• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Jumat, September 4, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Ekobis

Industri Kelapa Sawit Menghadapi Isu Perang Dagang

Reporter Editor Sumsel
6 Desember 2019
Industri Kelapa Sawit Menghadapi Isu Perang Dagang
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Jaringan Serikat Pekerja-Serikat Buruh Sawit Indonesia (JAPBUSI) bersama Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKIFC) menggelar Regional Workshop Promoting Decent Work In Palm Oil Plantation, Sawit Berkelanjutan Dialog Sosial untuk Pekerjaan yang Layak di Hotel Batiqa Kamis (05/12/2019).

Acara Workshop dibuka oleh Drs H Koimudin SH MM Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Selatan. Hadir Ketua Umum GAPKI Immanuel Manurung Pengurus Bidang Ketenagakerjaan, Ketua GAPKI Sumsel Alex Sugiarto, Steering Committe JAPBUSI Drs Al Mansur Ketua Umum FSPPP KSPSI, Ketua Umum FSB Nikeuba Carlos Rajagukguk, Project Coordinator ILO Yunirwan Gah.

Ketua GAPKI Sumsel Alex Sugiarto dalam sambutannya mengatakan, bahwa usaha bidang industri kelapa sawit sedang menghadapi isu perang dagang terutama kampanye negatif seperti deforestasi, pekerja anak, kebakaran hutan dan lahan

“Kita harus sama-sama berjuang karena yang kita hadapi bukan persoalan didalam negeri, kita menghadapi persoalan diluar negeri, kampanye-kampanye negatif. Kalau kita didalam negeri tidak ada sinergi, bagaimana kita menghadapi perang dagang dalam hal komoditi. Bukan rahasia lagi perang dagang ini dimanipulasi dengan kampanye-kampanye negatif, seperti masalah deforestasi, pekerja anak, kebakaran hutan, kebakaran lahan,” ungkap Alex.

Koimudin SH MM selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumsel dalam pidatonya mengatakan, bahwa di Provinsi Sumsel ini mempunyai 5746 perusahaan yang wajib lapor kemudian mempunyai jumlah tenaga kerja 337.265 orang yang wajib lapor.
“Kita mempunyai jumlah pegawai pengawas 58 orang dan mempunyai 17 orang mediator, mediator ini dari 17 kabupaten/kota karena dikabupaten sudah tidak ada lagi mediator,”ucap Koimudin.

” ini merupakan tantangan tersendiri bagi kami, sehingga kami harus melahirkan mediator baru guna membangun industrial antara pekerja dan perusahaan. Kondisi yang Harmonis dan berkeadilan hanya bisa dicapai dengan pengusaha dan pekerja saling bahu membahu, mengerakan roda perusahaan dengan baik untuk mencapai industrial yang ideal harus ada pengaturan kerja yang baik jadi acuan yang utama untuk Kerja,”ungkap Koumudin

“Melalui kegiatan ini saya berharap, dalam upaya bersama dalam meningkatkan produktifitas perusahaan dan pekerja juga kesejahteraan pekerja sektor Perkebunan kelapa sawit, kita Provinsi Sumsel menetapkan UMP untuk Tahun 2020 sebesar Rp 3.43, 111. Tetapi ini masih kita tunggu sampai 21 Desember untuk bagi perusahaan mengajukan penangguhan dan apabila keberatan kepada upah yang ditetapkan UMP maupun UMK yang telah ditetapkan oleh Bupati maupun Walikota,” tutup Koimudin.

Drs. Al Mansur selaku Ketua Umum FSPPP KSPSI menuturkan,acara ini pihaknya bekerja sama dengan GAPKI. Ini sudah yang ke 4 kalinya pelaksanaan didaerah, kegiatan ini di Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah juga Medan Sumatera Utara selain kita dengan GAPKIN AILOG dan CEMP, CEMP ini adalah serikat pekerja internasional.

