Palembang,LamanQu.Com – Disiplin dan kerja yang terukur terus menjadi budaya kerja Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0418/Palembang dalam menuntaskan seluruh sasaran fisik. Memasuki hari ke-20 pelaksanaan TMMD Tahun Anggaran 2026, seluruh personel kembali memulai aktivitas dengan melaksanakan apel pagi sebelum melanjutkan pekerjaan finishing pembangunan Mushola Baitul Magfurin di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang.
Apel pagi Selasa (4/8/2026) menjadi bagian penting dari mekanisme kerja Satgas TMMD. Selain sebagai sarana pengecekan kesiapan personel, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi perkembangan pekerjaan, membagi tugas sesuai bidang masing-masing, serta menyampaikan langkah-langkah teknis agar seluruh pekerjaan berjalan aman, tertib, dan sesuai target.
Usai apel, personel langsung bergerak menuju lokasi pembangunan mushola. Berbagai pekerjaan penyempurnaan dilakukan, mulai dari pengecatan dinding, pelamiran, perapian bagian dalam dan luar bangunan, hingga pembersihan area sekitar mushola. Seluruh tahapan dikerjakan secara teliti agar bangunan memiliki kualitas yang baik sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat saat digunakan sebagai tempat ibadah.
Sebanyak 10 personel dari Yonif TP 948 bersama dua tenaga tukang bekerja secara terkoordinasi sesuai pembagian tugas yang telah ditentukan. Pola kerja yang terukur tersebut membuat proses penyelesaian pembangunan berjalan lebih efektif tanpa mengurangi kualitas hasil pekerjaan.
Wakil Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Letkol Inf Dery Septriyandi, mengatakan bahwa disiplin merupakan salah satu faktor utama yang mendukung kelancaran seluruh sasaran fisik TMMD.
“Kami tidak hanya mengejar target waktu, tetapi juga memastikan setiap pekerjaan memiliki kualitas yang baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.
Menurutnya, setiap personel memiliki tanggung jawab untuk menjaga mutu pekerjaan. Karena itu, evaluasi dilakukan setiap hari agar setiap kendala di lapangan dapat segera diatasi dan progres pembangunan tetap berjalan sesuai rencana.
Ia menambahkan, pembangunan Mushola Baitul Magfurin tidak sekadar menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga menjadi simbol kemanunggalan TNI dan rakyat melalui semangat gotong royong yang terus terjalin selama pelaksanaan TMMD.
“Dengan disiplin, kerja sama, dan tanggung jawab seluruh personel, kami optimistis seluruh sasaran TMMD Ke-129 dapat diselesaikan tepat waktu. Harapannya, masyarakat segera dapat memanfaatkan mushola ini sebagai pusat kegiatan ibadah dan aktivitas keagamaan,” tambahnya.
Program TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang sendiri terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Berbagai sasaran fisik maupun nonfisik dikerjakan secara serentak dengan melibatkan TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat. Sinergi tersebut menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan mampu mempercepat pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.
(Yanti)










