• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Senin, Mei 25, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Ekobis

Dinamika Potensi Kenaikan Harga Minyak Global Akibat Kekhawatiran Terganggunya Pasokan dari Timur Tengah

Reporter Editor Sumsel
5 Oktober 2024
Serangan Israel di Lebanon

Serangan Israel di Lebanon (Reuters)

Bagikan ke Whatsapp

Palembang, LamanQu.Com – Ketegangan geopolitik terus meningkat di Timur Tengah, Konflik semakin memanas dan kembali menjadi sorotan dunia, terutama setelah Israel meluaskan serangannya hingga ke Lebanon yang menewaskan ratusan warga sipil dan petugas medis. Konflik berlanjut pada Selasa (1/10/2024) dini hari melalui akun media sosial X militer Israel (IDF), Israel mengumukan akan memulai invansi darat ke Lebanon.

Imbas dari ketegangan di Timur Tengah ini merambah ke berbagai sektor salah satunya pada pasokan minyak dunia. Hal ini diakibatkan oleh kekhawatiran akan terganggunya pasokan minyak dari Timur Tengah.

Timur Tengah merupakan wilayah yang sangat vital bagi produksi minyak dunia. Negara-negara seperti Arab Saudi, Irak, dan Iran merupakan penghasil minyak mentah terbesar. Oleh karena itu, setiap gangguan keamanan atau politik di wilayah ini dapat berdampak signifikan terhadap pasar minyak global.

“Pasar minyak khawatir meningkatnya ketegangan di kawasan itu menyeret produsen minyak OPEC lebih dekat ke arah keterlibatan,” kata analis ANZ yang mengaku was-was akibat mendidihnya konflik timteng.

Keadaan ini dipicu kekhawatiran akan negara Iran yang merupakan salah satu pemasok minyak mentah terbesar OPEC akan ikut serta turun ke medan perang, hal ini tentunya akan berdampak besar pada kestabilan harga minyak global.

Kemungkinan meluasnya konflik Timur Tengah akan melibatkan Iran diperkuat setelah Israel meningkatkan serangannya terhadap kelompok militan Hizbullah dan Houthi yang didukung Iran.

Peningkatan tersebut menambah kemungkinan Iran ikut teseret konflik Timur Tengah tersebut yang akan berisiko signikan terhadap pasokan dari produsen OPEC.
Israel sendiri mengatakan, dua hari setelah membunuh pemimpin Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah pada konflik di Lebanon, mereka melanjutkan serangan dengan mengebom target Houthi di Yaman yang kemudian memperluas konfrontasinya dengan sekutu Iran.

Wewenang kemudian diserahkan oleh Lloyd Austin, Menteri Pertahanan AS kepada militer untuk menguatkan kehadiran mereka di tengah konflik panas Timur Tengah. Pentagon kemudian memberi pernyataan akan mengambil tindakan apapun yang diperlukan untuk melindungi rakyatnya jika Iran, mitranya, atau proksinya menargetkan personel atau kepentingan AS.

Semua ketegangan konflik ini berimbas pada Senin (30/9) mengutip dari CNN, Harga minyak menanjak pada perdagangan awal Asia di senin pagi.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS (WTI AS) meningkat sebesar 8 sen, atau 0,12 persen, menjadi seharga US$68,26 per barel. Sementara, pada pukul 00.43 GMT harga minyak Brent berjangka naik 16 sen, atau 0,22 persen, menjadi US$72,14 per barel untuk pengiriman November. Diikuti kenaikan 10 sen, atau 0,14 persen, menjadi US$71,64 per barel pada harga kontrak untuk pengiriman Desember.

Meski begitu, berita terbaru pada hari keesokan harinya pada Selasa (1/10/2024) bersamaan dengan pengumuman invansi darat Israel harga minyak mentah dunia kembali stabil.

Potensi kenaikan harga minyak sebagai bagian dari akibat konflik di Timur Tengah diimbangi oleh keyakinan bahwa akan ada pasokan tambahan yang tersedia untuk pasar di tengah penurunan permintaan global.

