PALEMBANG, LamanQu.Com – Suasana Aula Kantor Lurah Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Senin (27/7/2026), tampak berbeda dari biasanya. Sore mulai pukul 15.00 puluhan warga bersama anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) berdatangan dan memenuhi kursi-kursi yang telah disiapkan.
Mereka datang bukan untuk menghadiri rapat ataupun menerima bantuan. Kali ini, mereka memilih meluangkan waktu untuk belajar memahami hukum, sebuah bekal yang dinilai sama pentingnya dengan pembangunan jalan, rumah layak huni, maupun sumur bor yang tengah dikerjakan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0418/Palembang.
Di tengah kesibukan masyarakat menjalani aktivitas sehari-hari, antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan. Tak sedikit yang mencatat setiap penjelasan narasumber, sementara yang lain sesekali menganggukkan kepala ketika materi menyentuh persoalan yang sering ditemui dalam kehidupan bermasyarakat.
Penyuluhan hukum tersebut menghadirkan Kanit Reskrim Polsek Sukarami, AKP Ledy, S.H., M.H., sebagai narasumber. Dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, ia mengajak masyarakat mengenal hak dan kewajiban sebagai warga negara, memahami aturan hukum, serta menghindari berbagai bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Materi yang disampaikan tidak berhenti pada teori. Berbagai contoh kasus yang sering terjadi di lingkungan masyarakat dijelaskan secara langsung sehingga peserta lebih mudah memahami bagaimana menyikapi persoalan hukum dengan benar.
Memasuki sesi dialog, suasana semakin hidup. Sejumlah warga dan anggota Satlinmas silih berganti mengangkat tangan untuk menyampaikan pertanyaan. Beragam persoalan yang mereka hadapi di lingkungan tempat tinggal menjadi bahan diskusi bersama.
Babinsa Talang Jambe, Serma Mulyadi Zaki, mengaku bersyukur melihat tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, penyuluhan hukum merupakan bagian penting dari sasaran nonfisik TMMD yang bertujuan meningkatkan wawasan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat dan Satlinmas Talang Jambe yang hadir mengikuti penyuluhan hukum ini. Kegiatan seperti ini menjadi bekal penting agar masyarakat semakin memahami hal-hal yang berkaitan dengan hukum dan mampu mencegah berbagai persoalan sejak dini,” ujarnya.
Bagi sebagian warga, penyuluhan itu menjadi pengalaman yang membuka cara pandang baru.
Rama, salah seorang warga Talang Jambe mengatakan, penyuluhan hukum seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat. Menurutnya, banyak persoalan di lingkungan yang sebenarnya dapat dicegah apabila masyarakat memahami aturan hukum sejak awal.
“Menurut saya kegiatan seperti ini sangat bagus. Kami jadi tahu mana yang boleh dilakukan dan mana yang melanggar aturan. Harapannya, masyarakat bisa lebih berhati-hati sehingga persoalan hukum dapat dicegah sejak dini dan lingkungan tetap aman,” katanya.
Sementara itu, AKP Ledy menegaskan bahwa kesadaran hukum merupakan fondasi penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang tertib dan harmonis. Menurutnya, masyarakat yang memahami hukum akan lebih mampu menyelesaikan persoalan secara bijaksana tanpa harus menimbulkan konflik yang berkepanjangan.
“Kami hadir sebagai narasumber untuk memberikan penyuluhan hukum kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat semakin memahami pentingnya menaati aturan dan mampu menyelesaikan berbagai persoalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar AKP Ledy.
Wakil Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Letkol Inf Dery Septriandi, S.T., M.M., M.Han., menjelaskan bahwa penyuluhan hukum merupakan bagian dari sasaran nonfisik TMMD yang memiliki tujuan jangka panjang, yakni membangun masyarakat yang sadar hukum, disiplin, serta mampu menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya.
Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik seperti jalan, sumur bor, rumah layak huni, maupun fasilitas umum lainnya. Lebih dari itu, keberhasilan juga tercermin dari meningkatnya kualitas sumber daya manusia di wilayah sasaran.
“Melalui penyuluhan ini kami berharap masyarakat semakin memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara, sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis. Inilah salah satu wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat, tidak hanya membangun secara fisik, tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusia,” ungkapnya.
Program TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang memang tidak hanya menghadirkan pembangunan yang dapat dilihat secara kasat mata. Di balik pembangunan infrastruktur, terdapat upaya membangun karakter masyarakat melalui berbagai penyuluhan, mulai dari hukum, kesehatan, wawasan kebangsaan, hingga ketahanan pangan.
Bagi warga Talang Jambe, ilmu yang mereka peroleh hari itu menjadi bekal yang tak kalah berharga dibandingkan pembangunan fisik. Sebab jalan yang mulus akan memudahkan mobilitas, rumah yang layak menghadirkan kenyamanan, sementara pemahaman hukum menjadi penuntun agar kehidupan bermasyarakat tetap aman, damai, dan saling menghormati.
Dari sebuah aula sederhana di Kelurahan Talang Jambe, TMMD kembali menunjukkan bahwa membangun desa bukan sekadar menghadirkan bangunan baru, melainkan juga menumbuhkan kesadaran, pengetahuan, dan harapan bagi masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang semakin tertib serta taat hukum.
(Yanti)