• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Kisah Perang Lima Hari Lima Malam Harus Masuk Dalam Kurikulum

Reporter Editor Sumsel
1 Januari 2022
Komunitas Cagar Budaya, Kisah Perang Lima Hari Lima Malam
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Memperingati Perang 5 Hari 5 Malam yang terjadi di Kota Palembang pada 5 Januari 1947 yang silam tepatnya Sabtu (1/1/2021) .

Komunitas Sahabat Cagar Budaya (SCB) menggelar kegiatan mengheningkan cipta , bincang pusaka dan Heritage Walk Palembang dengan tema Meet The Heroes di Taman Tentara Pelajar di Jalan Merdeka, Palembang.

Dengan pemateri sejarawan dari Universitas Sriwijaya (Unsri) Syafruddin Yusuf .Juga hadir Sultan Palembang Darussalam Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R M Fauwaz Diradja SH Mkn dan anggota SCB dan masyarakat umum.

Syafruddin Yusuf menjelaskan perang lima hari lima malam di Palembang sangat penting dan harus diperingati karena perang lima hari lima malam ini merupakan wujud dari masyarakat di Palembang dan Sumatera Selatan (Sumsel) secara umum punya tekad untuk melaksanakan proklamasi kemerdekaan.

“Kalau generasi tua pasti tahu perang lima hari lima malam cuma generasi muda ini yang umur 20 tahunan kurang, karena mata pelajaran sejarah yang membahas perang lima hari lima malam tidak ada dalam kurikulum, “ katanya.

Repotnya menurutnya guru-guru tidak berani menyampaikan materi lokal diluar kurikulum yang ada.“ Mestinya sasaran pertama kalau mau perang ini dikenal masyarakat khususnya generasi muda sekarang di lembaga pendidikan ini nanti kaitannya nanti Dinas Pendidikan yang mewajibkan memberikan materi tentang perang lima hari lima malam itu,” katanya.

Selain itu menurutnya ada beberapa faktor kenapa Belanda ingin menguasai Palembang dalam perang lima hari lima malam, yaitu faktor ekonomi di mana Palembang kaya dan banyak penghasilan sumber daya alam.
Lalu faktor politik dimana Palembang adalah pusat pemerintahan wilayah Sumatera Bagian Selatan dimana secara politik menguasai Palembang berarti bisa menaklukkan daerah lain di luar kota Palembang.

“Faktor militer, Palembang juga pusat kekuatan militer untuk Sumatera Bagian Selatan dan dari sisi sosial dimana waktu zaman Jepang , orang Belanda ditahan dan disiksa oleh Jepang , oleh karena itu Belanda ingin mengembalikan citra Belanda adalah bangsa yang besar dan kuat , satu-satunya jalan dia ingin mengembalikan citra itu dengan menguasai Palembang,” katanya.

Untuk titik perang lima hari lima malam paling sengit menurutnya diantaranya di Charitas , Bagus Kuning Plaju, Gedung Handlezaken, Talang Semut dan pusat kekuatan Belanda di Benteng Kuto Besak dan Charitas.
“Ini sifatnya perang kota ,” katanya.

Menurutnya kalau sampai generasi muda tidak tahu perang lima hari lima malam di Palembang ini dinilainya sangat berbahaya sekali.“Nanti nilai-nilai dia untuk menghargai kepahlawanan itu sangat kurang, sebab didalam perang lima hari lima malam itu khan dihilangkan faktor agama, faktor kesukuan yang penting sama-sama mempertahankan kemerdekaan,” bebernya.

Menurut Penggagas Komunitas Cagar Budaya Robby Sunata menjelaskan kalau perang lima hari lima malam di kota Palembang menurutnya perang besar yang juga mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat.

“Dari situ saja jelas kalau perang ini penting, perang ini diperhatikan oleh pemerintah pusat yang ada di Yogyakarta, karena Palembang waktu itu ada dua kilang minyak terbesar di Asia Tenggara jadi sekitar 70 persen penghasil minyak di Indonesia ada di Palembang, jadi secara ekonomi dan politik Palembang penting ,” pungkasnya.

Tags: Komunitas Sahabat Cagar Budayaperang lima hari lima malamproklamasi kemerdekaan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Rutan Kelas 1 Palembang Akan Optimalkan Pelayanan Berbasis HAM

Next Post

Terima Sepeda Motor, Epes; Terima Kasih Bapak Mayjen Agus Subiyanto

Editor Sumsel

Info Terkait

HUT ke 80 Kemerdekaan RI

Tujuh Belasan Ke 80 Ini Yang Dilakukan Pemprov Sumsel, Ini Yang Disampaikan

4 Agustus 2025
belajar sejarah lewat kuliner

Lukisan Mural Perang Lima Hari Lima Malam Dipasang Dibakso Granat Mas Aziz Bukit

6 Januari 2022

Berita Terbaru

Polrestabes Palembang Gerak Cepat Tangkap Driver Ojol Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Gandus

Pemerintah Siap Luncurkan Operasional 1.061 Kopdes Merah Putih di Jateng dan Jatim

Kaos dan Topi Rimba Jadi Kenang-Kenangan Hangat Penghujung TMMD

Bukan Sekadar Tanggul, Giant Seawall Pantura Bakal Jadi Pusat Ekonomi Baru Indonesia

Canda Hangat di Tengah Pengecoran, Dansatgas TMMD Apresiasi Kekompakan Satgas dan Warga

Danantara Jajaki Akuisisi Saham Eramet di Weda Bay Nickel, Perkuat Posisi Indonesia

TMMD Hadirkan Sosialisasi KDRT, Warga Diajak Wujudkan Keluarga Harmonis dan Sadar Hukum

Probabilitas Resesi Indonesia di Bawah 5%, Pemerintah Perkuat Satgas Debottlenecking

Syukur Mbah Suradi, Jalan Mulus TMMD Kini Permudah Angkut Hasil Panen

Berita Populer

Erick Thohir Ajak Menteri Olahraga Se-Asia Tenggara Reformasi Tata Kelola SEA Games

Tata Kelola SEA Games
Reporter lian
5 Mei 2026

LamanQu.Com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mendorong transformasi besar-besaran dalam penyelenggaraan SEA Games. Selain itu, ia menegaskan...

Read more

Dari Senam hingga Komedi, Disdik Sumsel Peringati Hardiknas dengan Nuansa Kebersamaan

Dari Senam hingga Komedi, Disdik Sumsel Peringati Hardiknas dengan Nuansa Kebersamaan
Reporter YN
5 Mei 2026

Palembang. Lamanqu. Com Suasana Aula Handayani Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan pada Senin, 4 Mei 2026, tampak berbeda dari biasanya....

Read more

Resmi Disepakati, Deklarasi Bali Jadi Tonggak Baru Kolaborasi Olahraga Asia Tenggara

Kolaborasi Olahraga Asia Tenggara
Reporter lian
5 Mei 2026

LamanQu.Com - Pertemuan tingkat tinggi bertajuk SEA Ministerial Meeting On Youth and Sports 2026 di The Meru Hotel, Bali, resmi...

Read more

Percepat Reforma Agraria, DPR RI Segera Bentuk Command Center Penanganan Konflik

Reforma Agraria
Reporter lian
2 Mei 2026

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan bahwa DPR RI akan membentuk pusat komando atau command center khusus. Selain...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In