Palembang,LamanQu.Com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap keamanan lingkungan. Salah satu sasaran fisik yang kini memasuki tahap akhir penyelesaian adalah pembangunan Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang.
Memasuki hari ke-18 pelaksanaan TMMD, Minggu (2/8/2026), personel Satgas TMMD memulai aktivitas dengan apel pagi sebagai bentuk disiplin dan kesiapan sebelum turun ke lapangan. Setelah pembagian tugas, personel langsung melaksanakan pengecatan dinding Pos Kamling, merapikan bagian dalam bangunan, serta membersihkan area di sekelilingnya agar fasilitas tersebut segera siap dimanfaatkan masyarakat.
Sebanyak 50 personel TNI dari Yon TP 950 diterjunkan untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan. Dengan semangat kebersamaan, para prajurit bekerja sejak pagi, saling berbagi tugas mulai dari proses pengecatan, perapian bagian bangunan, hingga penataan lingkungan sekitar Pos Kamling. Kehadiran warga yang turut membantu juga semakin memperlihatkan kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menyukseskan program TMMD.
Pembangunan Pos Kamling menjadi salah satu bentuk perhatian TMMD terhadap aspek keamanan lingkungan. Selama ini, warga Talang Jambe telah memiliki semangat menjaga keamanan melalui kegiatan ronda malam. Namun, belum tersedianya fasilitas yang memadai membuat aktivitas tersebut belum berjalan secara maksimal. Melalui pembangunan Pos Kamling ini, masyarakat diharapkan memiliki tempat yang representatif untuk berkumpul, berkoordinasi, serta memperkuat kebersamaan dalam menjaga ketertiban lingkungan.
Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan pembangunan Pos Kamling memiliki manfaat jangka panjang bagi masyarakat karena tidak hanya menyediakan sarana fisik, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan.
“Pos Kamling bukan sekadar bangunan fisik. Fasilitas ini merupakan simbol kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman. Kami berharap setelah TMMD selesai, masyarakat dapat memanfaatkan Pos Kamling sebagai pusat kegiatan ronda dan berbagai aktivitas sosial yang mempererat hubungan antarwarga,” ujarnya.
Menurut Erik, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya semangat gotong royong yang terus hidup di tengah masyarakat. Selama proses pembangunan Pos Kamling, personel Satgas dan warga bekerja berdampingan sehingga terjalin hubungan yang semakin erat.
Ia menambahkan, semangat kebersamaan yang terbangun selama pelaksanaan TMMD merupakan modal penting dalam menjaga hasil pembangunan agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Karena itu, partisipasi masyarakat menjadi faktor utama agar seluruh fasilitas yang dibangun tetap terawat dan memberikan manfaat bagi generasi berikutnya.
Selain pembangunan Pos Kamling, TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang juga mengerjakan berbagai sasaran fisik lainnya, seperti pembangunan sumur bor, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), rehabilitasi mushola, pembangunan jalan, serta program-program nonfisik berupa penyuluhan kepada masyarakat. Seluruh kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat dalam mendorong percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan progres pembangunan yang terus menunjukkan hasil positif, Satgas TMMD optimistis seluruh sasaran dapat diselesaikan tepat waktu. Kehadiran Pos Kamling nantinya diharapkan bukan hanya menjadi tempat berjaga pada malam hari, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan warga yang memperkuat rasa aman, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan tempat tinggal mereka.
(Yanti)










