PALEMBANG,LamanQu.Com– Progres pembangunan sumur bor dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang terus menunjukkan perkembangan positif. Memasuki hari ke-12 pelaksanaan TMMD, Minggu (26/7), Satgas TMMD memfokuskan pekerjaan pada tahap penyempurnaan sumur bor di Rumah Tahfiz Al Fatihah yang berada di Jalan Gotong Royong, Kelurahan Talang Jambi, Kota Palembang.
Tahapan yang dikerjakan kali ini bukan lagi pengeboran, melainkan proses pengurasan sumur untuk memastikan air yang keluar benar-benar bersih dan layak digunakan. Bersamaan dengan itu, personel Satgas juga merangkai serta memasang instalasi pipa paralon sebagai bagian dari penyelesaian jaringan distribusi air.
Meski terlihat sederhana, proses tersebut menjadi tahapan krusial sebelum sumur bor dapat difungsikan secara maksimal. Air yang dipompa terus-menerus akan mengeluarkan endapan sisa pengeboran hingga kualitasnya semakin jernih dan aman digunakan.
Suasana gotong royong tampak begitu terasa di lokasi. Tiga personel TNI bahu-membahu bersama tiga warga sekitar menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan. Tanpa mengenal lelah, mereka saling membantu memasang pipa, mengecek aliran air, hingga memastikan seluruh instalasi terpasang dengan baik.
Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kapten Inf Pringgo BS, mengatakan bahwa setiap sasaran fisik TMMD tidak hanya dikejar dari sisi waktu, tetapi juga mengutamakan kualitas hasil pekerjaan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Pengurasan sumur dan pemasangan instalasi pipa merupakan tahapan penting sebelum sumur bor dapat difungsikan. Kami memastikan seluruh proses dilakukan secara teliti sehingga masyarakat nantinya memperoleh sumber air bersih yang layak dan dapat dimanfaatkan dalam aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan sumur bor di Rumah Tahfiz akan menjadi solusi atas kebutuhan air bersih, baik untuk para santri maupun masyarakat di sekitar lingkungan tersebut. Air bersih menjadi kebutuhan dasar yang sangat penting untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, ibadah, serta aktivitas harian lainnya.
Program TMMD, lanjutnya, bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata yang langsung dirasakan masyarakat. Karena itu, setiap pekerjaan dilaksanakan dengan melibatkan warga sebagai bentuk penguatan budaya gotong royong yang menjadi ciri khas TMMD.
Dengan progres yang terus berjalan sesuai target, Satgas TMMD optimistis seluruh rangkaian pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu. Kehadiran sumur bor ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menjadi salah satu wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun wilayah.
(Yanti)










