• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Minggu, Mei 31, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Hukum

Kasus Dugaan Penipuan Proyek Asian Games 2018, Kuasa Hukum FA Ungkap Pelapor Inginkan Uang Cash 8 Miliar

Reporter Editor Sumsel
25 Agustus 2020
Kasus Dugaan Penipuan Proyek Asian Games 2018, Kuasa Hukum FA Ungkap Pelapor Inginkan Uang Cash 8 Miliar
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Subdit III Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Selasa (25/8/2020) melimpahkan berkas dan barang bukti berikut tersangka Febri Alfian (FA) alias Ayong (51) kasus dugaan penipuan dan pencucian uang dalam proyek pembangunan embung (turap) salah satu venue Asian Games 2018 di Jakabaring, Palembang.

Dengan menggunakan baju hitam tersangka digiring sekitar pukul 10.30 Wib tiba di gedung Kejaksaan Negri Palembang dengan dikawal petugas dari Bareskrim Polri menuju ruang tahap dua tindak pidana umum dan diterima langsung oleh Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Palembang Agung Ary Kesuma SH.

“Ya benar hari ini kita menerima tahap dua kasus dugaan tindak pidana penipuan dan pencucian uang dari Bareskrim Polri dan Kejagung”. Ujar Agung Kasipidum Kejari Palembang membenarkan.

Hanya saja menurutnya untuk detil kasus yang menjerat tersangka tersebut masih dipelajari dan belum diketahui keseluruhan pokok perkaranya.

“Untuk perkaranya sampai saat ini belum kita pelajari lebih mendetil, karena kita baru menerima penyerahan berkas dan tersangka saja tadi diserahkan oleh perwakilan Kejagung dan Petugas Bareskrim Polri”. Tambahnya.

Sementara itu, Abunawar Basyeban selaku kuasa hukum tersangka FA nampak juga turut hadir diruangan penyerahan berkas tahap II Kejari Palembang memberikan keterangannya terkait kasus yang menjerat kliennya.

“Ini sebenarnya permasalahan murni bisnis to bisnis antara tersangka selaku klien kami dengan pihak pelapor, sebenarnya klien kami bukan tidak sanggup bayar sebagaimana yang dituduhkan pelapor, sudah ada upaya dengan menawarkan beberapa aset yang dimiliki tersangka yang nilainya melebihi dari yang disangkakan itu”. Ungkap Abunawar Basyeban ketika diwawancarai oleh Wartawan.

Seraya menambahkan, upaya menawarkan beberapa aset itu ternyata ditolak oleh pelapor yang menginginkan uang cash dari tersangka atas dugaan kerugian lebih kurang mencapai Rp 8 miliar.

“Untuk langkah hukum kita saat ini berusaha mendampingi klien kalau bisa rencananya akan diajukan penangguhan penahanan terhadap tersangka, namun kita lihat dulu nanti bagaimana kelanjutannya ”. Tandasnya.

Dikutip dari laman, pengusutan kasus berawal dari laporan Lastri Sulastri yang merupakan kuasa hukum tiga perusahaan yakni, PT MRU; PT MBP; dan PT PBPS. Laporan terdaftar dengan nomor LP: 442/IV/2018/Bareskrim Polri tanggal 3 April 2018.

Pada saat itu tersangka FA menghubungi Direktur PT MRU Bong Elvan Hamzah ihwal proyek lanjutan pembuatan embung Stadion Asian Games 2018 di Jakabaring, Palembang pada 2017.

Proyek tersebut membutuhkan batu belah (split) sebanyak lima tongkang.

Dalam perjalannya Bong Elvan di iming-imingi oleh tersangka mendapatkan uang dari anggaran pendapatan belanja negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) serta menjamin kelancaran pembayaran dalam jangka waktu paling lama 1 hingga 1,5 bulan setelah batu split atau batu belah sampai ke tempat pengiriman di Palembang.

Namun saat telah menerima batu belah, tersangka tak dapat dihubungi.

Febri Alfian alias ayong juga tak pernah memastikan masa pembayaran seperti yang telah dijanjikan oleh tersangka sebelumnya.

Menindak lanjuti laporan itu, Bareskrim Mabes Polri melakukan penyelidikan terkait tindak pidana dugaan penipuan dan pencucian uang dengan total kerugian sebesar mencapai Rp8,9 miliar.

