Palembang,LamanQu.Com-Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat pembangunan karakter masyarakat melalui berbagai kegiatan nonfisik. Memasuki hari ke-10 pelaksanaan TMMD, salah satu kegiatan yang mendapat perhatian warga adalah penyuluhan agama yang digelar di Gedung Serbaguna Kantor Lurah Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Jumat (24/7/2026).
Sejak kegiatan dimulai, ruangan penyuluhan dipenuhi warga dari berbagai kalangan. Mereka tampak mengikuti setiap materi dengan penuh perhatian. Suasana berlangsung hangat dan interaktif ketika narasumber dari Bintaldam II/Sriwijaya, Letda Inf H. Sulistiyo, menyampaikan pentingnya memperkuat nilai-nilai keimanan, menjaga kerukunan, serta membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
Dalam penyampaiannya, Letda Inf H. Sulistiyo mengajak masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, pembangunan sebuah daerah tidak hanya diukur dari tersedianya fasilitas fisik, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang memiliki akhlak, kepedulian sosial, serta semangat persatuan.
Antusiasme warga terlihat dari banyaknya peserta yang aktif menyimak materi hingga mengajukan pertanyaan seputar kehidupan bermasyarakat, toleransi, dan pentingnya menjaga persaudaraan di tengah keberagaman. Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog yang mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Program penyuluhan agama merupakan salah satu sasaran nonfisik TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang.
Bersamaan dengan pembangunan jalan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sumur bor, mushala, dan berbagai sarana lainnya, kegiatan nonfisik diarahkan untuk meningkatkan wawasan serta membangun karakter masyarakat agar semakin tangguh menghadapi berbagai tantangan sosial.
Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan bahwa pembangunan melalui TMMD harus berjalan secara seimbang antara pembangunan fisik dan pembangunan mental masyarakat. Menurutnya, keduanya saling melengkapi dalam mewujudkan lingkungan yang maju, aman, dan sejahtera.
“Melalui penyuluhan agama ini, kami berharap masyarakat tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan keagamaan, tetapi juga semakin memperkuat kebersamaan, toleransi, serta semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. Inilah salah satu tujuan TMMD, yaitu membangun masyarakat yang maju, sejahtera, dan memiliki karakter yang kuat,” ujar Kolonel Arh Erik Novianto.
Ia menambahkan, kegiatan nonfisik menjadi bagian penting dalam rangkaian TMMD karena manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Pembinaan karakter, wawasan kebangsaan, kesehatan, hingga penyuluhan hukum diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat seiring dengan hadirnya pembangunan infrastruktur.
Melalui perpaduan pembangunan fisik dan nonfisik tersebut, TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat bukan sekadar membangun jalan atau fasilitas umum, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong sebagai fondasi pembangunan yang berkelanjutan.
(Yanti)










