• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Jumat, Juli 24, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Opini

Sumsel Dalam Pusaran Politik Nasional, Antara Realitas Dan Keberpihakan

Reporter Editor Sumsel
14 November 2018
Sumsel Dalam Pusaran Politik Nasional, Antara Realitas Dan Keberpihakan
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Sumatera Selatan berdasarkan data BPS mempunyai luas wilayah 91.592.43 Km2, total populasi penduduk 8,2 juta (2017). Merupakan Provinsi terkaya No.5 di Indonesia dan disebut sebagai Provinsi Lumbung Pangan dan Energi Nasional. APBD Sumsel mencapai 788.813.301.000. Kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) berupa Energi meliputi minyak bumi, gas alam, batubara dan Pembangkit Listrik.

Sementara komoditas Pangan meliputi Beras/Gabah, Karet dan Sawit. SDA tersebut kepemilikannya didominasi oleh swasta dan BUMN, hanya komoditas Beras dan karet yang didominasi oleh masyarakat. Komoditi rakyat ini sekarang sedang mengalami “kelesuan” disebabkan kebijakan impor beras dan
penurunan harga karet karena kualitas dan daya saing yang rendah, pemerintah tidak mengambil bagian untuk mengintervasi Pasar.

Melihat kondisi objektif dan realitas diatas Kekayaan Sumber Daya Alam seharusnya masyarakat Sumsel termasuk masyarakat sejahterah,
walaupun tetap ada persoalan disana sini. Berdasarkan Data BPS Sumsel 2017 angka kemiskinan di Sumsel mencapai 13{8683c2092de492d2a190cf7fbc06166f47c1e4e1eec97bd8c795afb1b4b0e460} dari total penduduk, ini belum termasuk data jumlah pengangguran artinya angka ini tergolong tinggi jika dibandingkan dengan kekayaan SDA dan angka ini terus meningkat seiring dengan kebijakan pemerintah yang tidak menguntungkan rakyat, diantaranya harga bahan pokok melambung, pencabutan subsidi, BBM naik dan lain-lain. Hal ini berdampak pada peningkatan ongkos produksi dan distribusi (modal), akibatnya banyak usaha kecil dan menengah yang gulung tikar, pengurangan karyawan (pengangguran). Bisa disimpulkan dari data diatas bahwa Kekayaan SDA tidak berbanding lurus dengan angka kesejahteraan rakyat di Sumatera Selatan.

Sekarang seluruh masyarakat Indonesia khususnya Sumsel dihadapkan dengan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019. Pertanyaannya
apakah kontestasi Pemilu ini akan menguntungkan rakyat atau justru merugikan rakyat? Dalam hal ini, saya sengaja tidak membahas Pileg tapi
sesuai judul maka kita akan membedah Pemilihan Presiden. Kontestasi Pilpres adalah amanat Undang-undang untuk menentukan Pemimpin 5 tahunan yang sejatinya akan membawa perubahan kesejahteraan sesuai dengan UUD 1945, pasal 33.

Petahana dalam hal ini Presiden sekarang yang mencalonkan kembali adalah Jokowi yang berpasangan dengan Ma’ruf Amin, Program-program yang ditawarkan adalah bukan hal yang baru, sehubungan sedang berkuasa artinya kebijakan-kebijakan politik yang terjadi hari ini adalah Produk kebijakan Petahana khususnya di Sumatera Selatan. Rakyat bisa menilai secara gamblang dan terbuka walaupun tetap ada perdebatan-perdebatan mengenai indikator-indikator dan variabel tentang keberhasilan.

Bagaimana dengan Penantang yaitu Prabowo Subianto berpasangan dengan Sandiaga Uno? Visi yang ditawarkan Prabowo adalah menjadikan Negara yang berdaulat, mandiri. Visi ini sejalan dengan cita-cita amanat Pembukaan UUD 1945, tetapi masalahnya Indonesia khususnya Sumsel berada dalam angka kemiskinan dan pengangguran yang cukup tinggi. Sejauh mana Penantang bisa mewujudkan dengan program-program yang real dan konkret? artinya perlu pembuktian-pembuktian yang terukur.

Beda hal dengan pasangannya Sandiaga Uno, beliau adalah Wakil Gubernur DKI Jakarta yang sudah melakukan program-program yang bisa diukur walaupun masa kepemimpinan beliau belum genap 5 tahun.

Melihat sepak terjang Sandiaga Uno atau yang biasa disapa dengan sebutan Bang Sandi cukup menarik, tercatat sudah dua kali Bang Sandi ke Sumsel yang pertama yaitu, beliau mengunjungi kampus-kampus untuk berdiskusi tentang Program OK OCE dan mengunjungi pasar 10 Ulu, berdialog dengan pedagang kecil dan tak lupa beliau memohon doa dengan para Ulama di Sumsel. Sedangkan yang kedua tanggal 13-11-2018, beliau kembali mengunjungi Sumsel dengan menemui Pedagang Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) yaitu Pedagang Mie Celor 26 Ilir dan beliau berkomitment memastikan Program OK OCE akan terlaksana di Sumsel, selain itu beliau juga berdialog dengan Tokoh masyarakat dan Tokoh Agama di Sumsel.

