Palembang,Lamanqu. Com-Dalam semangat menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Dompet Dhuafa Sumatera Selatan menggelar kegiatan KURBANAVAL – The Kurban Series 1447 H di Palembang Icon Mall, Jalan Angkatan 45, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai rangkaian acara mulai dari talkshow seputar kurban, performance seni, hingga sharing session bersama influencer.
Acara ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang makna kurban sekaligus mengajak masyarakat memperluas semangat berbagi hingga pelosok negeri.
Plt Pimpinan Cabang sekaligus Manager Program Dompet Dhuafa Sumsel, Penta Agustina mengatakan, KURBANAVAL Sumsel merupakan acara nasional yang juga dilaksanakan di 21 cabang provinsi Dompet Dhuafa di Indonesia dan menjadi agenda tahunan Dompet Dhuafa.
“Tema tahun ini yakni Siapkan Kendaraan Terbaik Versimu. Jadi, berkurban itu merupakan kendaraan kita di akhirat nanti. Kita bisa memilih kendaraan terbaik melalui ibadah kurban,” ujarnya.
Menurut Penta, Dompet Dhuafa memiliki sejumlah program Tebar Hewan Kurban yang menjangkau berbagai daerah di pelosok Sumsel, pelosok Negeri hingga luar negeri. Penyaluran juga dilakukan ke daerah bencana seperti Aceh dan Sumatera Barat, wilayah Indonesia Timur seperti Ambon, Papua dan Sulawesi, hingga kawasan konflik di negara muslim seperti Palestina, Somalia, Sudan dan Myanmar.
“Program Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa sudah berjalan sejak tahun 1994 dan kini memasuki usia 31 tahun,” katanya.
Ia menjelaskan, masyarakat yang menitipkan hewan kurban melalui Dompet Dhuafa akan mendapatkan laporan lengkap dan sertifikat. Mulai dari informasi lokasi penyembelihan H-7, jadwal pemotongan H-4, hingga dokumentasi saat penyembelihan berlangsung.
“Setelah pemotongan selesai, kami juga mengirimkan foto dokumentasi hewan kurban kepada para pekurban,” jelasnya.
Pemilihan lokasi kegiatan di Palembang Icon Mall juga bukan tanpa alasan. Menurut Penta, lokasi tersebut dinilai strategis untuk menjangkau masyarakat luas, khususnya kalangan muda dan masyarakat perkotaan.
“Kami ingin mengedukasi masyarakat tentang pentingnya berkurban dan memperluas sosialisasi kurban kepada semua kalangan,” tambahnya.
Selain talkshow, kegiatan juga dimeriahkan penampilan siswa pondok pesantren yang tergabung dalam Forum Pondok Pesantren Sumsel serta hiburan dari Sanggar Kreativitas Anak Bangsa dari Kirana Entertainment. Dompet Dhuafa juga menggandeng influencer lokal untuk membantu menyebarluaskan edukasi kurban kepada masyarakat seperti cek Maria, Mba Suzannita, Hardi bubut, Bintang Layo, Dea Olivia, Dr Rian, Kak Sandi, Ama Tavip, Kak Ojak.
Dompet Dhuafa Sumsel menargetkan distribusi hewan kurban tahun ini dapat menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.
“Tahun lalu distribusi menjangkau 10 kabupaten/kota. Tahun ini kami berharap bisa menjangkau seluruh 17 kabupaten/kota di Sumsel,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Dompet Dhuafa Sumsel juga memiliki program Sedekah Daging bagi masyarakat yang belum mampu berkurban secara penuh.
“Kalau belum bisa berkurban satu ekor kambing atau sapi, masyarakat tetap bisa bersedekah mulai Rp50 ribu. Dana itu nantinya dikumpulkan dan dibelikan hewan kurban untuk diberikan kepada guru mengaji,” katanya.
Sementara itu, Vice Ekonomi dan Peternakan Dompet Dhuafa Sumsel, Ahmad Rais Ginanjar mengatakan, saat ini Dompet Dhuafa telah menyiapkan stok hewan kurban dari peternak binaan yang tersebar di Palembang.
“Total ada sekitar 10 peternak binaan di Palembang. Hewan-hewan tersebut nantinya dikumpulkan di satu titik sebelum didistribusikan,” ujarnya.
Untuk penyaluran kurban luar negeri, kata Ahmad, Dompet Dhuafa bekerja sama dengan NGO dan tim relawan yang telah berada di negara tujuan, terutama di wilayah konflik.
“Untuk Palestina misalnya, pemotongan dilakukan di India, Mesir atau Yordania. Distribusi dilakukan dalam bentuk daging beku maupun makanan kaleng,” jelasnya.
Tahun ini, Dompet Dhuafa Sumsel menargetkan peningkatan jumlah hewan kurban dibanding tahun sebelumnya.
“Tahun lalu sekitar 160 hewan kurban sapi dan kambing. Tahun ini targetnya mencapai 200 hingga 300 hewan,” katanya.
Saat ini, lanjut Ahmad, pihaknya telah memiliki stok sekitar 30 hewan kurban dan potensi lebih dari 100 hewan dari peternak binaan.
“Kami berharap distribusi hewan kurban lebih merata hingga ke pelosok Sumsel agar masyarakat yang selama ini jarang menikmati daging kurban juga bisa merasakannya,” tandasnya.
Masyarakat yang ingin berkurban maupun bersedekah daging dapat mengunjungi booth Dompet Dhuafa di kawasan Kambang Iwak atau mengakses layanan online melalui situs resmi Dompet Dhuafa Sumsel di ddsumsel.org.
Selain itu, masyarakat juga dapat datang langsung ke kantor Dompet Dhuafa Sumsel di Jalan Bintan Nomor 40 RT 15 RW 04 Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang atau menghubungi call center 0811-7811-440. Informasi kegiatan juga tersedia melalui sosial media @ddsumsel.
(Yanti)










