Palembang, LamanQu.Com – Semangat gotong royong menjadi salah satu kekuatan utama dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang digelar Kodim 0418/Palembang di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami. Tidak hanya fokus pada rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Suwarni, Satgas TMMD juga membangun dan memperbaiki jembatan yang menjadi akses utama menuju rumah tersebut agar lebih aman dan nyaman dilalui, Selasa (4/8/2026).
Perbaikan jembatan dilakukan sebagai bagian dari sasaran fisik pendukung TMMD. Keberadaan akses yang layak dinilai sangat penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari warga, terutama bagi penghuni rumah yang telah direhabilitasi. Dengan jembatan yang lebih kokoh, mobilitas masyarakat maupun kendaraan menjadi lebih mudah, sekaligus meningkatkan keselamatan saat melintas.
Sebanyak tujuh personel Yon TP 948 diterjunkan untuk mengerjakan pembangunan jembatan tersebut. Mereka bekerja dengan penuh semangat dan kebersamaan, bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
Pelaksanaan pekerjaan juga mendapat dukungan dari warga sekitar yang turut bergotong royong bersama personel Satgas TMMD. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat mencerminkan semangat kemanunggalan yang menjadi ruh pelaksanaan TMMD, di mana pembangunan tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga mempererat hubungan antara aparat dan warga.
Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan bahwa pembangunan akses menuju rumah warga merupakan bagian dari komitmen Satgas untuk menghadirkan manfaat yang nyata dan berkelanjutan.
“Program TMMD bukan hanya membangun rumah, tetapi juga memastikan akses menuju rumah tersebut aman, nyaman, dan mudah dilalui. Dengan demikian, manfaat pembangunan benar-benar dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.
Menurutnya, setiap sasaran fisik dalam TMMD dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh. Karena itu, selain merehabilitasi rumah tidak layak huni, Satgas juga memperhatikan sarana pendukung seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya yang menjadi penunjang aktivitas warga.
Melalui semangat gotong royong yang terus terjaga, Satgas TMMD optimistis seluruh sasaran fisik dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas yang baik. Kehadiran TMMD diharapkan tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
(Yanti)










