Palembang,Lamanqu. Com-Wahyu Ningsih resmi dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Barisan Rakyat 1 Juni (Barak 106) Kota Palembang oleh DPD Barak 106 Provinsi Sumatera Selatan dalam kegiatan yang berlangsung di Sekretariat DPD Barisan Rakyat 1 Juni Sumatera Selatan, Senin (18/5/2026).
Deklarasi dan Pengukuhan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan Rembuk Rakyat yang menghadirkan unsur pemerintah, organisasi kepemudaan, mahasiswa, hingga tokoh masyarakat sebagai wadah diskusi terkait aspirasi rakyat di Kota Palembang.
Kegiatan itu turut dihadiri Walikota Palembang Drs. H. Ratu Dewa, M.Si yang diwakili oleh Staf Ahli Walikota Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Investasi, Riza Pahlevi, MA. Hadir pula Ketua DPD Barisan Rakyat 1 Juni (Barak 106) Provinsi Sumatera Selatan, Efran Martahan Hutapea, SE, MM.
Usai prosesi deklarasi dan pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan Rembuk Rakyat bersama narasumber dari Badan Kesbangpol Kota Palembang, Irwantono Subandy, S.Ag, MM dan Dinas PUPR Kota Palembang, Akhirudin, ST, MT.
Suasana diskusi berlangsung aktif dengan hadirnya sejumlah pemantik dari berbagai organisasi kepemudaan, mahasiswa dan masyarakat, di antaranya Bendahara Pemuda Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sumatera Selatan –
Andi Wiradinata, S.Pi, Ketua BPC Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Palembang – Christie Ayuning Manurung, S.Tr.T., Koordinator Aliansi Mahasiswa Palembang – Zulkifli Ependi, S.Pi, Ketua DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)
Sumatera Selatan – Samuel Rio, SH dan Wakil Ketua DPC Parkindo Palembang – Ruben, SH.
Selain itu, kegiatan juga dihadiri perwakilan himpunan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Sumatera Selatan seperti Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Universitas Sriwijaya, Universitas Muhammadiyah Palembang, dan Universitas Sumatera Selatan.
Dalam sambutannya, Wahyu Ningsih menegaskan bahwa deklarasi dan pengukuhan tersebut bukan sekadar seremonial organisasi, melainkan langkah awal untuk membangun gerakan yang aktif, solid, dan dekat dengan masyarakat.
“Barak 106 harus hadir menjadi ruang kolaborasi bagi pemuda dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi serta ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Palembang,” ujar Wahyu Ningsih.
Ia juga berharap kegiatan Rembuk Rakyat dapat menjadi wadah komunikasi antara masyarakat, pemuda, organisasi, dan pemerintah sehingga berbagai persoalan daerah dapat dibahas secara bersama demi mewujudkan pembangunan yang lebih baik dan berpihak kepada rakyat.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang hadir. Forum tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antar elemen masyarakat serta mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembangunan daerah.
Forum Rembuk Rakyat ini menyimpulkan bahwa :
1. Bersama-sama mendukung Program Kerja Pemerintahan Kota Palembang
2. Merekomendasikan pergantian pejabat yang tidak bekerja sebagaimana mestinya
3. Merekomendasikan agar Pengurus Barak 106 membuat program kerja yang berguna bagi masyarakat. Salah satu contohnya : melakukan sosialisasi tidak membuang sampah sembarangan dan gotong royong membersihkan selokan
4. Menyampaikan permasalahan sosial Kota Palembang yang ada ke Dinas Sosial Kota Palembang.
Di akhir sesi, segenap peserta Rembuk Rakyat dan Pengurus Barisan Rakyat 1 Juni (Barak 106) membentuk satgas 106 dan meresmikan Rumah Aspirasi Barisan Rakyat 1 Juni (Barak 106) Sumatera Selatan yang bertujuan sebagai menyambung/perantara aspirasi masyarakat dan membantu menindaklanjuti aspirasi rakyat tersebut ke instansi/stakeholder terkait.
(Yanti)