Kontestasi Politik harapannya adalah melahirkan Pemimpin yang berkomitment pada kesejahteraan sebagai tolak ukurnya adalah menurunnya angka Kemiskinan di Indonesia khususnya Sumatera Selatan harapan ini adalah keinginan semua masyarakat Sumsel terutama masyarakat Pedesaan yang membutuhkan langkah nyata dan konkret dalam menghadapi kebutuhan sehari-hari yang mencekik.

Penulis : Dolly Reza Fahlevi

Tags: Dolly Reza PahleviPolitik SumselSumber Daya Alam
ADVERTISEMENT
Previous Post

Timnas Indonesia Vs Timor Leste, Analisis Kemenangan Skuad Garuda

Next Post

Info Penting Soal Libur Nasional Sepanjang 2019

Editor Sumsel

Info Terkait

potensi komoditas pertanian

Pacu Peningkatan TKDN di Wilayah Sumbagsel, SKK Migas-KKKS Fasilitasi Pertemuan Stakeholder

5 Juli 2022
Sekulerisasi, Liberalisasi dan Penistaan Agama

Sekulerisasi, Liberalisasi dan Penistaan Agama

18 November 2018

Berita Terbaru

Memasuki Hari Kesepuluh, Dari Dinding yang Rapuh Tumbuh Harapan Baru Ibu Suwarni Menanti Rumah Layak Huni Berkat TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang

Dinding Kayu Kini  Berganti Bata, Dihari Kesepuluh Harapan Baru Ibu Suwarni Tumbuh Bersama TMMD Kodim 0418/Palembang 

Memasuki Hari ke-10, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang Percepat Pembangunan RTLH Milik Ibu Suwarni

Hari Ke-10 TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Rumah Ibu Suwarni Kian Layak Huni

Hari Anak Nasional 2026, Kanwil Ditjenpas Sumsel Berikan Pengurangan Masa Pidana kepada 47 Anak Binaan

Di Balik Senyum Ibu Sumilah, Harapan Baru Tumbuh dari Program TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang

Atap Harapan Mulai Berdiri, Rumah Ibu Sriyanti Perlahan Berubah Lewat Sentuhan TMMD

Kuasa Hukum: PT Roda Prima Perkasa Siap Buktikan Kepatuhan Pajak

TMMD Kodim 0418/Palembang Selesaikan Sumur Bor, Air Bersih Hadir di Pesantren Minhajul Aulia

Berita Populer

Siswa SONS Tidak Bisa Ikut Di O2SN, Berikut Penjelasannya

Siswa SONS Tidak Bisa Ikut Di O2SN, Berikut Penjelasannya
Reporter YN
8 Juli 2026

Palembang,LamanQu.Com-Beberapa waktu yang lalu, dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumsel melalui...

Read more

Gebyar Perlombaan Nuansa Muharram 1448 H: Sinergi IRMAS Babul Ihsan dan SMAN Sumsel Mengabdi Sukses Digelar

Gebyar Perlombaan Nuansa Muharram 1448 H: Sinergi IRMAS Babul Ihsan dan SMAN Sumsel Mengabdi Sukses Digelar
Reporter YN
6 Juli 2026

Palembang,LamanQu.Com-Dalam rangka menyemarakkan bulan Muharram sekaligus menumbuhkan semangat belajar, berakhlak, dan berprestasi pada generasi muda, Remaja Masjid (IRMAS) Babul Ihsan...

Read more

Wujud Komitmen Kepedulian Sosial, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Santuni 111 Anak Yatim di Sekitar Wilayah Operasional

Wujud Komitmen Kepedulian Sosial, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Santuni 111 Anak Yatim di Sekitar Wilayah Operasional
Reporter YN
6 Juli 2026

Plaju,LamanQu.Com-Di tengah kesibukan dan dinamika Kehidupan yang terus berjalan, selalu ada ruang untuk berhenti sejenak, bersyukur, dan berbagi kasih. Sebab...

Read more

Segel Rektorat dan Ancaman Mosi Tidak Percaya, Krisis Dialog di Universitas PGRI Palembang?

Segel Rektorat dan Ancaman Mosi Tidak Percaya, Krisis Dialog di Universitas PGRI Palembang?
Reporter YN
21 Juni 2026

PALEMBANG,LamanQu. Com-Gelombang kritik terhadap tata kelola kampus kembali mencuat di lingkungan Universitas PGRI Palembang. Kali ini, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In