• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Kamis, Februari 12, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Forum P3K Kota Palembang dan PGRI Sumsel Desak Pemerintah Pusat Naikkan Status Guru P3K Menjadi PNS

Reporter YN
17 Mei 2023
Guru P3K Menjadi PNS, Status Guru
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Halal Bi Halal dan Syukuran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) atau P3K Kota Palembang dengan tema ‘Kita Tingkatkan Silaturahmi dan Kinerja P3K Kota Palembang’ digelar di Aula Gedung Guru, Rabu (17/5/2023).

Ketua PPPK Kota Palembang, Ridwan SPd mengatakan, kegiatan Halal BI Halal ini dilakukan atas dasar rasa kangen para P3K yang belum bertemu.

“Kami P3K ini ada yang diangkat dari 2019 dan 2021. P3K ini jumlahnya 600 orang di kota Palembang. Kami sejak diangkat menjadi P3K belum pernah bertemu bersama sekali kecuali saat itu kami bertemu di BKD saat dilantik,” ujarnya.

Ridwan menuturkan, pihaknya sepakat untuk menyatukan visi misi bergabung untuk mempersatukan perjuangan sampai dengan menuju PNS.

“Jumlah P3K Kota Palembang yang menerima SK ada 600 orang. Tetapi ada dua yang mendahului yang meninggal jadi sekarang ada 598 orang,” katanya.

Ketika ditanya langkah yang akan dilakukan untuk berjuang agar diangkat menjadi PNS, Ridwan menuturkan, pihaknya sudah berkomunikasi Forum P3K di Pusat.

“Kami berjuang ingin sama seperti PNS, diperlakukan sama. Jadi tidak ada namanya kontrak-kontrak, karena kontrak ini meresahkan bagikan bagi. Kami nanti kalau habis kontrak belum ada kejelasan. Jadi kami ingin berjuang sampai ke Jakarta menyampaikan aspirasi kepada DPR dan Kementerian. Kami ini menginginkan jadi PNS. Dan kami berharap setelah ini tidak ada tidak ada lagi guru P3K,” ucapnya.

“Kami akan berkolaborasi dengan PGRI dalam berjuang untuk diangkat menjadi PNS. Karena PGRI sebagai orang tua kami , jadi kami meminta PGRI Sumsel mendampingi kami kalau ada kegiatan-kegiatan secara nasional. Maka kami membawa nama PGRI forum ini adalah anak PGRI,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Sumsel, H.Ahmad Zulinto mengatakan, ini ada pertemuan forum P3K dengan PGRI. Mereka menyatakan diri bahwa forum ini sebagai anggota PGRI. Padahal sebetulnya bahwa memang guru dan tenaga pendidik itu anggota PGRI.

“Jadi kalau mereka mengatakan itu artinya menyatakan lebih dalam lagi. Maka dengan pertemuan silaturahim ini kami PGRI menyampaikan pada guru pesan-pesan bahwa organisasi PGRI itu ada organisasi induknya guru,” katanya.

Zulinto menjelaskan, PGRI adalah organisasi sebagai pelindung, dan pejuang. Organisasi ini yang bertindak memberikan pembimbingan kepada guru secara profesional itu jati diri PGRI.

“Bersama bahwa forum guru dan PGRI adalah organisasi yang kuat yang kokoh yang akan berjuang untuk dirinya dan pendidikan, kami akan jaga ini,” ucapnya.

“Kondisi saat sekarang guru harus dibekali dengan pemahaman tentang profesi guru, kode etik guru. Bagaimana tentang aturan-aturan dalam organisasi sehingga mereka dalam menjalankan tugas itu betul-betul profesional,” bebernya.

Zulinto menernagkan, PGRI bukan namanya saja PGRI, tetapi organisasi ini membantu guru. Jadi betul-betul ada manfaatnya untuk guru dalam semua apapun itu, baik kesejahteraan guru, berjuang untuk meningkatkan status guru. Buktinya tadi guru honor sekarang diangkat P3K.

“Kita tidak mengkotak-kotakan guru. Adanya PGRI karena dulu ada guru terkotak-kotak ada guru bantu, ada guru desa ada guru khusus untuk agama tertentu. Ini terpecah-pecah,nah sekarang juga kita melihat ada P3K, ada PNS. Kita harap semua sama, jadi PNS. jangan di beda-bedakan ini tidak mustahil terjadi tergantung apakah pemerintah akan berpihak kepada pendidikan atau tidak jadi orang-orang di dalamnya pun harus orang-orang yang kredibel yang bagus. Kenapa dipisah-pisah di kotak-kotak dibuat seolah-olah ada guru PNS ini guru P3K,” bebernya.

