• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Sabtu, Juli 11, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Pendidikan

Gubernur Janjikan Pendidikan Merata di Sumsel

Reporter Editor Sumsel
2 Mei 2019
Gubernur Janjikan Pendidikan Merata di Sumsel
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Puluhan massa yang mengatasnamakan dirinya Cipayung Plus Kota Palembang ( LMND, HMI, PMKRI,GMKI, PMII, KMHDI) melakukan aksi demo di kantor Gubernur, Kamis (2/5/2019). Mereka menuntut pemerintah mewujudkan pendidikan gratis di Sumsel secara menyeluruh. Selain itu, mereka menuntut penghapusan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Koordinator Aksi Edho Rizki mengatakan pendidikan adalah hal dan hak mendasar yang wajib diperhatikan negara. Karena salah satu aspek penting dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa adalah memastikan pendidikan bisa diakses oleh seluruh rakyat tanpa terkecuali.

“Tidak boleh seorang pun warga negara tercegat haknya menikmati pendidikan tinggi karena faktor biaya. Namun rupanya ini cuma mimpi yang tak berkesudahan karena karena pada kenyataannya sampai saat ini negara kita belum sanggup mewujudkannya,” ujarnya.

Lanjut Edho sejak kebijakan neoliberalisme merasuk ke dunia pendidikan, biaya pendidikan melonjak naik. Di sisi lain daya beli masyarakat terus merosot. Kendati pemerintah mencoba mengatasi persoalan itu dengan menebar Kartu Indonesia Pintar (KIP) tetapi jangkauannya batu sekitar 18 juta anak.

” Kita diperkenalkan dengan sistem auakat yang mengatut besaran tarif pendidikan setiap mahasiswa disesuaikan dengan kemampuan orang tua atau pihak yang menanggung biaya pendidikannya. Walhasil ada kelas atau pengelompokan tarif pendidikan untuk mahasiswa. Faktanya selain selain menciptakan kasta, UKT juga mendongkrak biaya pendidikan semakin mahal Tak heran sistem tersebut banyak ditolak di berbagai perguruan tinggi di Indonesia,” ujarnya.

Untuk itu lanjut Edho mereka yang tergabung dalam Cipayung Plus menuntut sejumlah hal. Yakni meminta pemerintah mencabut regukasi pro neolib yakni UU No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional dan UU No12 Tentang Pendidikan Tinggi. Kemudian mewujudkan pendidikan gratis, ilmiah dan demokratis serta ekonomi dan menangkan Pancasila

Terkait tuntutan tersebut Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, bahwa pemerintah pusat maupun pemprov Sumsel telah melakukan berbagai upaya mempermudah pelajar maupun mahasiswa mendapatkan pendidikan di Sumsel. Misalnya dengan mengeluarkan kebijakan diskon penggunaan LRT maupun jalan tol.

Begitu juga soal masalah kekurangan guru, menurutnya perlu diketahui saat ini pemerintah sudah melakukan pengangkatan secara bertahap. Hanya saja memang diakuinya jumlah guru yang pensiun lebih banyak dari yang diangkat.

” Dulukan ada pengangkatan guru besar-besaran. Nah mereka ini sekarang semuanya masuk pensiun, sementara penggantinya diangkat secara bertahap,” jelasnya.

Sementara itu terkait pendidikan gratis di Sumsel juga berlaku untuk 437 SMA/SMK yang ada kecuali 27 sekolah dengan pelayanan plus. Namun meski berbayar tetap saja sekolah plus tersebut harus mengalokasikan kurai beberapa persen untuk siswa yang tidak mampu untuk bersekolah gratis.

