Palembang,LamanQu.Com-Deru mesin bor memecah kesunyian di halaman Mushala Al Mufakat, RT 20 RW 06, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kamis (23/7/2026).
Di bawah terik matahari, tiga personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0418/Palembang bersama empat warga terus bekerja tanpa mengenal lelah. Sedikit demi sedikit, mata bor menembus lapisan tanah, mengejar sumber kehidupan yang selama ini dinantikan masyarakat yakni air bersih.
Memasuki hari kesembilan pelaksanaan TMMD, pengeboran telah mencapai kedalaman 43 meter. Angka itu bukan sekadar ukuran teknis, melainkan simbol perjalanan panjang menuju harapan baru bagi warga dan para jemaah Mushala Al Mufakat.
Setiap putaran mata bor menjadi penanda bahwa kebutuhan dasar masyarakat sedang diupayakan dengan sungguh-sungguh. Bagi sebagian orang, air mungkin merupakan hal yang mudah diperoleh. Namun bagi warga di kawasan ini, akses terhadap air bersih masih menjadi tantangan yang harus dihadapi setiap hari, terutama ketika musim kemarau tiba.
Di sela-sela pekerjaan, personel Satgas dan warga tampak saling membantu. Ada yang mengatur pipa, ada yang memastikan peralatan tetap bekerja optimal, sementara lainnya bergotong royong menjaga kelancaran proses pengeboran. Tak ada sekat antara prajurit dan masyarakat. Mereka bekerja dalam irama yang sama, dipersatukan oleh tujuan menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Suasana kebersamaan itu menjadi potret nyata semangat TMMD, yang sejak awal bukan hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga membangun ikatan sosial antara TNI dan masyarakat. Gotong royong yang tumbuh selama proses pekerjaan menjadi kekuatan yang membuat setiap sasaran TMMD berjalan lebih cepat sekaligus mempererat hubungan emosional di lapangan.
Anak-anak yang melintas sesekali berhenti menyaksikan aktivitas pengeboran. Warga yang hendak beribadah pun menyempatkan diri melihat perkembangan pekerjaan. Mereka berharap tidak lama lagi air bersih akan mengalir dari sumur bor tersebut dan menjadi penunjang berbagai aktivitas di mushala.
Keberadaan sumur bor ini nantinya diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan air untuk berwudu dan menjaga kebersihan tempat ibadah, tetapi juga menjadi sumber air bagi masyarakat sekitar ketika menghadapi keterbatasan pasokan air.
Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan pembangunan sumur bor merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan mendasar masyarakat.
“Kami berharap proses pengeboran sumur bor di Mushala Al Mufakat dapat berjalan lancar hingga selesai sesuai target. Fasilitas ini nantinya dapat dimanfaatkan oleh para jemaah sekaligus masyarakat sekitar sehingga keberadaannya benar-benar memberikan manfaat dalam jangka panjang,” ujarnya.
Menurut Erik, setiap sasaran fisik TMMD dirancang berdasarkan kebutuhan riil masyarakat. Karena itu, pembangunan sumur bor menjadi salah satu prioritas mengingat air bersih merupakan kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari.
Ia menambahkan, keberhasilan program TMMD bukan hanya diukur dari selesainya pembangunan infrastruktur, melainkan dari sejauh mana hasil pembangunan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Semangat personel Satgas yang bekerja sejak pagi hingga sore juga mendapat dukungan penuh dari warga. Kehadiran masyarakat dalam setiap tahapan pekerjaan menjadi bukti bahwa pembangunan akan memberikan hasil yang lebih baik ketika dikerjakan secara bersama-sama.
Di Talang Jambe, TMMD bukan sekadar menghadirkan jalan, merehabilitasi rumah tidak layak huni, memperbaiki mushala, maupun membangun sumur bor. Lebih dari itu, program ini menghadirkan optimisme bahwa persoalan yang selama ini dirasakan masyarakat dapat diselesaikan melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga.
Seiring bertambahnya kedalaman pengeboran yang kini telah mencapai 43 meter, harapan itu pun semakin dekat menjadi kenyataan. Warga percaya, ketika pekerjaan ini rampung, air bersih yang keluar dari perut bumi akan menjadi berkah yang mengalir tanpa henti, menghidupi aktivitas ibadah di Mushala Al Mufakat sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat di sekitarnya.
Dari kedalaman tanah di Talang Jambe, TMMD Ke-129 tidak hanya menggali sumber air, tetapi juga menggali harapan, kebersamaan, dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat.
(Yanti)










