• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Jumat, Oktober 9, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

El Nino Level Kuat, Pemprov Sumsel Perketat Penanganan Karhutla

Reporter YN
20 Agustus 2026
El Nino Level Kuat, Pemprov Sumsel Perketat Penanganan Karhutla
Bagikan ke Whatsapp

PALEMBANG,LamanQu.com– Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus memperkuat upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah meningkatnya potensi kebakaran akibat kondisi cuaca yang semakin kering.

 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan Dr. M. Iqbal Alisyahbana, S.STP., M.M. mengatakan, kondisi tersebut dipengaruhi fenomena El Nino yang saat ini berada pada level kuat. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sejumlah wilayah di Sumsel telah mengalami hari tanpa hujan selama lebih dari 30 hari.

Kondisi ini menyebabkan tingkat kekeringan meningkat dan membuat lahan, terutama kawasan yang mudah terbakar, menjadi lebih rentan terhadap munculnya titik api.

 

Peningkatan kejadian karhutla pada Agustus 2026 tercatat terjadi di sejumlah wilayah, di antaranya Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir, Musi Banyuasin, Banyuasin, Muara Enim, serta beberapa daerah lainnya.

Pemerintah Provinsi Sumsel bersama satuan tugas (satgas) penanggulangan karhutla terus melakukan berbagai langkah untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran.

Salah satunya dengan membuka posko di sejumlah wilayah yang dinilai rawan karhutla. Selain itu, upaya pemadaman dilakukan melalui jalur darat maupun udara.

“Pemprov Sumsel sudah melakukan berbagai upaya untuk penanggulangan bencana karhutla ini. Namun memang kondisi cuaca yang terjadi cukup ekstrem karena berdasarkan informasi BMKG kita saat ini berada pada fase El Nino level kuat,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama karena BMKG memperkirakan pengaruh El Nino masih perlu diwaspadai hingga akhir tahun.

Dukungan pemerintah pusat juga dinilai sangat membantu dalam penanganan karhutla di Sumsel. Saat ini, Sumsel mendapatkan dukungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupa enam helikopter water bombing dan dua helikopter patroli.

 

Selain operasi pemadaman dari udara, Sumsel juga mendapat dukungan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC). Operasi tersebut telah dilakukan sebanyak tiga kali, dengan pelaksanaan terakhir pada 10 Agustus 2026.

Namun, pelaksanaan OMC menghadapi kendala karena potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Sumsel masih sangat rendah.

“Terakhir dilakukan pada 10 Agustus oleh teman-teman BNPB. Namun potensi awannya memang sangat rendah sehingga penyemaian garam tidak bisa dilaksanakan,” katanya.

Di tengah kondisi tersebut, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan tidak menggunakan api secara sembarangan, terutama untuk membuka lahan maupun aktivitas lainnya di kawasan yang rawan terbakar.

Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Sebab, api yang awalnya kecil dapat dengan cepat membesar dan menyebar ketika kondisi lahan sangat kering.

“Penggunaan api, baik untuk pembukaan lahan maupun kegiatan lainnya, harus sangat hati-hati. Kami meminta masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena api sekecil apa pun dapat menyebabkan kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

Berdasarkan data yang disampaikan, jumlah hotspot di Sumsel telah mencapai 8.677 titik. Sementara jumlah kejadian kebakaran tercatat lebih dari 1.420 kejadian.

Meski jumlah kejadian dan titik panas cukup tinggi, luas lahan yang terbakar di Sumsel dinilai masih relatif rendah dibandingkan sejumlah daerah lainnya.
Berdasarkan data Kementerian Kehutanan, luas lahan terbakar di Sumsel tercatat sekitar 1.926 hektare. Kabupaten OKI menjadi wilayah dengan jumlah titik api dan luas lahan terbakar paling tinggi.

Kondisi tersebut disebut menjadi salah satu indikator keberhasilan satgas gabungan dalam melakukan penanganan secara cepat ketika kebakaran terjadi.

“Walaupun jumlah kejadian karhutla cukup banyak, luas lahan yang terbakar berdasarkan data Kementerian Kehutanan kita termasuk sedikit. Ini salah satu keberhasilan teman-teman satgas gabungan di daerah dalam melakukan percepatan penanganan ketika ada api,”

Di sisi lain, faktor manusia masih menjadi penyebab utama terjadinya karhutla di Sumsel. Hampir 90 persen kejadian kebakaran disebut berkaitan dengan aktivitas manusia, baik karena kesengajaan maupun kelalaian dalam menggunakan api.

Sejumlah aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran antara lain pembukaan lahan dengan cara dibakar, aktivitas mencari kayu, hingga kegiatan memancing yang menggunakan api.
Api yang digunakan untuk kegiatan tersebut terkadang tidak dipadamkan secara sempurna dan ditinggalkan begitu saja. Dalam kondisi lahan yang kering, bara api dapat dengan mudah memicu kebakaran dan kemudian meluas.

“Penyebab paling banyak, hampir 90 persen, kebakaran ini disebabkan ulah manusia dalam penggunaan api yang tidak efektif. Ada yang membuka lahan, melakukan kegiatan memancing atau mencari kayu menggunakan api, kemudian api tidak dipadamkan dan ditinggalkan. Ini yang akhirnya menyebabkan kebakaran,” jelas Iqbal.

Karena itu, Pemprov Sumsel mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api.