“Ada 437 SMA/SMK semua akan free (gratiskan). Tapi untuk sekolah dengan pelayanan plus di 27 SMA, mekanisme kita serahkan ke guru, pihak sekolah dan komite tapi tetap diawasi Diknas. Saya anak guru saya paham tentang ini. Saya juga tentu tidak sempurna tetap butuh masukan. Makanya saya terima kasih sekali atas masukan adik-adik sekalian yang datang kesini. Di masa kepemimpinan saya, akan saya pastikan pendidikan merata di seluruh Sumsel,” pungkasnya. (Yanti)

Tags: pendidikan gratis di Sumselpenghapusan Uang Kuliah Tunggal
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bank Sumsel Babel Siapkan Mobil Kas Ajak Siswa Buka Tabungan Simpel

Next Post

Gubernur Himbau Guru Harus Uptudate Ikuti Dinamisnya Model Pendidikan

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Pilu di Sudut Kota Palembang, Janda Empat Anak Bertahan Hidup di Rumah Nyaris Roboh, Berharap Uluran Tangan Pemerintah

Muhammad Rolan: Rutan Pakjo Terus Berbenah, Perkuat Pelayanan Publik dan Pembinaan Warga Binaan

Tim Kuasa Hukum Minta Kapolrestabes dan Kajari Palembang Keluarkan Irza Prasetya Dari Tahanan

CNG Hilir Raya Sudah 17 Tahun Berkiprah Dibidang Energi, Berikut Pesan Disampaikan

Dorong Kemandirian Masyarakat, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Pertajam Arah Program Proklim & Waste Management

Kepengurusan JKSN Wilayah Sumsel Sah Dikukuhkan, Berikut Beberapa Hal Disampaikan

Festa Rakyat Nusantara 2026 Euforia Piala Dunia 2026 Menggema di Kambang Iwak Kota Palembang

SMPN 40 Palembang Libatkan Orang Tua Bangun Karakter Siswa, Kepala Sekolah: Pendidikan Berhasil karena Kolaborasi

Setir Kanan Bawa Promo Mobil Bekas dan Berbagai Aktivitas Seru ke Palembang

Berita Populer

Gebyar Perlombaan Nuansa Muharram 1448 H: Sinergi IRMAS Babul Ihsan dan SMAN Sumsel Mengabdi Sukses Digelar

Gebyar Perlombaan Nuansa Muharram 1448 H: Sinergi IRMAS Babul Ihsan dan SMAN Sumsel Mengabdi Sukses Digelar
Reporter YN
6 Juli 2026

Palembang,LamanQu.Com-Dalam rangka menyemarakkan bulan Muharram sekaligus menumbuhkan semangat belajar, berakhlak, dan berprestasi pada generasi muda, Remaja Masjid (IRMAS) Babul Ihsan...

Read more

Wujud Komitmen Kepedulian Sosial, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Santuni 111 Anak Yatim di Sekitar Wilayah Operasional

Wujud Komitmen Kepedulian Sosial, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Santuni 111 Anak Yatim di Sekitar Wilayah Operasional
Reporter YN
6 Juli 2026

Plaju,LamanQu.Com-Di tengah kesibukan dan dinamika Kehidupan yang terus berjalan, selalu ada ruang untuk berhenti sejenak, bersyukur, dan berbagi kasih. Sebab...

Read more

Siswa SONS Tidak Bisa Ikut Di O2SN, Berikut Penjelasannya

Siswa SONS Tidak Bisa Ikut Di O2SN, Berikut Penjelasannya
Reporter YN
8 Juli 2026

Palembang,LamanQu.Com-Beberapa waktu yang lalu, dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumsel melalui...

Read more

Segel Rektorat dan Ancaman Mosi Tidak Percaya, Krisis Dialog di Universitas PGRI Palembang?

Segel Rektorat dan Ancaman Mosi Tidak Percaya, Krisis Dialog di Universitas PGRI Palembang?
Reporter YN
21 Juni 2026

PALEMBANG,LamanQu. Com-Gelombang kritik terhadap tata kelola kampus kembali mencuat di lingkungan Universitas PGRI Palembang. Kali ini, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In