Palembang,LamanQu.Com
Matahari belum terlalu tinggi ketika deretan prajurit Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang berbaris mengikuti apel pagi di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Rabu (22/7/2026).
Setelah menerima arahan dan pembagian tugas, mereka tidak berlama-lama di lapangan. Langkah kaki para prajurit segera mengarah ke sejumlah titik sasaran pembangunan, salah satunya rumah milik Bapak Fernando yang tengah direhabilitasi melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Memasuki hari kedelapan pelaksanaan TMMD ke-129 Tahun Anggaran 2026, denyut pekerjaan di rumah sederhana itu semakin terasa. Bunyi cetok yang mengoleskan adukan semen, ketukan palu yang menyatukan material bangunan, hingga suara percakapan ringan antara prajurit dan warga berpadu menjadi irama gotong royong yang menghidupkan suasana.
Bagi Satgas TMMD, membangun rumah bukan sekadar menyusun bata dan memasang dinding. Lebih dari itu, setiap pekerjaan adalah upaya menghadirkan harapan baru bagi masyarakat yang selama ini hidup dalam keterbatasan.
Hari itu, fokus pekerjaan diarahkan pada pemasangan dinding bagian belakang rumah serta plester dinding sebagai tahapan penting menuju penyelesaian bangunan. Tujuh personel TNI bersama tiga warga bekerja tanpa mengenal lelah. Masing-masing telah memahami tugasnya. Ada yang menyiapkan adukan semen, memasang bata, meratakan plester, hingga memastikan setiap bagian bangunan dikerjakan dengan rapi dan kokoh.
Kehadiran warga yang ikut bekerja membuat suasana semakin hangat. Tidak ada sekat antara prajurit dan masyarakat. Mereka saling membantu, saling bertukar cerita, bahkan sesekali diselingi canda yang mencairkan suasana di tengah teriknya cuaca.
Pemandangan seperti inilah yang menjadi ruh dari program TMMD. Semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat tidak hanya terlihat dalam upacara atau slogan, tetapi hadir nyata melalui kerja bersama di lapangan.
Setiap hari, pekerjaan selalu diawali dengan apel pagi. Selain mengecek kesiapan personel, apel menjadi momentum untuk mengevaluasi progres pekerjaan dan membagi tugas agar seluruh sasaran dapat diselesaikan sesuai jadwal. Disiplin yang menjadi ciri khas prajurit diterapkan dalam setiap tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.
Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., menegaskan bahwa rehabilitasi RTLH merupakan salah satu program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Program ini bukan hanya membangun rumah, tetapi juga membangun harapan. Kami terus mempercepat seluruh tahapan pekerjaan dengan tetap mengutamakan kualitas, sehingga rumah yang dibangun benar-benar aman, nyaman, dan layak ditempati. Kami berharap Bapak Fernando bersama keluarganya segera bisa menikmati tempat tinggal yang lebih baik,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kerja keras prajurit, tetapi juga dukungan masyarakat yang selalu hadir dalam semangat gotong royong.
“Antusiasme warga menjadi motivasi tersendiri bagi personel Satgas. Semangat kebersamaan inilah yang membuat pekerjaan terasa lebih ringan dan memperkuat hubungan antara TNI dengan masyarakat,” tambahnya.
Program TMMD sendiri memang dirancang bukan hanya untuk menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial. Karena itu, setiap sasaran pembangunan selalu melibatkan partisipasi warga agar hasil yang dicapai benar-benar menjadi milik bersama.
Di rumah Bapak Fernando, perubahan mulai terlihat dari hari ke hari. Dinding yang sebelumnya rapuh kini berdiri kokoh. Bagian rumah yang dulu kurang layak perlahan berubah menjadi hunian yang lebih aman dan nyaman. Progres tersebut menjadi penanda bahwa impian memiliki rumah yang layak kini semakin dekat menjadi kenyataan.
Di tengah kesibukan bekerja, para prajurit tetap menjaga ketelitian pada setiap detail pekerjaan. Mereka memahami bahwa rumah yang sedang dibangun bukan sekadar bangunan, melainkan tempat sebuah keluarga akan menjalani kehidupan, berkumpul, dan menata masa depan.
Hingga pekerjaan berakhir pada sore hari, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan sesuai rencana. Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang optimistis rehabilitasi RTLH milik Bapak Fernando dapat diselesaikan tepat waktu, sekaligus menjadi bukti bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi kesejahteraan rakyat.
(Yanti)










