PALEMBANG,LamanQu.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya identik dengan upacara pengibaran bendera. Di tengah masyarakat, semangat kemerdekaan juga tumbuh melalui kebersamaan, gotong royong, serta berbagai perlombaan rakyat yang setiap tahun menjadi bagian dari tradisi menyambut 17 Agustus.
Suasana tersebut mulai terasa di wilayah sasaran TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang. Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026, Satgas TMMD bersama pemuda Karang Taruna ikut mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk mendukung pelaksanaan perlombaan di lingkungan masyarakat.
Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah menyiapkan hadiah bagi para peserta lomba. Berbagai hadiah mulai ditata dan dipersiapkan untuk diberikan kepada masyarakat yang nantinya berhasil meraih juara dalam perlombaan.
Kegiatan sederhana itu berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Personel Satgas TMMD dan pemuda Karang Taruna terlihat bekerja bersama, saling membantu mempersiapkan perlengkapan dan memastikan berbagai kebutuhan untuk perlombaan dapat tersedia.
Canda dan tawa sesekali terdengar di sela-sela kegiatan. Tidak terlihat adanya jarak antara prajurit dan masyarakat. Mereka berbaur seperti bagian dari satu lingkungan yang sama.
Bagi Satgas TMMD, keterlibatan dalam persiapan kegiatan 17 Agustus menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat. Setelah selama hampir satu bulan bersama-sama mengerjakan berbagai sasaran pembangunan, hubungan antara prajurit dan warga semakin erat.
Kebersamaan itu tidak hanya terbangun saat mengerjakan pembangunan rumah, jalan, sumur bor, tempat ibadah maupun fasilitas umum. Interaksi juga terus dilakukan melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan, termasuk ikut menyemarakkan peringatan hari kemerdekaan.
Wadan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Letkol Inf Dery Septriandi, S.T., M.M., M.Han., mengatakan, persiapan perlombaan 17 Agustus memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar menyiapkan hadiah bagi para pemenang.
“Hadiah ini bukan semata-mata soal nilainya, tetapi sebagai bentuk penghargaan kepada masyarakat yang ikut memeriahkan hari kemerdekaan. Yang paling penting adalah kebersamaan dan semangat persaudaraan,” katanya.
Menurutnya, kemeriahan peringatan HUT Kemerdekaan RI harus menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antarwarga sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong.
Ia menilai, perlombaan rakyat yang digelar di lingkungan masyarakat memiliki nilai positif karena dapat menjadi ruang perjumpaan berbagai kelompok usia. Anak-anak, pemuda hingga orang dewasa dapat berkumpul dan berpartisipasi dalam suasana yang penuh kegembiraan.
“Semoga kegiatan ini bisa menjadi hiburan bagi masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme, persatuan dan gotong royong,” ujarnya.
Semangat kemerdekaan pun tidak berhenti pada kegiatan perlombaan. Bagi masyarakat, momentum 17 Agustus menjadi kesempatan untuk kembali mengenang perjuangan para pahlawan yang telah merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Nilai perjuangan tersebut kemudian diteruskan dalam bentuk yang lebih sederhana di lingkungan masyarakat, seperti menjaga persatuan, membantu sesama dan membangun kebersamaan.
Di wilayah sasaran TMMD, semangat itu terasa semakin kuat karena masyarakat dan prajurit selama pelaksanaan program TMMD telah terbiasa bekerja berdampingan.
Berbagai pekerjaan fisik yang dilakukan Satgas TMMD melibatkan masyarakat secara langsung. Dari proses pembangunan hingga tahap finishing, interaksi antara prajurit dan warga berlangsung setiap hari.
Kebersamaan yang telah terbentuk tersebut kemudian menemukan ruang baru melalui persiapan kegiatan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Bagi pemuda Karang Taruna, keterlibatan dalam persiapan perlombaan juga menjadi kesempatan untuk mengambil bagian dalam kegiatan lingkungan. Mereka tidak hanya menjadi peserta, tetapi ikut memastikan kegiatan dapat berlangsung dengan baik.
Hadiah-hadiah yang dipersiapkan pun bukan sekadar benda untuk diberikan kepada pemenang. Di baliknya terdapat semangat untuk mendorong masyarakat ikut berpartisipasi dan merasakan kemeriahan peringatan hari kemerdekaan.
Satgas TMMD berharap seluruh rangkaian perlombaan dapat berlangsung meriah, aman dan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Menang atau kalah bukan menjadi tujuan utama, melainkan bagaimana kegiatan tersebut mampu menghadirkan kegembiraan sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat.
Apalagi, pelaksanaan TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang kini memasuki penghujung kegiatan. Berbagai sasaran fisik dan nonfisik telah dikerjakan bersama masyarakat.
Karena itu, kebersamaan dalam menyambut HUT Kemerdekaan menjadi salah satu bagian dari cerita perjalanan Satgas TMMD selama berada di tengah masyarakat.
Di balik pembangunan jalan, rumah, sumur bor dan berbagai fasilitas umum, terdapat hubungan sosial yang ikut tumbuh. Prajurit datang membawa semangat pengabdian, sementara masyarakat menyambut dengan gotong royong dan kebersamaan.
Kini, menjelang 17 Agustus, semangat tersebut kembali diwujudkan melalui persiapan perlombaan rakyat.
Sederhana, tetapi penuh makna.
Sebab bagi masyarakat, kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang masa lalu, melainkan juga tentang merawat persatuan dan kebersamaan di tengah kehidupan sehari-hari.
(Yanti)