Ini merupakan sejenis Konfigurasi, tujuan acara ini sendiri untuk menangkap pelan-pelan serikat pekerja untuk terjadinya hubungan Harmonis dengan Pengusaha dalam hal ini diwakilkan, yang hadir juga ada anggota Gapkin sebanyak 52 anggota dari jumlah ini ada 20 dari Gakmusi dan sisanya dari Gapkin.

” Supaya keduanya bisa besinergi bisa Harmonis dalam melaksanakan himpunan induastrial ini. Pesertanya sendiri yang ada di Sumatera Selatan, ada yang dari pertanian dan Perkebunan, ada PT nya, ada PC nya tercover bergerak diperkebunan sawit, mengenai menangkal kampanye negatif karena isu-isu negatif seperti masalah pekerja Anak kemudian wanita,” tandasnya. (Yanti)

Tags: Industri Kelapa Sawit
ADVERTISEMENT
Previous Post

Wawako Palembang : Tahun Ini Pemkot Palembang Dapatkan 17 Ribu Jaringan Gas Bantuan Kementrian ESDM

Next Post

Maknyusnya Mie Ayam dan Es Kacang One-KO….!

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Subsatgas Udara Lanud Smh Terus Gencarkan Penanganan Karhutla di Sumsel

Tingkatkan Kinerja Operasi dan Efisiensi Energi, Kilang Plaju Gelar FGD KBC Study Phase 2 – Process Optimization & Energy Efficiency

Bidik Prestasi Nasional, Yongmoodo Sumsel Perkuat Pembinaan Atlet dan Sinergi dengan Kodam II/Sriwijaya

UIN Raden Fatah Palembang dan PLN Nusantara Power UP Bukit Asam Kolaborasi di Bidang Pendidikan, Riset dan Pengabdian

Advokat Afdhal Azmi Jambak Mohon Perlindungan  Kepada Menteri HAM Atas Dugaan Pengeroyokan dan  Penyekapan Irza Prasetya Diduga Dilakukan Junaidi, ST Alias Ajun  dkk

Erni Novianti Pimpinan Redaksi Media Online The8News Laporkan Dua Media Online Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Usia 44 Tahun Polsri, Cetak Lulusan Berdaya Saing Global hingga Bekerja di China dan Taiwan

Gerak Cepat, Respons Tepat: Kilang Plaju Uji Kesiapan Fire Brigade Hadapi Kondisi Darurat

Talang Bubuk Masuk 21 Besar Penilaian Kampung Pancasila 2026, Wakili Kodim 0418/Palembang

Berita Populer

Sempat Jadi Dugaan Pelanggaran Berlapis, Kepemilikan Kios Karya Tani Angkat Suara Ke Beberapa Awak Media

Kios Karya Tani
Reporter TNS
27 Agustus 2026

Oku Selatan, LamanQu.Com - Sempat viral di media sosial dan menjadi dugaan pelanggaran berlapis, kios Karya Tani yang berlokasi di...

Read more

PLN SustainAction 2026 Kembali Hadir, Buka Kesempatan bagi Inovasi Berkelanjutan

PLN SustainAction 2026 Kembali Hadir, Buka Kesempatan bagi Inovasi Berkelanjutan
Reporter YN
26 Agustus 2026

Jakarta,LamanQu.Com-PT PLN (Persero) kembali menggelar PLN SustainAction 2026 dan mengajak berbagai elemen masyarakat untuk menghadirkan solusi inovatif bagi tantangan pembangunan...

Read more

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT Menuju Swasembada Energi

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT Menuju Swasembada Energi
Reporter YN
26 Agustus 2026

Jembrana,LamanQu.Com-Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sekaligus melakukan _groundbreaking_...

Read more

Nahkodai Golkar Sumsel, Andie Dinialdie Bidik Penguatan Kader dan Penambahan Kursi Legislatif

Nahkodai Golkar Sumsel, Andie Dinialdie Bidik Penguatan Kader dan Penambahan Kursi Legislatif
Reporter YN
3 Agustus 2026

Palembang,LamanQu.Com-Andie Dinialdie resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In