• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Sabtu, Januari 10, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Kesehatan

Akar Tuo, Obat Herbal Atasi Benjolan di Payudara

Reporter Editor Sumsel
27 Juni 2020
Akar Tuo, Obat Herbal Atasi Benjolan di Payudara
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Akar tuo adalah kayu asli Sumatera, dengan khasiat dapat mengobati berbagai penyakit. Akar tuo ini sudah dicek laboratorium Universitas Sriwijaya (Unsri) dan ternyata mengandung anti oksidan tinggi yaitu 51,63 persen yang bisa menjadi penyembuh kanker.

Hal ini, terbukti dengan kesaksian Nurlistina yang menderita benjolan di payudara. Benjolan di payudara sebelah kanannya, berkurang setelah minum obat herbal akar tuo.

“Saya mulai minum akar tuo ini sejak 15 Februari 2020. Kemudian tanggal 26 Februari pesan lagi. Sebulan minum air rebusan akar tuo, benjolan dipayudara saya berkurang,” ucapnya saat diwawancarai, Jumat (26/6/2020).

Nurlistina mengungkapkan, sebelum minum air akar tuo, dirinya pernah mencoba obat herb lain yakni minum kunyit putih.” Suatu hari saya dikantor baca koran, tentang akar tuo. Setelah minum, beberapa hari kemidian benjolan seperti kanker payudara ini berkurang. Tubuh jadi lebih fit. Sehari saya minum rebusan akar tuo ini 4-5 kali. Efek awalnya ngantuk. Pas sebulan minum akar tuo, ngantuk terus. Setelah itu, biasa saja tidak ada lagi mengantuk,” tandasnya.

Sementara itu, Mursidah produsen akar tuo mengatakan, akar tuo ini sudah langsung dicek ke laboratorium Universitas Sriwijaya (Unsri). “Setelah di cek ternyata mengandung anti oksidan tinggi yaitu 51,63 persen yang bisa menjadi penyembuh kanker,” katanya.

Menurut Mursidah, banyak orang yang tidak tahu apa itu anti oksidan, padahal khasiatnya sangat banyak sekali. Jika akar bajakah diklaim bisa mengobati penyakit kanker, maka akar tuo khasiatnya bukan saja mengobati kanker saja, namun bisa juga mematikan dan meyembuhkan sel kanker dan sel tumor yang ganas dan jinak. Akar tuo juga bisa menyembukan penyakit jantung, diabetes, paru paru, prostad, kista, vertigo, kolestrol, ambein, juga miom.

“Bahkan sel kanker dan sel tumor yang sudah stadium 4 pun bisa disembuhkan dengan akar tuo ini,” katanya.

Dia menjelaskan, kanker dan tumor tidak terdeteksi dan penderita tidak menyadari. Tiba-tiba, sudah sangat parah atau mencapai stadium empat. Lazimnya pengobatan kanker dilakukan dengan terapi radiasi atau terapi dengan zat kimia alias kemoterapi. Namun, itu hanya memperlambat penyebaran sel kanker.

“Akar tuo ini mengandung 40 macam zat penyembuhan dan pencegahan penyakit diantaranya, fenolik untuk mencegah penyakit jantung, mencegah pertumbuhan sel kanker, mencegah diabetes. Saponin untuk menurunkan kadar kolesterol, mencegah tumor, Streroid mempercepat penyembuhan luka, Tannin penawar racun, obat diare, menjaga stamina tubuh, dan meningkatkan kekebalan imun tubuh apalagi di saat pandemi Covid -19 seperti saat ini, ” paparnya.

Juga mengandung Terpenoid yang merupakan anti septic, mengurangi peradangan, obat malaria, dan pengobatan diabetes, dan Alkonoid sebagai pereda nyeri dan menghentikan pendarahan. Banyaknya khasiat dari akar tuo ini membuat pihaknya terus mengembangkan akar tuo khas Sumsel ini. Apalagi, akar tuo ini merupakan obat turun temurun dari keluarga.

“Kalau ada di Sumatera, ngapaian lagi kita jauh- jauh memakai akar bajakah yang ada di Kalimantan sana,” katanya.

Masih kata Mursidah, untuk cara penggunaanya, satu pak akar tuo seberat 1 ons ini, terlebih dahulu dibagi tiga, dimana tiap bagiannya direbus dengan air, hingga menjadi 2 gelas dan mengeluarkan warna seperti teh.