Kewaspadaan dinilai menjadi kunci, terutama selama musim kemarau dan ketika kondisi El Nino masih berlangsung. Kecepatan laporan masyarakat ketika melihat munculnya asap atau titik api juga diharapkan dapat membantu satgas melakukan pemadaman sedini mungkin.

Pemerintah menegaskan penanggulangan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat. Dengan pencegahan sejak dini, kebakaran diharapkan tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar dan menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun masyarakat.

(Yanti)

ADVERTISEMENT
Previous Post

Pegadaian dan POGI Bergerak Bersama Cegah Stunting dari Hulu: 150 Ibu Hamil di Sumbagsel Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Next Post

Mengetuk Pintu Langit Berlanjut, PT Pegadaian (Persero) Perluas Kepedulian di Sumbagsel

YN

Info Terkait

Dari Kolaborasi, Tumbuh Kontribusi: Kilang Plaju Terima Apresiasi Bea Cukai Palembang atas Kontribusi Devisa Hasil Ekspor

Dari Kolaborasi, Tumbuh Kontribusi: Kilang Plaju Terima Apresiasi Bea Cukai Palembang atas Kontribusi Devisa Hasil Ekspor

8 Oktober 2026
Ratu Dewa Bilang ‘Enjoy’ Saat Palembang Diselimuti Kabut Asap, Ari Derta: Jangan Terjebak Satu Kalimat, Lihat Kerja Nyatanya!

Ratu Dewa Bilang ‘Enjoy’ Saat Palembang Diselimuti Kabut Asap, Ari Derta: Jangan Terjebak Satu Kalimat, Lihat Kerja Nyatanya!

8 Oktober 2026
Aksi Mahasiswa IMM di Kantor Gubernur Sumsel Berjalan Damai dan Kondusif, Kapolrestabes Palembang Apresiasi Massa

Aksi Mahasiswa IMM di Kantor Gubernur Sumsel Berjalan Damai dan Kondusif, Kapolrestabes Palembang Apresiasi Massa

7 Oktober 2026
Kematian Jon Daus Usai Dijemput Polisi, Kuasa Hukum Desak Kapolda Sumsel Beri Kepastian Hukum

Kematian Jon Daus Usai Dijemput Polisi, Kuasa Hukum Desak Kapolda Sumsel Beri Kepastian Hukum

7 Oktober 2026
Haraku Ramen Perluas Bisnis di Palembang, Outlet Kedua Resmi Hadir di Palembang Icon

Haraku Ramen Perluas Bisnis di Palembang, Outlet Kedua Resmi Hadir di Palembang Icon

7 Oktober 2026
Kilang Plaju Sambut Kunjungan Kerja DPRD Lahat, Bangun Sinergi Edukasi Bijak Berenergi dan Optimalisasi Potensi Lokal

Kilang Plaju Sambut Kunjungan Kerja DPRD Lahat, Bangun Sinergi Edukasi Bijak Berenergi dan Optimalisasi Potensi Lokal

7 Oktober 2026

Berita Terbaru

Dari Kolaborasi, Tumbuh Kontribusi: Kilang Plaju Terima Apresiasi Bea Cukai Palembang atas Kontribusi Devisa Hasil Ekspor

Ratu Dewa Bilang ‘Enjoy’ Saat Palembang Diselimuti Kabut Asap, Ari Derta: Jangan Terjebak Satu Kalimat, Lihat Kerja Nyatanya!

Aksi Mahasiswa IMM di Kantor Gubernur Sumsel Berjalan Damai dan Kondusif, Kapolrestabes Palembang Apresiasi Massa

Kematian Jon Daus Usai Dijemput Polisi, Kuasa Hukum Desak Kapolda Sumsel Beri Kepastian Hukum

Haraku Ramen Perluas Bisnis di Palembang, Outlet Kedua Resmi Hadir di Palembang Icon

Kilang Plaju Sambut Kunjungan Kerja DPRD Lahat, Bangun Sinergi Edukasi Bijak Berenergi dan Optimalisasi Potensi Lokal

PT Syarifah Alawiyah Insyirah (SAI), Biro Perjalanan Umrah dan Haji

Dari Lingkaran Pertemanan Menuju Kesiapan Kerja

Pemkab PALI Digugat Warga, Polemik Tarif Kompensasi Seismik 3D Masuk Meja Hijau

Berita Populer

Kodam III Siliwangi Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gratis di Cimahi

Bakti Sosial Kesehatan Gratis
Reporter UMR
20 September 2026

Cimahi, LamanQu.Com - Dalam rangka HUT TNI ke-81, Kodam III/Siliwangi menggelar bakti sosial kesehatan bertempat di Rumah Sakit TK II...

Read more

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla
Reporter YN
19 September 2026

Muba,LamanQu.Com – Menjaga ketersediaan air menjadi salah satu bagian penting dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di...

Read more

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas
Reporter YN
20 September 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com-Sekitar 300 anak dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD) se-Kota Palembang mengikuti...

Read more

Sempat Jadi Dugaan Pelanggaran Berlapis, Kepemilikan Kios Karya Tani Angkat Suara Ke Beberapa Awak Media

Kios Karya Tani
Reporter TNS
27 Agustus 2026

Oku Selatan, LamanQu.Com - Sempat viral di media sosial dan menjadi dugaan pelanggaran berlapis, kios Karya Tani yang berlokasi di...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In