Atas perbuatannya itu tersangka FA alias Ayong dijerat Pasal 379a KUHP juncto Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Dia terancam hukuman paling lama 20 tahun penjara dan denda paling banyak Rp10 miliar.  (Andre)

Tags: Kejaksaan Negri PalembangPenipuanProyek Asian Games 2018Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri
ADVERTISEMENT
Previous Post

30 UMKM Mendapatkan Bantuan Etalase

Next Post

Dinas Perikanan Muba Beri Sosialisasi dan Edukasi Bahaya Destruktif Fishing

Editor Sumsel

Info Terkait

imron melaporkan adik ipranya ke polda sumsel

Imron Laporkan Adik Ipar ke Polda, Karena Ngaku Ada Transaksi Jual Beli Tanah

18 November 2020
Dugaan Penipuan Istri Seorang Oknum Berkesan Tebang Pilih

Dugaan Penipuan Istri Seorang Oknum Berkesan Tebang Pilih

6 Agustus 2019

Berita Terbaru

Pemuda ICMI Sumsel Sembelih 1 Sapi dan 2 Kambing, Daging Kurban Dibagikan ke Masyarakat

Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan Lakukan Monitoring dan Penguatan di Rutan Kelas I Palembang

PLN UID S2JB Tebar Kepedulian Lewat Qurban, Hadirkan Kebahagiaan untuk Masyarakat Sekitar dalam Momentum Idul Adha

Wujud Syukur dan Kepedulian, Hj Diana Potong 9 Ekor Sapi Kurban di Tiga Kecamatan

Idul Adha 1447 H, Fauzi Amro Bersama Firmansyah Serta Ali Subri Bagikan Daging Kurban kepada Warga Palembang

PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Salurkan Hampir 2.000 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat

Semarak Iduladha di Kilang Plaju, Ribuan Kantong Daging Qurban Disalurkan Penuh Kepedulian

Ice Trisnawati Terpilih Pimpin INKINDO Sumsel 2026–2031, Konsultan Lokal Minta Perlindungan

Idul Adha 1447 Wagub Cik Ujang Tekankan Keikhlasan Berkorban dan Pelayanan untuk Masyarakat

Berita Populer

Prof Sri Rahayu: Jambore Sumsel Harus Berlanjut dan Masuk Agenda Wisata Tahunan Sumsel

Prof Sri Rahayu: Jambore Sumsel Harus Berlanjut dan Masuk Agenda Wisata Tahunan Sumsel
Reporter YN
24 Mei 2026

Palembang,LamanQu.Com-Rangkaian kegiatan Jambore Sumsel 2026 resmi ditutup melalui Closing Ceremony dan pemberian awarding kepada pelaku UMKM serta sponsor pendukung, Minggu...

Read more

PWNU Sumsel dan DPW PKB Gelar Mancing Bersama, Perkuat Sinergi untuk Umat

PWNU Sumsel dan DPW PKB Gelar Mancing Bersama, Perkuat Sinergi untuk Umat
Reporter YN
24 Mei 2026

Palembang,LamanQu.Com-Ketua PWNU Sumatera Selatan, Ustadz Hendra Zainuddin bersama Ketua DPW PKB Sumsel, Nasrul Halim, menggelar kegiatan mancing bersama sebagai ajang...

Read more

Sering Salah Sasaran, Chairul S Matdiah Jelaskan Mengapa Gubernur Tak Bisa Perbaiki Semua Jalan Rusak

Sering Salah Sasaran, Chairul S Matdiah Jelaskan Mengapa Gubernur Tak Bisa Perbaiki Semua Jalan Rusak
Reporter YN
24 Mei 2026

Palembang, LamanQu. Com-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Selatan (DPRD Sumsel) Chairul S Matdiah, meminta masyarakat untuk lebih jeli...

Read more

Program MBG Lindungi ASI Eksklusif, Kepala BGN Luruskan Aturan Makan Bergizi Gratis

Program MBG, ASI Eksklusif
Reporter lian
23 Mei 2026

LamanQu.Com - Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana meluruskan kabar miring soal Program Makan Bergizi Gratis. Oleh karena itu, pihaknya...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In