Klarifikasi Tak Temukan Titik Temu, Srikandi Pemuda Pancasila Sumsel Siapkan Langkah Hukum

Kuasa Hukum Irza Prasetya Walk Out, Persoalkan Dakwaan hingga Independensi Majelis Hakim

Capacity Building KDEKS Sumsel, Langkah Perkuat Sinergi Ekonomi Syariah di Daerah

Diduga Tipu Korban Hingga Rp 488 Juta, Oknum Bhayangkari WNS Dilaporkan ke Polrestabes Palembang

Lebih dari Sekadar Makan, Meja Makan Kembali Menjadi Ruang untuk Berkumpul

Berita Populer

Kodam III Siliwangi Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gratis di Cimahi

Bakti Sosial Kesehatan Gratis
Reporter UMR
20 September 2026

Cimahi, LamanQu.Com - Dalam rangka HUT TNI ke-81, Kodam III/Siliwangi menggelar bakti sosial kesehatan bertempat di Rumah Sakit TK II...

Read more

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla
Reporter YN
19 September 2026

Muba,LamanQu.Com – Menjaga ketersediaan air menjadi salah satu bagian penting dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di...

Read more

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas
Reporter YN
20 September 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com-Sekitar 300 anak dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD) se-Kota Palembang mengikuti...

Read more

Sempat Jadi Dugaan Pelanggaran Berlapis, Kepemilikan Kios Karya Tani Angkat Suara Ke Beberapa Awak Media

Kios Karya Tani
Reporter TNS
27 Agustus 2026

Oku Selatan, LamanQu.Com - Sempat viral di media sosial dan menjadi dugaan pelanggaran berlapis, kios Karya Tani yang berlokasi di...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In