PALEMBANG,LamanQu.com – Memasuki hari ke-21 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026, Satgas TMMD Kodim 0418/Palembang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui penyiraman rutin tanaman sawi dan pakcoy di lahan ketahanan pangan terpadu yang berada di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan penyiraman dilakukan secara terjadwal setiap hari sebagai bagian dari perawatan tanaman agar tetap memperoleh kelembapan yang cukup, terutama pada musim kemarau. Dengan perawatan yang konsisten, tanaman diharapkan tumbuh subur, sehat, dan mampu menghasilkan panen yang optimal.
Bagi Satgas TMMD, penyiraman bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan wujud disiplin dan tanggung jawab dalam memastikan seluruh program yang telah dirintis benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Lahan ketahanan pangan yang dikembangkan selama pelaksanaan TMMD dipersiapkan menjadi salah satu sumber pangan yang produktif sekaligus menjadi contoh pemanfaatan lahan secara berkelanjutan.
Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., menegaskan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh proses penanaman, tetapi juga oleh perawatan yang dilakukan secara berkesinambungan.
“Tanaman yang dirawat dengan baik akan menghasilkan panen yang maksimal. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung swasembada pangan,” ujar Kolonel Erik.
Menurutnya, semangat TMMD tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur semata, tetapi juga menyentuh sektor pertanian sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat masyarakat. Karena itu, setiap tahapan, mulai dari pengolahan lahan, penanaman hingga perawatan tanaman, dilaksanakan dengan penuh kesungguhan oleh personel Satgas bersama warga.
Keberadaan lahan ketahanan pangan terpadu ini diharapkan mampu menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan produktif.
Selain menghasilkan sayuran yang bernilai ekonomis, program tersebut juga diharapkan dapat mendorong kemandirian pangan keluarga dan memperkuat budaya bercocok tanam di lingkungan sekitar.
Melalui penyiraman rutin yang terus dilakukan setiap hari, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang membuktikan bahwa disiplin, kepedulian, dan kerja nyata merupakan fondasi penting dalam menyukseskan program ketahanan pangan. Langkah sederhana tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan TNI bersama masyarakat dalam mewujudkan swasembada pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.
(Yanti)