“PGRI akan terus berjuang memberikan pemahaman kepada pemerintah bahwa kita minta guru jangan dikotak-kotakan,” tegasnya.

Selain itu, sambung Zulinto, pihaknya .asih berjuang agar tenaga tendik belum jadi P3K.

“Tenaga Tendik itu jantungnya pendidikan. Ada operator, ada penjaga perpustakaan, ada petugas laboratorium, ada penjaga sekolah mereka orang-orang di dalam itu yang berjuang untuk pendidikan. Jadi tidak dibedakan ada penjaga ada tukang sapu tidak dibedakan. Semua orang di berada di dunia pendidikan itu adalah anggota PGRI yang harus kami lindungi, harus kita support harus kita berikan berjuang yang sama. Mereka juga hak-haknya ada di dalam itu,” tuturnya.

“Dari kuota 3.500 orang, yang terisi 2.900 guru. Saya sudah buka 3.500 artinya guru kita ini lalai. Saya katakan lalai pasti ada yang tidak lengkap administrasinya dan setiap tahun tidak di-update data-datanya di pusat. Sehingga waktu terjadi masalah, maka guru panik. Tapi tidak apa-apa tahun 2023 kalau tidak salah dinas pendidikan membuka kuota 1000 orang lebih. Artinya yang lama baru 2.900 orang, kemudian ada 600 orang dan akan ditambah lagi yang baru. Mudah-mudahan dinas pendidikan itu paham dengan kekurangan guru. Mudah-mudahan kebutuhan sekitar 4000 guru, itu kedepan bisa terpenuhi,” paparnya.

Zulinto mengungkapkan, harus dipahami guru yang pensiun hampir setiap tahun itu sekitar 600 sampai 700 orang yang pensiun setiap tahunnya.

“Kita masih kekurangan banyak guru. Karena selama 10 tahun sebelumnya, kita di monitorium penerimaan pegawai untuk guru,”pungkasnya.

Tags: Forum P3KPPPK Kota Palembang
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pimpinan Wilayah III PT Pegadaian Resmikan Kampung Bahari serta Taman Mangrove TNI AL

Next Post

Skuad Teknisi Honda Siap Adu Keterampilan di Asia Oceania

YN

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Pegadaian Resmikan TGCL ke-30 di Unila, Dorong Mahasiswa Kreatif dan Melek Investasi

Forum Komite SMA/SMK Sumsel Matangkan Struktur dan Standarisasi AD/ART

Komisi IV DPRD Palembang Terima Audiensi FORKESI, Dorong Penguatan Perlindungan dan Layanan Anak Berkebutuhan Khusus

Pembela Egy Sudjana Sumsel Minta Kapolri Segera Proses Laporan Dugaan Pencemaran Nama Baik Egy Sudjana

Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Tuai Polemik, DPRD Palembang Minta Dikaji Ulang

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Dorong Penegakan Hukum Tegas terhadap ODOL di Sumsel

Muktamar Ke-33 PII di Palembang Bakal Pilih Ketum Baru

Warga Royyan Mulya Dukung Penyelesaian Santun, Apresiasi Respons PT TSM

Penetapan Tersangka Dugaan Tipikor Kegiatan Pendistribusian Semen di Provinsi Sumsel Oleh Distributor PT KMM

Berita Populer

Peringati Isra Mi’raj dan Sambutan Ramadhan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bapenda Palembang Perkuat Silaturahmi

Peringati Isra Mi’raj
Reporter YN
5 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palembang, Dian Marhaen, menggelar kegiatan syukuran yang...

Read more

Dit Intelkam Polda Sumsel Lakukan Kurvei (Bersih-Bersih) di Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

kegiatan kurvei
Reporter YN
6 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Personel Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam) Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan kurvei atau bersih-bersih di kawasan...

Read more

Kompetensi First Aider Jadi Pilar Pencegahan Risiko Operasional di Kilang Plaju

Kompetensi First Aider Jadi Pilar Pencegahan Risiko Operasional di Kilang Plaju
Reporter YN
5 Februari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan operasional sekaligus melindungi setiap pekerja di lingkungan...

Read more

Jose Rico Sukses Besarkan Brand Earthy Genova Memikat Pasar Lokal dan Ekspor

Brand Earthy Genova
Reporter UMR
7 Februari 2026

Bandung, LamanQu.Com - Produk Earthy Genova adalah brand fesyen berasal dari Kota Bandung yang berfokus memakai bahan denim, dengan kualitas...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In