Palembang,LamanQu.Com – Program ketahanan pangan yang menjadi salah satu sasaran tambahan dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0418/Palembang terus menunjukkan perkembangan positif. Memasuki hari ke-19 pelaksanaan TMMD, Satgas tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mendorong masyarakat agar mampu memanfaatkan lahan kosong menjadi kebun produktif yang bernilai ekonomi dan mendukung ketersediaan pangan keluarga.
Di lahan ketahanan pangan terpadu seluas sekitar satu hektare yang berada di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, personel Satgas TMMD secara rutin melaksanakan perawatan tanaman sawi dan pakcoy. Kegiatan tersebut meliputi penyiraman, pembersihan gulma, penggemburan tanah, hingga pemantauan pertumbuhan tanaman agar dapat berkembang secara optimal.
Perawatan yang dilakukan secara berkala menjadi bagian dari komitmen Satgas TMMD dalam memastikan tanaman tumbuh sehat dan siap dipanen sesuai waktu yang telah ditentukan. Dengan demikian, lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan kini mampu menghasilkan komoditas sayuran yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
Selain melakukan perawatan, personel Satgas juga memberikan pendampingan kepada warga mengenai cara mengelola lahan secara sederhana namun efektif. Mulai dari teknik penanaman, pemeliharaan, hingga pentingnya menjaga kesuburan tanah disampaikan secara langsung agar masyarakat memiliki pengetahuan yang dapat diterapkan secara mandiri.
Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan bahwa program ketahanan pangan merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI dalam membantu masyarakat mewujudkan kemandirian pangan melalui pemanfaatan potensi lahan yang tersedia.
“Melalui program ini kami ingin memberikan contoh bahwa lahan kosong yang selama ini belum dimanfaatkan dapat diubah menjadi lahan produktif yang menghasilkan sayuran. Harapannya, masyarakat termotivasi untuk mengembangkan kebun serupa di lingkungan masing-masing sehingga mampu mendukung kebutuhan pangan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari hasil panen, tetapi juga dari tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk terus mengelola lahan secara berkelanjutan setelah program TMMD selesai.
Warga Kelurahan Talang Jambe menyambut baik keberadaan kebun ketahanan pangan tersebut. Mereka mengaku memperoleh pengalaman baru tentang cara bercocok tanam yang benar serta melihat secara langsung bagaimana lahan yang sebelumnya terbengkalai dapat diubah menjadi area pertanian yang produktif.
Melalui program ketahanan pangan terpadu ini, Satgas TMMD Ke-129 berharap semangat memanfaatkan lahan kosong terus berkembang di tengah masyarakat. Dengan kolaborasi antara TNI dan warga, keberadaan kebun produktif diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah Talang Jambe.
(Yanti)