“Satu bagian yang sudah kita bagi tiga, bisa kita rebus lagi sampai 3 kali dan minumnya cukup 1 kali saja dalam sehari, 1 pack ini bisa dipakai sampai 9 kali rebus,” ucapnya.

Menurutnya, akar tuo bukan saja cocok dikonsumsel oleh orang yang terserang penyakit saja, yang sehat pun bisa mengkonsumsinya untuk mencegah penyakit yang berbahaya. Untuk harganya pun sangat terjangkau hanya Rp 55 ribu. “Bagi yang berminat silahkan hubungi nomor Whatsaap dan telepon di nomor 081373654883,” pungkasnya. (Yanti)

ADVERTISEMENT
Previous Post

Herman Deru Akomodir Aspirasi Masyarakat Melalui Bupati

Next Post

Hj Eva Susanti Perkuat Nilai Berbangsa dan Bernegara

Editor Sumsel

Info Terkait

audit keamanan

Terimakasih, Nisya: Sebuah Audit dari Balik Sanggul Palsu

9 Januari 2026
Operasi Gaktiblin

Operasi Gaktiblin, Propam Sasar Anggota Polri

8 Januari 2026
Budaya Kerja

Perkuat Budaya Kerja Unggul, Kilang Pertamina Plaju Konsisten Bangun Mindset Keselamatan

8 Januari 2026
Perkara Dugaan Tipikor

Kejati Sumsel Selamatkan Keuangan Negara Rp 616 Milyar Dalam Perkara Dugaan Tipikor Fasilitas Pinjaman Kredit di Salah Satu Bank Pemerintah Kepada PT. BSS dan PT. SAL

7 Januari 2026
UIN Raden Fatah Palembang

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Launching Penerimaan Mahasiswa Baru dan RPL Tahun 2026

7 Januari 2026
HAB ke-80

Meriahkan HAB ke-80, Kemenag Sumsel Gelar Bazar Kerukunan

7 Januari 2026

Berita Terbaru

Terimakasih, Nisya: Sebuah Audit dari Balik Sanggul Palsu

Operasi Gaktiblin, Propam Sasar Anggota Polri

Perkuat Budaya Kerja Unggul, Kilang Pertamina Plaju Konsisten Bangun Mindset Keselamatan

Kejati Sumsel Selamatkan Keuangan Negara Rp 616 Milyar Dalam Perkara Dugaan Tipikor Fasilitas Pinjaman Kredit di Salah Satu Bank Pemerintah Kepada PT. BSS dan PT. SAL

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Launching Penerimaan Mahasiswa Baru dan RPL Tahun 2026

Meriahkan HAB ke-80, Kemenag Sumsel Gelar Bazar Kerukunan

Dibalik Toga Hitam Chairul S Matdiah Pernah Gugat Presiden Megawati Soekarnoputri

Bintang Sumsel Bersinar Nasional, Daeng Supriyanto Pimpin Urusan Umum KSMI

Marciano Norman Apresiasi Kegiatan KSMI, Arahkan Perbaikan Roda Organisasi untuk Keberlanjutan Sepak Bola Mini

Berita Populer

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Launching Penerimaan Mahasiswa Baru dan RPL Tahun 2026

UIN Raden Fatah Palembang
Reporter YN
7 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang secara resmi melaunching Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dan Rekognisi Pembelajaran...

Read more

Meriahkan HAB ke-80, Kemenag Sumsel Gelar Bazar Kerukunan

HAB ke-80
Reporter YN
7 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Sumsel menggelar kegiatan Bazar Kerukunan dalam rangka memeriahkan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80...

Read more

Dibalik Toga Hitam Chairul S Matdiah Pernah Gugat Presiden Megawati Soekarnoputri

Toga Hitam Chairul S Matdiah
Reporter YN
7 Januari 2026

Palembang, LamanQu.Com - Sosok advokat senior sekaligus legislator, Chairul S Matdiah, SH, MHKes, bersiap meluncurkan karya literatur terbarunya yang bertajuk...

Read more

Matinya Nyali Garuda : Menagih Wibawa Indonesia di Tengah Terorisme Global Washington

Terorisme Global Washington
Reporter YN
4 Januari 2026

​Oleh: Ki Edi Susilo Sekretaris Jenderal Himpunan Keluarga Tamansiswa Indonesia (HIMPKA Tamansiswa) Palembang, LamanQu.Com - ​Dunia mengawali tahun 2026 dengan...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In