Palembang,LamanQu.Com-Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. Tim Penyuluh Karhutla dari Mabes TNI menggelar kegiatan sosialisasi di Aula Makodim 0418/Palembang, Senin (31/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Brigjen TNI Anjas Asmara, S.E., M.M., CGCAE, selaku Ketua Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI.
Sosialisasi ini menjadi bagian dari langkah preventif dalam meningkatkan pemahaman, kesiapsiagaan, serta koordinasi seluruh unsur terkait dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah Sumatera Selatan.
Turut tergabung dalam Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI, antara lain Kolonel Inf Harto Maryadi, Kolonel Inf Marsal Denny, Mayor Ctp Dodi Fitria, Mayor Cku Hendri Yadi, Kolonel Laut Ibnu Raihan, Kolonel Mar Franklyn PM Sinay, Kolonel Laut Christanto N., Kolonel Laut Almasri, Kolonel Pom Deny Darmawan, serta Kolonel Adm Riswan N.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasdim 0418/Palembang Letkol Inf Dery Septryandi, S.T., M.M., M.Han., Kepala Pemadam Kebakaran Kota Palembang, para Danramil jajaran Kodim 0418/Palembang, para camat, lurah, serta unsur terkait lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI memberikan pemahaman mengenai pentingnya langkah pencegahan sejak dini dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga berlangsung secara interaktif melalui sesi audiensi dan tanya jawab. Para camat, lurah, serta perwakilan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palembang turut menyampaikan berbagai persoalan dan kondisi yang dihadapi di wilayah masing-masing.
Melalui forum tersebut, diharapkan terbangun koordinasi yang semakin kuat antara TNI, pemerintah daerah, aparat kewilayahan, dan instansi terkait dalam mencegah serta menangani potensi Karhutla.
Pencegahan kebakaran hutan dan lahan dinilai membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Peran aparat di tingkat kecamatan dan kelurahan menjadi sangat penting karena berada langsung di tengah masyarakat dan memahami kondisi wilayah.
Kegiatan sosialisasi ini sekaligus menjadi momentum memperkuat komitmen bersama bahwa penanganan Karhutla tidak hanya dilakukan saat kebakaran terjadi, melainkan harus dimulai melalui langkah-langkah pencegahan, edukasi, pengawasan, serta kesiapsiagaan sejak dini.
Dengan adanya sinergi yang kuat antara Mabes TNI, Kodim 0418/Palembang, pemerintah daerah, Damkar, camat, lurah, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan potensi kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalisir sehingga keamanan lingkungan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga.
(Yanti)










