Palembang,LamanQu.Com – Panas matahari yang menyengat tak menyurutkan langkah puluhan personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang. Sejak apel pagi usai, para prajurit langsung menyebar ke titik pembangunan jalan sepanjang 750 meter di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang. Cangkul, sekop, gerobak dorong, hingga alat pemadat menjadi teman mereka sepanjang hari demi mewujudkan akses jalan yang layak bagi masyarakat.
Memasuki hari ke-15 pelaksanaan TMMD Tahun Anggaran 2026, semangat para prajurit tetap terjaga. Mereka bekerja berdampingan dengan warga, saling berbagi tenaga tanpa mengenal lelah. Keringat yang membasahi seragam loreng menjadi gambaran nyata pengabdian TNI yang tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir membantu mengatasi kesulitan masyarakat.
Untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target, Wadan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Letkol Inf Dery Sepriandi, S.T., M.M., M.Han., turun langsung meninjau lokasi pembangunan.
Ia menyaksikan personel Satgas yang terus bekerja meratakan badan jalan, menghamparkan material, hingga memastikan setiap tahapan dikerjakan sesuai standar kualitas.
Berdasarkan hasil peninjauan, progres pembangunan jalan telah mencapai sekitar 50 persen. Capaian tersebut merupakan hasil kerja keras personel Satgas bersama masyarakat yang setiap hari bergotong royong mengejar target penyelesaian.
Di sela peninjauan, Letkol Inf Dery memberikan motivasi kepada para prajurit agar tetap menjaga semangat, disiplin, dan mengutamakan faktor keselamatan kerja. Menurutnya, setiap tetes keringat yang dikeluarkan personel TNI merupakan bentuk pengabdian kepada rakyat.
“Alhamdulillah, progres pembangunan jalan sudah mencapai 50 persen. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel Satgas bersama masyarakat. Kami akan terus mengoptimalkan seluruh kemampuan yang ada agar pekerjaan selesai tepat waktu dengan kualitas terbaik. Jalan ini nantinya akan mempermudah mobilitas warga, mendukung aktivitas ekonomi, serta membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar Letkol Inf Dery Sepriandi.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel Satgas yang tetap bekerja penuh semangat meski harus menghadapi medan yang cukup berat dan cuaca yang tidak menentu.
“Para prajurit menunjukkan dedikasi yang luar biasa. Mereka rela meninggalkan keluarga untuk sementara waktu demi mengabdi kepada masyarakat. Semangat seperti inilah yang menjadi kekuatan utama TMMD, yakni kemanunggalan TNI dan rakyat,” katanya.
Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan bahwa setiap personel yang terlibat dalam TMMD tidak hanya dituntut menyelesaikan sasaran fisik, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat melalui budaya gotong royong.
“TMMD bukan sekadar membangun jalan atau infrastruktur lainnya. Yang lebih penting adalah membangun kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Saya bangga melihat anggota di lapangan bekerja tanpa mengenal waktu, bahu-membahu bersama warga demi memberikan hasil terbaik. Inilah wujud nyata pengabdian TNI kepada rakyat,” ujar Kolonel Erik Novianto.
Menurutnya, pembangunan jalan sepanjang 750 meter tersebut akan menjadi urat nadi baru bagi masyarakat Talang Jambe. Akses yang sebelumnya sulit dilalui, terutama saat musim hujan, akan berubah menjadi jalan yang lebih aman dan nyaman sehingga memperlancar aktivitas sehari-hari, mulai dari anak-anak menuju sekolah, warga menuju tempat kerja, hingga distribusi hasil usaha masyarakat.
Program TMMD ke-129 di Kelurahan Talang Jambe sendiri mencakup berbagai sasaran fisik lainnya, seperti rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sumur bor, rehabilitasi mushala, dan pembangunan poskamling.
Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan melibatkan personel TNI dan masyarakat sebagai wujud nyata semangat gotong royong.
Dengan progres pembangunan yang terus meningkat, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang optimistis seluruh sasaran dapat diselesaikan sesuai jadwal. Di balik setiap meter jalan yang terbangun, tersimpan kisah tentang kerja keras para prajurit yang mengabdikan tenaga, waktu, dan pikirannya demi menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
(Yanti)










