Hingga Pada tahun 1917 Piaggio mulai membeli pabrik baru di Pisa dan 4 tahun kemudian Rinaldo mengambil alih sebuah pabrik kecil di Pontedera di daerah Tuscany Italia. dan Pabrik di Pontedera inilah merupakan cikal bakal Pusat produksi pesawat terbang beserta komponen-komponennya (baling-baling, Mesin dan Pesawat) Selama Perang Dunia II. pabrik di Pontedera juga mampu membuat P108 untuk mesin Pesawat dua penumpang dan Versi Pembom.
Namun pada akhir perang dunia ke-II pabrik Piaggio di ambil alih oleh Enrico Piaggio di karenakan pabrik piaggio di Bom oleh tentara sekutu. Seusai perang dunia ke-II perekonomian Italia jadi memburuk, hal ini lah yang memaksa Enrico berusaha mendesain alat transportasi murah dengan peralatan secukupnya.
Setelah Kepemilikan perusahaan Piagio di ambil alih oleh Enrico Piagio, Enrico Lebih memilih untuk fokuskan perhatian perusahaannya pada masalah personal Mobility yangg dibutuhkan masyarakat Italia. Barulah Kemudian bergabunglah Corradino D’Ascanio, Insinyur bidang penerbangan yang berbakat yang merancang, mengkonsep dan menerbangkan Helikopter Modern Pertamanya Piaggio. D’Ascanio memimpilan membuat rancangan yang simple, ekonomis, nyaman dan juga elegan.
Dan baru lah pada 1945 Kontruksi Alternatif itu di temukan, Awalnya memang sebuah konsep sepeda motor berkerangka besi dengan lekuk membulat bagai terowong. Dan bagian staternya dirancang dengan menggunakan komponen bom dan rodanya diambil dari roda pesawat tempur.










