• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Sabtu, Juli 11, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Kementrian ATR Akan Bagikan 45 Ribu Hektar TORA ke Petani Sumsel

Reporter Editor Sumsel
25 November 2021
kawasan hutan produksi, redistribusi reforma agraria
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Direktur Landreform Kementrian ATR memimpin rapat koordinasi teknis pelaksanaan pilot project percepatan Redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) dari kawasan hutan produksi tidak produktif berbasis penataan agraria berkelanjutan Provinsi Sumsel tahun anggaran 2021 bertempat di Hotel Excelton, Kamis (25/11/2021).

Direktur Landreform Sudaryanto mengatakan, ada 4 provinsi yang menjadi pilot project redistribusi TORA yakni Sumsel, Kalbar, Kalteng dan Kaltim. Sumsel kebagian 45 ribu hektar untuk redistribusi TORA yakni 30 ribu hektar di kasawan Muba dan Banyuasin, dan sisanya 15 ribu hektar tersebar di daerah lain.

“Sumsel dipilih menjadi pilot project karena dilihat dari kesiapannya. Daerahnya yang mendukung, kita harus koordinasi di Pusat dengan daerah. Karena yang tau subyeknya itu kan pemerintah daerah. Kita tidak begitu paham,” ujarnya.

“Untuk lokasinya itu 30 ribu hektar di Muba dan Banyuasin itu sudah terdata inventarisirnya yakni penguasaan, pengunaan, dan pemilikan tanah. Ternyata setelah diinventarisir, ternyata dilapangan sudah tidak ada lagi yang kosong. Semua sudah ada penggarapnya, itulah yang akan segera diputihkan,” tambah Sudaryanto.

Lebih lanjut Sudaryanto, sesuai aturan tanah untuk pertanian maksimal itu setiap kartu keluarga itu memiliki 5 hektar. “Tetapi dilapangan ternyata ada yang menguasai hingga 50 hektar, ada yang setengah hektar. Itu kita data dan analisa. Itulah perlu pendataan, ada yang menguasai lebih banyak dan ada yang sedikit. Untuk yang menguasai lebih banyak itu akan dipotong, agar dibagi dengan yang menguasai lahan yang lebih sedikit. Itulah yang dikatakan berkeadilan. Ini tanah milik negara, bukan tentang mau atau tidak mau petani diatur. Negara hadir untuk mengatur itu,” tandasnya.

Sementara itu, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Sumsel Rosyidin menuturkan, pihaknya berterima kasih dengan BPN Pusat yang telah melaksanakan rakor terkait reforma agraria tentang kawasan hutan yang tidak produktif menjadi produktif. “Ini menjadi kebahagiaan masyarakat Sumsel yang kedepan legalitas tanahnya. Ini luar biasa, dari 34 provinsi hanya 4 provinsi yang jadi pilot projectnya. Ini harus jadi role model yang bagus. Lakukan sebaik mungkin, agar tidak ada persoalan sosial. Karena ketika bicara tanah banyak konflik sosial,” terangnya.

“Bapak Gubernur, ketika membagikan sertifikat tanah di OKUT, beliau sangat senang, karena masyarakat mendapat legalitas kepemilikan tanah. Dengan adanya sertifikat tanah, ini menjadi penting karena bisa punya hak atas tanah itu sendiri. Bapak Gubernur ingin kepemilikan tanah itu menjadi kebahagiaan bagi petani, karena tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat.” pungkasnya.

Tags: kawasan hutan produksipelaksanaan pilot projectredistribusi reforma agraria
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jaksa Agung RI Lakukan Kunjungan Kerja Ke Kejati Sumsel

Next Post

Gejolak Liga Eropa, Rapid Wien Tumbang Oleh Wes Ham Tanpa Perlawanan

Editor Sumsel

Info Terkait

kawasan hutan produksi

Dishut Sumsel Berharap Proses Pelepasan Kawasan Hutan Produksi Tetap dari Kementrian LHK Untuk Pembangunan Pelabuhan New Palembang Terwujud Desember 2022

27 September 2022

Berita Terbaru

Relawan Pertamina Peduli Sumbang Paket Sekolah Baru Untuk 110 Siswa, Nyalakan Mimpi Masa Depan

Dukung Program Palembang Peduli, Kecamatan Sako Gelar Bimtek dan Konsultasi Hukum Gratis

Pilu di Sudut Kota Palembang, Janda Empat Anak Bertahan Hidup di Rumah Nyaris Roboh, Berharap Uluran Tangan Pemerintah

Muhammad Rolan: Rutan Pakjo Terus Berbenah, Perkuat Pelayanan Publik dan Pembinaan Warga Binaan

Tim Kuasa Hukum Minta Kapolrestabes dan Kajari Palembang Keluarkan Irza Prasetya Dari Tahanan

CNG Hilir Raya Sudah 17 Tahun Berkiprah Dibidang Energi, Berikut Pesan Disampaikan

Dorong Kemandirian Masyarakat, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Pertajam Arah Program Proklim & Waste Management

Kepengurusan JKSN Wilayah Sumsel Sah Dikukuhkan, Berikut Beberapa Hal Disampaikan

Festa Rakyat Nusantara 2026 Euforia Piala Dunia 2026 Menggema di Kambang Iwak Kota Palembang

Berita Populer

Gebyar Perlombaan Nuansa Muharram 1448 H: Sinergi IRMAS Babul Ihsan dan SMAN Sumsel Mengabdi Sukses Digelar

Gebyar Perlombaan Nuansa Muharram 1448 H: Sinergi IRMAS Babul Ihsan dan SMAN Sumsel Mengabdi Sukses Digelar
Reporter YN
6 Juli 2026

Palembang,LamanQu.Com-Dalam rangka menyemarakkan bulan Muharram sekaligus menumbuhkan semangat belajar, berakhlak, dan berprestasi pada generasi muda, Remaja Masjid (IRMAS) Babul Ihsan...

Read more

Wujud Komitmen Kepedulian Sosial, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Santuni 111 Anak Yatim di Sekitar Wilayah Operasional

Wujud Komitmen Kepedulian Sosial, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Santuni 111 Anak Yatim di Sekitar Wilayah Operasional
Reporter YN
6 Juli 2026

Plaju,LamanQu.Com-Di tengah kesibukan dan dinamika Kehidupan yang terus berjalan, selalu ada ruang untuk berhenti sejenak, bersyukur, dan berbagi kasih. Sebab...

Read more

Siswa SONS Tidak Bisa Ikut Di O2SN, Berikut Penjelasannya

Siswa SONS Tidak Bisa Ikut Di O2SN, Berikut Penjelasannya
Reporter YN
8 Juli 2026

Palembang,LamanQu.Com-Beberapa waktu yang lalu, dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumsel melalui...

Read more

Segel Rektorat dan Ancaman Mosi Tidak Percaya, Krisis Dialog di Universitas PGRI Palembang?

Segel Rektorat dan Ancaman Mosi Tidak Percaya, Krisis Dialog di Universitas PGRI Palembang?
Reporter YN
21 Juni 2026

PALEMBANG,LamanQu. Com-Gelombang kritik terhadap tata kelola kampus kembali mencuat di lingkungan Universitas PGRI Palembang. Kali ini, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In