• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Kamis, Juli 2, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Kisah Perang Lima Hari Lima Malam Harus Masuk Dalam Kurikulum

Reporter Editor Sumsel
1 Januari 2022
Komunitas Cagar Budaya, Kisah Perang Lima Hari Lima Malam
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Memperingati Perang 5 Hari 5 Malam yang terjadi di Kota Palembang pada 5 Januari 1947 yang silam tepatnya Sabtu (1/1/2021) .

Komunitas Sahabat Cagar Budaya (SCB) menggelar kegiatan mengheningkan cipta , bincang pusaka dan Heritage Walk Palembang dengan tema Meet The Heroes di Taman Tentara Pelajar di Jalan Merdeka, Palembang.

Dengan pemateri sejarawan dari Universitas Sriwijaya (Unsri) Syafruddin Yusuf .Juga hadir Sultan Palembang Darussalam Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R M Fauwaz Diradja SH Mkn dan anggota SCB dan masyarakat umum.

Syafruddin Yusuf menjelaskan perang lima hari lima malam di Palembang sangat penting dan harus diperingati karena perang lima hari lima malam ini merupakan wujud dari masyarakat di Palembang dan Sumatera Selatan (Sumsel) secara umum punya tekad untuk melaksanakan proklamasi kemerdekaan.

“Kalau generasi tua pasti tahu perang lima hari lima malam cuma generasi muda ini yang umur 20 tahunan kurang, karena mata pelajaran sejarah yang membahas perang lima hari lima malam tidak ada dalam kurikulum, “ katanya.

Repotnya menurutnya guru-guru tidak berani menyampaikan materi lokal diluar kurikulum yang ada.“ Mestinya sasaran pertama kalau mau perang ini dikenal masyarakat khususnya generasi muda sekarang di lembaga pendidikan ini nanti kaitannya nanti Dinas Pendidikan yang mewajibkan memberikan materi tentang perang lima hari lima malam itu,” katanya.

Selain itu menurutnya ada beberapa faktor kenapa Belanda ingin menguasai Palembang dalam perang lima hari lima malam, yaitu faktor ekonomi di mana Palembang kaya dan banyak penghasilan sumber daya alam.
Lalu faktor politik dimana Palembang adalah pusat pemerintahan wilayah Sumatera Bagian Selatan dimana secara politik menguasai Palembang berarti bisa menaklukkan daerah lain di luar kota Palembang.

“Faktor militer, Palembang juga pusat kekuatan militer untuk Sumatera Bagian Selatan dan dari sisi sosial dimana waktu zaman Jepang , orang Belanda ditahan dan disiksa oleh Jepang , oleh karena itu Belanda ingin mengembalikan citra Belanda adalah bangsa yang besar dan kuat , satu-satunya jalan dia ingin mengembalikan citra itu dengan menguasai Palembang,” katanya.

Untuk titik perang lima hari lima malam paling sengit menurutnya diantaranya di Charitas , Bagus Kuning Plaju, Gedung Handlezaken, Talang Semut dan pusat kekuatan Belanda di Benteng Kuto Besak dan Charitas.
“Ini sifatnya perang kota ,” katanya.

Menurutnya kalau sampai generasi muda tidak tahu perang lima hari lima malam di Palembang ini dinilainya sangat berbahaya sekali.“Nanti nilai-nilai dia untuk menghargai kepahlawanan itu sangat kurang, sebab didalam perang lima hari lima malam itu khan dihilangkan faktor agama, faktor kesukuan yang penting sama-sama mempertahankan kemerdekaan,” bebernya.

Menurut Penggagas Komunitas Cagar Budaya Robby Sunata menjelaskan kalau perang lima hari lima malam di kota Palembang menurutnya perang besar yang juga mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat.

“Dari situ saja jelas kalau perang ini penting, perang ini diperhatikan oleh pemerintah pusat yang ada di Yogyakarta, karena Palembang waktu itu ada dua kilang minyak terbesar di Asia Tenggara jadi sekitar 70 persen penghasil minyak di Indonesia ada di Palembang, jadi secara ekonomi dan politik Palembang penting ,” pungkasnya.

Tags: Komunitas Sahabat Cagar Budayaperang lima hari lima malamproklamasi kemerdekaan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Rutan Kelas 1 Palembang Akan Optimalkan Pelayanan Berbasis HAM

Next Post

Terima Sepeda Motor, Epes; Terima Kasih Bapak Mayjen Agus Subiyanto

Editor Sumsel

Info Terkait

HUT ke 80 Kemerdekaan RI

Tujuh Belasan Ke 80 Ini Yang Dilakukan Pemprov Sumsel, Ini Yang Disampaikan

4 Agustus 2025
belajar sejarah lewat kuliner

Lukisan Mural Perang Lima Hari Lima Malam Dipasang Dibakso Granat Mas Aziz Bukit

6 Januari 2022

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Operasional Kilang Plaju guna Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Perkuat Nilai AKHLAK dan Etos Kerja Sambut Tahun Baru Islam 1448 H

Alfamart dan Nestlé Indonesia Perluas Jangkauan Program Sahabat Posyandu untuk Ribuan Ibu dan Anak

Pengusaha Muda Diminta Jadi Agen Perubahan, HIPMI Palembang Fokus pada Ekonomi Kerakyatan

Menjaga Asa Tumbuh Kembang Anak, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Hadirkan Dukungan Nutrisi bagi Keluarga Berisiko Stunting

Sukses Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Operator Scaffolding, Project Sumatra R&P, Kilang Plaju, dan Disnakertrans Sumsel Dorong Kesiapan Tenaga Kerja Lokal

Raih PROPER Emas Empat Kali Berturut-turut, Kilang Plaju Jadi Contoh Sukses Praktik Keberlanjutan Lingkungan di Sumsel

Massa Aksi Minta Semua Kasus Junaidi Alias Ajun Untuk Di Proses

Gencarkan Roadshow ke SKK Migas dan KKKS, Pemkab Muba Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Bersertifikasi dan Transparansi Lowongan Kerja

Berita Populer

PT Amen Mulia Beberkan Awal Mula Kasus Advokat BIY

PT Amen Mulia Beberkan Awal Mula Kasus Advokat BIY
Reporter YN
21 Mei 2026

PALEMBANG,LamanQu. Com-Rabu (20/05/2026) Dihalaman Kantor Pengadilan Negeri Pelembang Kuasa hukum PT Amen Mulia, Akbar Tanjung SH bersama rekannya Isykamal SH,...

Read more

Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Operasional Kilang Plaju guna Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Operasional Kilang Plaju guna Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Reporter YN
2 Juli 2026

Plaju, LamanQu.Com-Menjaga ketahanan energi nasional tidak hanya bergantung pada keandalan operasi kilang dan distribusi energi, tetapi juga pada sinergi yang...

Read more

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Perkuat Nilai AKHLAK dan Etos Kerja Sambut Tahun Baru Islam 1448 H

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Perkuat Nilai AKHLAK dan Etos Kerja Sambut Tahun Baru Islam 1448 H
Reporter YN
2 Juli 2026

Plaju, LamanQu. Com-Memasuki momentum suci pergantian tahun baru Islam 1448 H, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit III Plaju (Kilang...

Read more

Rakor Pemilu 2019, Bawaslu Sumsel Ajak ASN Jaga Netralitas

Rakor Pemilu 2019, Bawaslu Sumsel Ajak ASN Jaga Netralitas
Reporter Editor Sumsel
14 Desember 2018

Palembang, lamanqu.com - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumatera Selatan (Sumsel), Iin Irwanto menghimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In