Grafik Harga Minyak Dunia
Grafik Harga Minyak Dunia (OPEC)

Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS (WTI AS) naik 11 sen atau 0,16 persen menjadi US$68,28 per barel pada saat ini, sementara harga minyak mentah berjangka Brent menjadi seharga US$71,83 per barel dengan kenaikan tipis yaitu 13 sen atau 0,18 persen. Produsen utama mempersiapkan peningkatan produksi sebelum akhir tahun sebagai tanggapan terhadap perang Timur Tengah yang memanas.

Analis ANZ mengatakan dalam sebuah catatan yang dikutip Reuters bahwa, meskipun ada upaya menstabilkan pasar minyak, namun harga tetap tertekan. Akan tetapi risiko gangguan pasokan di Timur Tengah tersebut masih terus diimbangi oleh prospek kenaikan produksi OPEC.

OPEC+, yang merupakan gabungan anggota OPEC dan sekutu seperti Rusia, dijadwalkan untuk menaikkan produksi sebesar 180 ribu barel per hari pada Desember 2024.

Penulis : Nabila Putri Adriyani

Tags: Harga Minyak Globalinvansi darat Israel
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ada Jembatan Instagramable membelah Asia Afrika Bandung

Next Post

Bedah Buku Dugaan Kekeliruan Hakim Dalam Kasus Korupsi Libatkan Mardani H Maming

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Prof Sri Rahayu: Jambore Sumsel Harus Berlanjut dan Masuk Agenda Wisata Tahunan Sumsel

Sering Salah Sasaran, Chairul S Matdiah Jelaskan Mengapa Gubernur Tak Bisa Perbaiki Semua Jalan Rusak

PWNU Sumsel dan DPW PKB Gelar Mancing Bersama, Perkuat Sinergi untuk Umat

Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie Titip Pesan Persatuan untuk AMKI Sumsel

PLN Sampaikan Progres Pemulihan Kelistrikan di Sumatra, Pulih bertahap, Lebih dari 8,3 juta Pelanggan Telah Menikmati Kembali Pasokan Listrik

Fakar Indonesia Dorong Pembentukan Akademik Khusus Cetak Guru Profesional

Targetkan Generasi Muda, Acara LIKE IT 2026 Resmi Diluncurkan di Yogyakarta

Laga Persib vs Persijap, KAI Bandung Imbau Penumpang Tak Pakai Atribut Bola

Program MBG Lindungi ASI Eksklusif, Kepala BGN Luruskan Aturan Makan Bergizi Gratis

Berita Populer

Program MBG Lindungi ASI Eksklusif, Kepala BGN Luruskan Aturan Makan Bergizi Gratis

Program MBG, ASI Eksklusif
Reporter lian
23 Mei 2026

LamanQu.Com - Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana meluruskan kabar miring soal Program Makan Bergizi Gratis. Oleh karena itu, pihaknya...

Read more

SPMB Ramah 2026 Sumsel Diluncurkan, Penerimaan Siswa Objektif, Transparan, Akuntabel, Berkeadilan dan Tanpa Diskriminasi

SPMB Ramah 2026 Sumsel Diluncurkan, Penerimaan Siswa Objektif, Transparan, Akuntabel, Berkeadilan dan Tanpa Diskriminasi
Reporter YN
23 Mei 2026

Palembang,LamanQu. Com-Peluncuran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Ramah Tahun 2026 Provinsi Sumatera Selatan resmi digelar di Aula SMA Negeri 1...

Read more

Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopianto Hadiri Peluncuran SPMB 2026 Sumsel, Siap Awasi SPMP Secara Menyeluruh

Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopianto Hadiri Peluncuran SPMB 2026 Sumsel, Siap Awasi SPMP Secara Menyeluruh
Reporter YN
23 Mei 2026

Palembang, LamanQu.Com - Peluncuran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Ramah Tahun 2026 Provinsi Sumatera Selatan resmi digelar di Aula SMA...

Read more

Gandeng Green Diplomacy Network, Wapres Gibran Pacu Kualitas SDM Muda di Kancah Global

Green Diplomacy Network
Reporter lian
21 Mei 2026

LamanQu.Com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima kunjungan kehormatan dari perwakilan Green Diplomacy Network (GDN) di Istana Wakil Presiden,...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In