Sragen, LamanQu.Com – Mentari pagi menyinari Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, seakan ikut menjadi saksi tumbuhnya harapan baru di rumah sederhana milik Bapak Suparno. Di tengah kesederhanaan itu, suara palu dan langkah para prajurit Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen berpadu dengan semangat warga yang turut membantu. Perlahan namun pasti, rumah yang sebelumnya rapuh kini mulai berbenah, membawa secercah harapan bagi penghuninya. Selasa (28/4/2026),
Bagi Bapak Suparno, program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ini menjadi titik balik dalam kehidupannya. Dengan mata berbinar, ia tak mampu menyembunyikan rasa haru dan syukurnya. “Saya sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI dan semua yang membantu. Rumah saya dulu banyak yang rusak, kalau hujan sering bocor. Sekarang sudah mulai diperbaiki, rasanya seperti mimpi,” ungkapnya lirih.
Dinding yang dulu lapuk dan atap yang tak lagi kokoh, kini mulai diperbaiki satu per satu oleh tangan-tangan terampil para prajurit bersama warga sekitar. Di sela-sela pekerjaan, tampak keakraban yang terjalin tanpa sekat, mencerminkan bahwa gotong royong masih hidup dan menjadi kekuatan utama di tengah masyarakat. Pelaksanaan RTLH ini pun tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga membangun rasa kepedulian dan kebersamaan.
Kini, di tengah proses yang masih berjalan, senyum Bapak Suparno mulai merekah. Harapan akan tempat tinggal yang lebih layak bukan lagi sekadar angan, melainkan kenyataan yang semakin dekat. Melalui TMMD, bukan hanya rumah yang dibangun, tetapi juga harapan, kebahagiaan, dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat. (Pendim 0725/Sragen)




